20190216

Pulau Saiji Cisauk Wisata Dekat Kota Serpong

Suatu sore ada pesan yang masuk via whatsapp, dan ternyata sebuah kabar bahwa sekolah anakku akan mengadakan Tadaburalam, yah jalan-jalan gitu deh sambil mengucap syukur kepada Allah atas segala keindahan Alam. Dan yang bikin aku semangat karena mendapati tujuan wisata kali ini adalah Pulau Saiji, ehm pulau seperti apakah ? 

Wow..judulnya membuat aku langsung mengkhayal kami akan wisata sekeluarga ke sebuah Pulau dan yang pasti ini seperti obat kekecewaan di akhir tahun kemarin, soalnya suamikan sudah ngecek Paket Singapura Traveloka dan sudah ok sama harganya, eh semua rencana terpaksa buyar karena kita baru ingat kalau tahun ini kedua anak kami akan masuk SD dan TK which is biayanya lumayan banget hehe. Alokasi berliburpun dialihkan ke Alokasi biaya pendidikan hehe.

Oh iya kalian yang punya aplikasi Traveloka tentu paham dong kalau Traveloka juga punya paket wisata dengan harga yang ok banget untuk keseluruh destinasi liburan yang kalian inginkan, kalau aku sejak punya akun Traveloka maka segala sesuatu yang berhubungan dengan wisata, tiket dan hotel ya sudah langsung klik Traveloka, mana lagi banyak fitur yang memudahkan rencana bepergian kita ya kan gengs ?

20190215

Ngobrol Santai Melestarikan Hutan Sampai Menikmati Produk Hutan dan Kulinernya

Hari minggu lalu aku merasa beruntung banget bisa menghadiri sebuah acara Talkshow yang diselenggarakan oleh Yayasan Doktor Sjahrir dan Climate Reality Project Indonesia. Seteleah sekian ratusan artikel akhirnya ada juga tema yang akan dituliskan terkait lingkungan.  Talkshow kali ini mengajak blogger untuk mengenal konsep dasar menuju kelestarian hutan berkelanjutan.



Semua orang saat ini mulai sadar bahwa usia bumi semakin tua, stok air dan udara menipis, tentu saja ini adalah kesalahan kita semua akibat dari kebiasaan buruk yang kita lakukan untuk memenuhi hasrat kehidupan. Dulu orang tua kita bisa belanja ke pasar tanpa plastik, kini ? Dulu orang tua kita bisa panjang umur karena kualitas udara mereka sangat bagus, kini ? Dan dulu hampir semua produk tak menghasilkan sampah, kini ? Untuk itulah talkshow ini diprakarsai tujuannya mengajak blogger untuk berdiskusi, apa sih yang bisa kita lakukan untuk melestarikan hutan secara berkelanjutan, toh gue enggak ada di hutan kan ?

Nah semua hal simpel bisa kalian lakukan untuk melestarikan hutan dan 6 cara mudah itu sudah aku tulis disini ya.

20190212

Kreasi Menu Nusantara Ala NESTUM

Dulu semasa aku kecil, aku ingat adikku MPASI nya adalah NESTUM bubur bayi nan lezat serta bergizi. Dan pada saat kunjungan ke salah satu pabrik Nestle aku mendapati bahwa benar dulu NESTUM adalah salah satu brand untuk makanan bayi.



Beberapa hari terakhir aku sering melihat keluarga Irfan Bachdim tampil dalam aktivitas sarapan dengan tagline "sarapan itu dimakan bukan diminum" dan aha NESTUM telah kembali dengan segmentasi pasar yang lebih luas.

