-->

Naik Motor Dari Tangerang ke Jakarta

Gak pernah terbayang sedikitpun aku akan melakukannya, yup! naik motor dari rumah menuju kantorku tapi akhirnya kejadian juga, hah serius li? Iya hehe

Saat pandemi kantor mengadakan WFH seminggu 2 hari kerja, artinya aku WFO 3 hari dan saat itu status PSBB sehingga mencari angkutan umum agak susah, jadilah aku menggunakan kendaraan online roda empat, artinya sekali jalan aku mengeluarkan 400 ribu rupiah, mayan ya? Kalau hari normal sebelum ada pandemi untuk ongkos PP aku mengeluarkan ongkos transport 71 ribu (minimal), so pandemi membuat pengeluaran bengkak.

Naik motor ke jakarta
Bismillah 

Status PSBB dicabut untuk beberapa daerah, namun tidak Tangerang artinya kendaraan umum belum beroperasional tapi ini sudah lebih baik karena ongkos ku jadi lebih ringan karena sudah ada ojek online di Jakarta. Tapi ternyata pandemi membuat ongkos ojek online naik, biasanya dari Slipi ke kantorku hanya 18 ribu kini menjadi 30 ribu, sedangkan dari Kantor menuju Slipi jaya dari 23 ribu menjadi 34 ribu. Alhasil ongkos sehari dari 71 ribu naik menjadi 94 ribu.

Rute harian ku : 

rumah - Islamik Karawaci : naik ojek 10 ribu
Omprengan ke Slipi : 10 ribu
Slipi - Kantor : naik ojek 30 ribu
Kantor - Slipi : naik ojek 34 ribu
Slipi - Omprengan : 10 ribu
Islamik - Rumah : naik ojek 10 ribu

Total 96 ribu rupiah dan ini adalah ongkos minimal dengan catatan selalu ada ojek dan gak mampir beli Chatime, tapi sejak PSBB sampai sekarang Tangerang masih PSBB belum ada ojek, jadi ongkos ojek berganti ongkos kendaraan online roda empat sehingga ongkos sehari bisa lebih dari 100 ribu.

Makanya sempat banget pengen punya motor dapat dari lomba gitu haha, maksudnya biar aku bisa ke Islamik naik motor so aku bisa coret ongkos ojek yah lumayankan kalau bisa menghemat 20 ribu juga dalam sehari. Dan akhirnya Motor itu hadir, pemberian suami dihari pernikahan kami, tujuannya memang supaya aku bisa naik motor ke islamik, itu saja.

Lalu setelah punya SIM aku jadi penasaran jauh gak ya dari Dasana Indah ke Manggarai Jakarta Selatan? Tiap menunggu masakan aku selalu klik Google Map, tertera jaraknya 40 KM dengan waktu tempuh 1 jam 3 menit, iya lah masih shubuh batinku. Akupun menanyakan ke suami gimana kalau aku naik motor ke Jakarta? Mendengarnya suami langsung bilang "gak usah mi, kejauhan" lagian suamiku juga belum pernah naik motor ke Jakarta so gak paham rute motor yang paling dekat yang mana.

Kamis 30 Juli aku pamit ke suami seperti biasa, lalu keluar dari gerbang perumahan entah kenapa aku penasaran ingin melihat Google Map, kira-kira kalau jam 6.30 wib berangkat butuh berapa lama tiba ke kantor? Dan aku lihat estimasinya 07.45 sudah bisa di kantor. Ehm, ini artinya sama saja kalau aku naik omprengan? Entah mengapa aku mengikuti suara mbak gugel dan akhirnya aku melaju ke arah Jakarta.

Nyasar Dong

Nyasar gak? Haha nyasar dong dan noraknya aku masih di Serpong tapi sudah nyasar, sempat mau give up karena sudah jam 06.50 dan belum nemuin arah ke Jakarta. Akhirnya aku matiin G-map dan aku mulai bertanya haha "Pak arah ke Jakarta mana ya?" sesebapak pun kaget melihat aku haha, ini napa masih di Serpong udah nanya ke Jakarta haha. Atas petunjuk si Bapak akupun melaju tiap ketemu simpang nanya lagi hahaha , tiap lampu merah aku nanya sama orang yang naik motor di sebelahku haha, semua menatap heran haha ini Ibu kagak pake jaket mau ke Jakarta, apa mau ngelabrak lakinya ya? Hahaha

Akhirnya aku melihat papan petunjuk arah, tiap ada tulisan Jakarta ya sudah aku ikuti, aku ngelewati Tangcity terus aja sampai ada petunjuk Stasiun Poris aku lewati, keluar jalan besar aku putar balik dan sign board menunjukkan tulisan Daan Moogot, aku ikuti lurus saja dan aku melewati beberapa halte busway, Jembatan Baru, Samsat Barat dan entah apa lagi haha. Lalu arah menunjukkan Grogol, aha Jakarta here i come haha norak banget, ternyata masih belum ngeh aku ada dimana, lurus saja sampai nemuin sign board "Tomang" aha itu dia haha dan akhirnya aku lega setelah melihat Kampus Tri Sakti, ah ini Jakarta. Mulai dari Tomang menuju Kantor aku sudah hapal karena sudah kerap naik ojek dari sana.

Tiba di Kantor pukul 08.10 dan semua teman kantor kaget melihat aku datang dengan motor haha. Lalu aku kabari suami dan dia kaget. Hari ini kembali aku naik motor karena mempertimbangkan jarak tempuh hampir sama dengan naik omprengan lalu aku ingin mencoba selama Agustus ini naik motor dan ingin menghitung berapa yang bisa aku hemat, dan kabar baiknya aku udah gak nyasar dan udah gak pakai gmap yipiiii. Hari ini Dasana Indah - Manggarain kutempuh dengan 1 Jam 15 menit, start dari rumah 06.15 sampai di kantor 07.30.

Doakan ya ges aku bisa aman selama dalam perjalanan, dan nanti aku akan unboxing celengan yang sudah aku persiapkan, berapakah dana yang bisa aku hemat selama aku naik motor? 

UPDATE

So setelah aku mencoba beberapa rute maka rute terbaikd ari rumah ku menuju kantor adalah via Daan Mogot, selain jalannya gede dan satu arah kemacetannya juga masih masuk akal. Waktu tempuh 1 jam 15 menit dengan kecepatan rata-rata 50km, dan dengan keisinganku aku menghapalkan nama halte busway yang aku lewati haha, ada 16 halte busway ges :

  1. Pesakih
  2. Sumur Bor
  3. Rawa Buaya
  4. Jemabtan Baru
  5. Samsat Barat (Dispenda)
  6. Jembatan Gantung
  7. Taman Kota
  8. Indosiar
  9. Jelambar
  10. Grogol 1
  11. S. Parman Podomoro City
  12. RS Harapan Kita
  13. Slipi Kemanggisan
  14. Slipi Petamburan
  15. JCC Senayan
  16. Semanggi


When Sharing Is Caring, Aku Senang Bercerita Untuk Membuatmu Tak Merasa Sendirian Nikmati Cerita Tentang Hidup, Info Produk, Kesehatan Dan Cinta.

No comments: