Schneider Electric Ajarkan Para Emak Untuk Melindungi Rumah Dari Bahaya Listrik

Oktober 2016 diawali dengan sebuah kegiatan seru. Sejak join dengan Komunitas KEB (Kumpulan Emak Blogger) rasanya kegiatan Sabtu kemarin adalah kegiatan terbapak yang pernah aku ikuti. Selama ini event KEB memang dunia emak-emak banget. Namun kala emansipasi nyaris tak mengenal batas maka KEB mengajak semua emak terpilih untuk bisa tahu juga urusan kabel listrik di rumah.



Pernah mengalami korslet nggak ? Yup pernah ketika sedang menyetrika dan menyentuh kabel yang sudah terkelupas. Pernah sedang asyik ngeblender eh tetiba listrik di rumah ngejepret, atau aku juga pernah mengalami disaat listrik masih dalam kapasitas pemakaian tetapi listrik on dan off seketika. Eheemm baru paham bahwa itu sudah merupakan tanda bahaya listrik dan jangan anggap sepele mak kalau suatu saat mengalami hal diatas maka sebaiknya langsung minta bantuan ahli listrik, bisa menghubungi PLN atau pihak yang paham pelistrikan seperti sebuah perusahaan yang mengajak para emak belajar arus listrik Sabtu kemarin di kawasan Sarinah yaitu Schneider Electric.



Schneider Electric sendiri adalah perusahaan asal Prancis yang sudah 45 tahun berada di Indonesia, selama ini mereka bergerak didalam penjualan dan pelayanan jasa untuk pelistrikan, baik perusahaan maupun perorangan bisa menggunakan jasa mereka. Pembicara siang itu adalah Mas Frankco Nasarino yang akrab disapa Mas Rino, suasana makin ramai ketika ngobrol cantik ini dipandu oleh Mbak Mirah Sahid. Mas Rino menyampaikan bagaimana proses aliran listrik bisa hadir ke dalam sebuah rumah. Nah ini jadi ilmu baru buat emak-emak yang hadir semua mulutnya ohh..ohhh sok paham gitu maks hahahha. Dan aku pernah mengalami kesalahn dalam membeli MCB karena memang tak paham, ternyata MCB itu ada ukurannya C4 sampai C64 tergantung daya listrik rumah kita, rumah kami 1.300 watt so kalau harus ganti MCB caranya gampang yaitu 1.300 dibagi 220 watt jadi rumah ku butuhnya MCB yang C6 ..paham sekarang yes.



So ada yang tahu bagaimana aliran listrik itu bisa sampai ke rumah ?

Jadi begini ceritanya pada tiang PLN didepan rumah kita ada dua buah kabel, salah satunya adalah kabel JTR (Jaringan Tegangan Rendah) nah kabel inilah yang mengalirkan listrik rumah melalui kabel SR (Saluran Rumah) dan dari SR aliran listrik dialirkan ke KWH meter (itu loh mak box PLN yang ada di luar rumah). Dari KWH meter ini listrik kembali dialirkan ke seluruh bagian rumah melalui MCB box yang ada didalam rumah dan didalamnya terdapat satu atau beberapa MCB (Miniature Circuit Breaker), kenapa butuh MCB maks ? Itu karena MCB bertugas untuk membagi aliran listrik dan melindungi listrik yang ada di dalam rumah dari pemakaian berlebih yang bisa mengakibatkan korsleting. Nah meski berperan melindungi tetapi MCB bukanlah alat yang mampu mencegah kita dari sengatan arus listrik atau kebakaran yang disebabkan arus bocor. Sedangkan kesetrum itu merupakan kontak antara arus listrik dengan tubuh kita dissat bersamaan bersentuhan dengan tanah. So Schneider terus melakukan penelitian dan innovasi bagaimana supaya hal ini bisa diatasi maka Scneider membuat inovasi lewat sebuah alat bernama ELCB (Earth Leakage Cricuit Breaker) yaitu sebuah alat yang memutus aliran listrik saat adanya deteksi kebocoran arus listrik yang bisa menyebakan sengatan dan kebakaran. ELCB sendiri harus dipasang berdampingan dengan MCB dalam satu box MCB. Selanjutnya Schneider melakukan improvement dengan menghadirkan Slim RCBO (Residual Current Circuit Breaker with Over Current Protection), sebuah komponen terbaru yang komponennya lebih slim dari ELCB dan merupakan gabungan antara MCB dan ELCB, so selain memutus arus listrik secara otomatis apabila ada korslet akibat beban listrik yang berlebih maka RCBO juga memutus arus listrik saat terdeteksi adanya kebocoran arus listrik ke tanah. Harga RCBO tentunya lebih efisien dari ELCB dan MCB serta bentuknya yang lebih ramping. RCBO sebaiknya dipasang didaerah yang lembab seperti kamar mandi, dapur, taman dan kolam renang. Nah apalagi listrik yang dalam jangkauan anak-anak akan lebih baik dipasang RCBO. Semoga paham yes mak hehehe sekalian dah tonton videonya ye biar nggak salah nangkep :)