NESTUM

Ternyata sejak tahun lalu, Nestlé NESTUM hadir untuk mengajak masyarakat Indonesia memilih sarapan sehat melalui bubur sereal NESTUM. Keistimewaan NESTUM adalah kandungan GRAINSMARTA yaitu kombinasi unik multigrain yang terdiri dari gandum utuh, beras, jagung, serat pangan, vitamin, dan mineral. Seperti kita ketahui komitmen Nestle sejak dahulu adalah meningkatkan kualitas hidup melalui nutrisi yang tepat.SIARAN PERS

NESTUM 101 Healthy Bowls

Minggu lalu aku berkesempatan hadir di acara NESTUM dengan tema 'Awali Hari dengan Semangkuk Sarapan Sehat, Lezat, dan Praktis' Tagline campaign kali ini adalah "NESTUM 101 Helathy Bowls", dan pantas saja ditengah ruangan ada mangkuk raksasa NESTUM yang menjadi sasaran para blogger untuk bernarsis ria, please count me in ya haha.

NESTUM 101 Helathy Bowls merupakan sebuah gerakan yang mengajak masyarakat Indonesia untuk berkreasi membuat ragam makanan sarapan yang praktis dan tentunya tetap sehat dan lezat. 

20190208

Cara Mudah Pantau Berat Badan Anak Via Website

Hi Parents,

Kali ini aku mau bawa cerita tentang cara mudah memantau Berat Badan Anak, tujuannya apa sih mom's ? Memantau berat badan anak dan tinggi badan anak adalah hal yang harus selalu kita lakukan selama masa tumbuh kembang anak. Berat Badan dan Tinggi Badan anak adalah indikator yang menunjukkan kesehatan anak.


Hal ini sudah aku rasakan, kalian tahu saat ini aku memiliki dua anak balita berusia 4 dan 6 tahun. Sebagai orang tua yang sudah memiliki dua anak tentu aku sudah punya rasa percaya diri dalam memberikan asupan nutrisi, terbukti anak pertama ku tak pernah bermasalah dalam hal Berat Badan. Tapi ternyata keberhasilan ku tidak berlaku pada anak nomor dua. Anak nomor dua ku mengalami susah makan sehingga pertumbuhan badannya di bawah standard usia nya. 

Aku sempat terlena dengan kondisinya yang aktif, toh katanya tak mengapa badan anak kurus selama dia sehat dan aktif. Benarkah demikian ? Saat anakku menginjak usia 3 tahun aku baru menyadari bahwa dia tidak selalu dalam kondisi sehat dan lalu aku mengamati tubuhnya tidak setinggi teman se usianya hingga akhirnya aku membawanya kontrol ke dokter spesialis metabolik dan you know what guys ? Anakku nyaris berada dia grafik Anak Berat Badan Kurang, hal ini membuat aku merasa gagal menjadi orang tua. Namun satu hal yang aku syukuri bahwa aku masih bisa memperbaikinya karena tak ada kata terlambat untuk sebuah usaha bukan ?

20190204

Memerdekakan Diri dari Setrikaan !

Banyak pekerjaan rumah tangga yang aku lakukan sendiri, adalah bantuan dari Suami tapi itu lebih ke finishing dan tanpa ada tuntutan harus sesempurna bila aku yang mengerjakannya. Dari semua list pekerjaan maka aku paling enggak bisa berdamai dengan pekerjaan menyetrika pakaian.

Aku tumbuh dalam asuhan Ibu yang 'perfectsionis' bahkan motto Ibu ku, menyetrika pakaian dalam merupakan wujud kasih sayang untuk anggota keluarganya. Ibuku beruntung karena pekerjaannya dibantu oleh beberapa orang asisten rumah tangga. Pertama kalinya aku menangis karena lelah mencuci baju dan menggosoknya adalah ketika aku kuliah dan sejak saat itu aku paham kenapa aku harus menghemat mengganti baju hehe.

Sumber klicknclean.com


Menikah membuat aku ingin tampil seperti Ibuku, melayani suami dan anak-anak tanpa rasa lelah. Sampai anak pertama hadir aku masih mampu menyetrika sempurna tanpa harus meninggalkan tumpukan pakaian kusut. Lalu hadirlah anak kedua dan aku mulai menangis seperti awal aku kuliah dulu 'mak, i am give up


So, ada beberapa cara yang aku lakukan untuk memerdekakan aku dari kegiatan yang cukup menguras tenaga ini, simak ya siapa tahu bisa kalian jadikan alasan untuk merdeka dari setrikaan juga haha