-->

Jadi Blogger Harus Punya Background Jurnalis?

Ges aku mau cerrritttaaaa ...

Pernah ada Mahasiswa yang memberikan pertanyaan "apakah mbak Uli punya ilmu jurnalis untuk menjadi blogger?"

Jawaban ku : justru karena tidak punya background ilmu jurnalis lah saya memilih menjadi blogger, kalau punya ilmunya tentu jadi wartawan saja.

 

Semula aku memilih blog dengan alasan bahwa di blog aku bisa menulis gaya yang aku banget, blog bisa ditulis dengan bahasa apa saja, tanpa harus repot memerhatikan EYD dan segala macam kaidah menulis. Lalu ketika sudah punya banyak tulisan di blog  akupun berkesempatan diundang ke berbagai event terkait dunia blogging. Bukan hanya event sponsor tapi kadang ada event-event yang khusus dihadiri untuk menambah wawasan dalam menulis dan membuat konten jadi menarik.

Akhirnya aku sadar bahwa meski blog adalah tulisan yang sangat personal ternyata akan enak dibaca bila kita bisa menyajikannya dengan baik, salah satunya mau gak mau harus paham memang dengan kaidah menulis yang baik. 

Bila melihat tulisan yang aku buat tahun 2008-2010 rasanya ingin tertawa saking acak kadutnya, aku merasakan ada perbaikan kualitas dalam menyajikan konten dan selain otodidak tentu aku belajar juga dari berbagai kesempatan yang datang padaku.

Jadi Blogger Harus Ada Ilmu?

Kalau mau memulai ya mulai saja, yang penting kalian suka menulis, punya cerita. Ngak harus menunggu kuliah di program studi Jurnalis baru jadi blogger. Ilmu untuk mendukung blogmu bisa dipelajari setelah menjadi blogger, itulah yang aku alami.

Manfaatnya ada? Jelas ada, semula cuek dengan EYD, semula ngak ngerti bahwa ada alurnya kalau menulis dans etelah tahu ilmunya jadi paham. So kalau memang blogger punya background akan berkorelasi positive sih dengan konten makanya salut dengan teman blogger yang giat meningkatkan kualitas tulisan dengan menimba ilmu blogging.

Aku pribadi mulai ngeblog memang murni karena suka bercerita, rasanya ada banyak kata di kepala yang harus aku tuangkan dan untuk bercerita kepada seseorang susah banget nemuin pendengar yang baik. Diari adalah media pertama yang aku pilih namun perkembangan teknologi membuat aku mengenal berbagai platform untuk menulis dan akupun memulainya.

Awalnya di platform gratisan dan baru tahun 2016 aku baru berani memiliki blog pribadi dengan domain berbayar jadi butuh waktu sekitar 7 tahunan baru berani punya blog pribadi, kenapa? Karena baru pede aja sih, selama 7 tahun aku sudah mendapat banyak ilmu terkait dunia blogging jadi ada rasa yakin bahwa konten yang aku hasilkan udah layak dibaca banyak orang.

Sebagai pemula kalian hanya perlu memperhatikan beberapa tips berikut :

  1. Menulislah karena suka, jangan dipaksakan sekedar ikut-ikutan karena bisa menghasilkan cuan.
  2. Tulis berdasarkan data, bila ingin memberikan opini sebaiknya kalian kumpulkan data jangan sembarangan.Karena ada banyal pasal yang bisa menjerat konten yang kita ciptakan
  3. Membuat Review, semula aku terlalu hard selling namun setelah beberapa kali mendapatkan materi blogging akhirnya aku bisa mengolah artikel review menjadi lebih soft selling. Jadi membuat review itu gak semudah press release dan jangan suka menyalin ulang press release ya hehe
  4. Platform Sosial Media, sebagai blogger usahakan kalian juga punya berbagai platform sosial media, suka gak suka platform sosial media bisa mendukung optimasi blog kalian
  5. Jangan Plagiat, ini adalah tantangan terbesar ya gengs, sekalipun buntu plis jangan copas. Kalau lagi buntu relax aja dan coba hari lain untuk menulis.


When Sharing Is Caring, Aku Senang Bercerita Untuk Membuatmu Tak Merasa Sendirian Nikmati Cerita Tentang Hidup, Info Produk, Kesehatan Dan Cinta.

No comments: