Showing posts with label Stunting. Show all posts
Showing posts with label Stunting. Show all posts

20180924

Anakku yang Mungil Stuntingkah Dia ?

Saya adalah Ibu muda yah meski usia sudah tidak muda hehe. Menikah di usia 33 tahun dan memiliki anak diusia 34 tahun membuat saya siap lahir batin ketika menjadi seorang Ibu. Sejak hari pertama memiliki anak tak sedikitpun saya grogi, bisa jadi karena saya terbiasa mengurus adik dan ponakan. Alhamdulillah kebahagiaan seorang Ibu sederhana banget gaes, bisa lihat anaknya sehat, tumbuh sesuai usianya sudah mampu membuat saya sebagai Ibu bahagia. Dan enggak lama setelah memiliki anak tepatnya 19 bulan kemudian saya memiliki anak kedua, yah kalau anak pertama saja saya mampu apalagi anak kedua ya kan ?

Satu tahun usia anak pertama saya dan semuanya berjalan sempurna, bahkan si nomor dua dalam usia satu tahun sudah banyak mengeluarkan kosa kata, dan sudah mampu berjalan. Hingga suatu hari anak kedua saya harus mendapat perawatan dikarenakan pneumonia, dia terinfeksi bakteri dan hal ini tidak membuat saya panik karena saya sudah melakukan perawatan kepada anak saya. Lalu memasuki usia dua tahun setiap konsultasi ke Dokter saya merasa curiga kenapa sih berat badannya susah naik ? Setiap konsultasi saya mohon agar anak saya diperiksa menyeluruh supaya saya tahu kenapa sih berat badannya susah naik ? Tetapi Dokter selalu menguatkan saya 'enggak usah worry lah mom, toh anaknya sehat, perkembanganya bagus, sudah bisa bicara, berjalan, interaksi bagus'. Di lingkungan keluarga juga begitu 'sudahlah enggak usah lebay, toh ayahnya memang badannya kecil, enggak semua anak harus gemuk'. Well akhirnya saya merasa baik-baik saja, dan merasa memang tidak perlu khawatir.

Pencegahan Stunting


Selain bekerja saya juga punya hobi menulis, orang bilang saya itu blogger dan disela kesibukan pekerjaan, saya selalu tertarik menghadiri seminar kesehatan dan parenting. Kementerian Kesehatan beberapa kali mengajak blogger untuk membantu sampainya sosialisasi beberapa program kerja Kemenkes ke masyarakat, dan istilah Stunting mulai akrab di telinga saya dan saya masih merasa bahwa anakku yang mungil itu bukan karena stunting. Puncaknya adalah ketika saya dan 19 orang blogger terpilih menjadi peserta sebuah Academy Blogger dengan tema kesehatan. Dan salah satu pemateri pagi itu adalah Dr. dr. Damayanti R Sjarif, Sp. A(K). Beliau adalah Dokter Spesialis Anak Konsultan Nutrisi dan Penyakit Langka. Sama seperti pemerintah beliaupun memberikan materi tentang Stunting, karena memang stunting ini sedang menjadi perhatian WHO, apalagi di Indonesia diperkiran hampir 30% anak-anak di Indonesia menderita stunting. Penyampaian beliau sangat detail dengan berbagai indikator nasional maupun Internasional dan sepanjang beliau memaparkan fakta stunting, dampaknya dan efek jangka panjangnya kepala saya berputar, saya rasa ini adalah semua kekhawatiran saya selama ini terhadap anak nomor dua saya. Si mungilku ini bisa jadi adalah anak penderita stunting. Tapi hatiku menolak karena aku merasa sudah berhasil pada anak pertama, semua perlakuan pemberian nutrisi aku lakukan sama. Di akhir sesi aku meminta waktu Dr. dr Damayanti dan lucky me beliau tidak keberatan, setelah mendengar curhat saya beliau langsung memetakan kondisi anak keduaku di sebuah grafik, tatapan matanya serius 'tolong bawa anaknya, suami dan temui saya di RSCM', deg! Something wrong ?