Sebenarnya seberapa bahaya sih arus bocor terhadap manusia ?

Bahaya pastinya wong ada yang kesetrum sampai meninggal, ada yang cuman lemas. Nah itu ternyata sesuai besaran arus bocor yang sampai ketubuh kita, misalnya :




  • 0.5 mA : rasanya seperti getaran kejut kesemutan
  • 10 mA : Gangguan sistem pernafasan
  • 30 - 50 mA: Kontraksi pada jantung
  • 80 mA : Denyut jantung terganggu
  • 1A keatas : Jantung berhenti
So harus waspada ya maks, sekarang sudah bisa mulai mencegah ya dengan memastikan bahwa instalasi di dalam rumah memiliki RCBO atau minimal MCB ya maks.







Dari penjelasan tersebut akhirnya kamipun diajarkan untuk membedakan komponen MCB, ELCB dan RCBO dan serunya ada games untuk merakit MCB Box dan pemenangnya diraih mak Gesi and the gank, mayan bok bawa vocer shopping ke Yogya hehehe. Acara masih berlanjut dengan banyak games seru seperti menebak gambar menjadi kata, membongkar isi tas para emak dan luar biasa ya guys keliatan banget emak blogger semuanya ada dalam tas coba kalao aku selebriti ya jelas isinya bisa suruh kekep sama asisten hihiih dan diakhir acara juga diumumkan pemenang live tweet dan IG competition.

Dan satu yang aku pahami juga bahwa bukan sembarang orang yang bisa utak atik KWH Meter atau MCB Box, ternyata sesuai prosedur yang berhak membuka adalah orang yang paham, artinya harus orang yang mempunyai sertifikat maks, so kalau ada gangguan listrik segera hubungi ahlinya yes !. Beruntungnya diacara kali ini pihak Schneider memberikan penawaran istimewa yaitu buat 10 emak yang membeli RCBO maka akan dilakukan pemasangan dan instalasi ulang aliran listrik dirumahnya secara gratis, kita cukup bayar RCBO nya senilai Rp. 250.000, wow akupun tak membuang kesempatan emas ini karena memang sudah lama berniat cek instalasi listri hanya saja pernah tanya ke tukang listrik bayarannya hitung per titik antara 150 - 200 ribu per titiknya, nah ini gratis ya syukurlah hehe.

Jadi bisa membedakan MCB, ELCB dan RCBO


Dan selain ingin mengenalkan kepada masyarakat tentang fungsi RCBO saat ini Schneider juga mengeluarkan produk terbaru untuk urusan sakelar rumah yaitu LEONA, designnya stylish dan minimalis dan pemasangannya dengan sistem sekrup atau pencakar sehingga dijamin lebih kuat dan gak mudah copot, ehemm keknya aku harus beli juga karena ada beberapa saklar yang sudah goyang menuju copot hahaha.

Yeeiii menang IG Competition

Happy mommies

Sumpah kuisnya bingungin hahaha 


Terima kasih KEB dengan acara yang super keren ini, alhamdulillah pada kesempatana ini jadi kenal banyak admin KEB, ternyata semuanya cantik-cantik maks hehe, dan yang penting bisapulang bawa hadiah kemarin , jarang-jarang nih di event KEB kebagian rezeki hehehe, terima kasih karena memberi ilmu baru bagi para emaks, pulang-pulang buka MCB box ehh ternyata MCB nya Schneider juga hehe.



Bila tertarik boleh langsung hubungi  ya maks dan ingat semua produk Schneider sudah SNI ya maks!

Pusat Layanan Pelanggan (Jakarta) Telepon 1500055 Fax. (62) (21) 750 4415-16 Email: customercare.id@schneider-electric.com



When Sharing Is Caring, Aku Senang Bercerita Untuk Membuatmu Tak Merasa Sendirian Nikmati Cerita Tentang Hidup, Info Produk, Kesehatan Dan Cinta.