Uang Recehan Mu, Hadirkan Jutaan Bahagia (Program DonasiKu Alfamart) - Ulihape.com

Uang Recehan Mu, Hadirkan Jutaan Bahagia (Program DonasiKu Alfamart)

"Apakah kembalian nya mau di donasikan Bu ?''

Pertanyaan ini selalu diajukan kasir di saat aku melakukan pembayaran, dan biasanya itu hanyalah recehan, paling banyak 300 rupiah. Dan aku akan menjawab "iya", namun setahun yang lalu aku membaca sebuah informasi sesat yang menyatakan bahwa dana donasi konsumen itu digunakan untuk hal yang tak sepaham dengan ku. Sejak saat itulah setiap kasir bertanya mau donasi mbak ? aku langsung menjawab tidak ! mau kembalian seratus perak pun pasti aku bilang "tidak".

Selama ini aku menjadi konsumen dari Alfamart dan Dan+Dan store alasannya sederhana keduanya dekat banget dengan rumah ku, ditambah pula dengan keberadaan Ponta Card ya sudah belanja nya selalu ke sana deh. Saat ada ajakan teman untuk hadir di sebuah kegiatan yang dilaksanakan Alfamart spontan aku bersedia, apalagi kali ini kegiatannya adalah Corporate Site Visit ke sebuah Rumah Singgah Kanker, agenda sosial yang jarang bisa aku laksanakan secara pribadi. 

Program DonasiKu- Rumah Singgah Kanker
Hanya s/d 31 Januari 2017

Aku hadir lebih awal karena memang ingin melihat kondisi Yayasan Kanker itu, begitu aku masuk ya Rab, hatiku langsung diaduk-aduk perasaan melihat adik-adik disana,kondisi mereka sih ceria, tapi fisiknya dengan kepala gundul, mata yang hampir keluar membuat aku tak sanggup menahan haru. Akupun mengurungkan niat ku melihat lebih jauh, dan di ruang tengah sudah ada beberapa orang dari Alfamart dan disana lah aku baru paham bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin Alfamart, dan Yayasan Kanker ini adalah salah satu Yayasan yang menerima dana donasi konsumen Alfamart ! JLEB ! aku pun merasa menyesal ! ah aku termakan informasi sesat, ternyata donasi ku, uang recehan yang ketika dimasukkan ke dalam tas bahkan tak terpakai lagi itu nyata di salurkan, uang recehan ku nyata dimanfaatkan untuk kegiatan yang sangat manusiawi, bodohnya aku !

Cuci tangan mu dulu ! By Imawan




Aku masih menunggu teman-teman yang lainnya, lalu dua perempuan paruh baya masuk ke dalam dan menyapa ternyata keduanya adalah pendiri Yayasan ini. Ibu Ira Soelistyo selaku Ketua dan Ibu Aniza Mardi Santosa selaku Bendahara dari Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) yang beralamat di Jalan Percetakan Negara IX No. 10 A. Tak lama kemudian hadir Bapak Nur Rachman selaku Corporate Communication GM PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk (SAT) dan akhirnya kami diajak berkeliling Rumah Singgah, saat ini ada dua rumah singgah yang satunya sudah milik sendiri (Kapasitas 28 Orang) dan yang akan kami kunjungi adalah kontrakan(kapasitas 16 orang), namun akhir bulan ini semuanya akan pindah ke rumah singgah yang baru hasil bantuan dari Pemda DKI dengan kapasitas 50 anak. Sebelum masuk kedalam rumah kami diajak Ibu Ira untuk mencuci tangan, "maklum ya mbak yang mau kita lihat ini adalah anak-anak penderita kanker, mereka imun nya sedang drop sehingga sangat mudah tertular penyakit dari kita", begitu Ibu Ira menjelaskan kepada kami. Begitu masuk kita akan melihat whiteboard yang berisi data penghuni rumah singgah, data petugas piket dan informasi lainnya mengenai kondisi anak-anak di dalam rumah tersebut.

Adik berusia 3 tahun, dari NTT, Kanker Mata Stadium 4

Ibu Niza, Ira dan Bapak Nur Rochman

Ibu Ira membuka sebuah ruangan "Tele Donasi" didalam ruangan itu ada 6 orang yang lengkap dengan masing-masing headset di kepalanya dan Mbak Selly sebagai pimpinan di Tele Donasi (7 Orang saat ini) dan menurut mbak Selly full team itu seharusnya berjumlah 10 orang namun 3 orang resign setelah lebaran kemarin, meski tidak dalam kondisi full team tapi mereka berusaha untuk mencapai target harian/bulanan, jadi selain mendapatkan donasi dari perusahaan-perusahaan ternyata Ibu Ira mencari donasi secara langsung "kami harus jemput bola mbak", setiap hari kami targetkan dari Tele Donasi bisa mendapat 10 juta rupiah, mereka akan menelpon dari data base yang kami miliki, terserah mau menyumbang berapa, biasanya langsung menyumbang begitu tahu yang menelpon adalah YKAKI, mau nyumbang cash boleh, mau pakai kartu kredit boleh, atau mau menyumbang barang juga kami terima. Lalu kami naik ke lantai atas, disana ada ruangan kamar dengan tempat tidur yang bisa ditiduri dua orang. Rumah Kita, sebuah rumah singgah untuk anak-anak penderita kanker, siapa saja boleh masuk ke sini, satu anak dengan satu pendamping dan bagi anak-anak berusia dibawah 5 tahun pendamping nya boleh dua orang dan bila pasien nya berkebutuhan khusus bisa didampingi oleh kedua orang tuanya.

Sejak 2016 Ibu Ira Membentuk team Tele Donasi


Dari pengamatanku keberadaan rumah singgah milik Ibu Ira ini sangat membantu para pasien kanker, mereka akan tinggal disana selama menjalani masa pengobatan, minimal selama dua tahun, namun demikian Ibu Ira tak memberi batasan, anak-anak yang diterima pun sesuai peraturan WHO usia anak-anak yaitu 1 hari sampai 18 tahun. Duh hati ku menangis ketika melihat seorang Ibu dari NTT menggendong buah hati nya yang di vonis Kanker Mata Stadium empat ! Baru satu bulan ini dia hadir di Jakarta dan sangat merasa bersyukur dengan keberadaan rumah singgah ini, dia dan suaminya bisa sedikit tenang karena bisa mendapat tempat berisitirahat yang nyaman selama pengobatan anaknya yang berusia tiga tahun. Disini mereka bisa mendapatkan semua kebutuhannya, untuk transportasi ke rumah sakit pun disediakan YKAKI karena telah bekerja sama dengan salah satu taksi di Jakarta. Lagi aku membatin kenapa aku begitu bodoh tak mau mendonasikan recehan ku ? Maafkan aku rab !





Anak-anak itu tersenyum, Harpan seorang anak laki-laki berusia 5 tahun, dari lampung sedang mewarnai, anak yang lain sedang bersekolah. YKAKI juga menyediakan SekolahKu bagi anak-anak di rumah singgah, Ibu Ira berkeyakinan anak-anak yang belajar akan memiliki motivasi untuk sembuh lebih tinggi, dan di saat mereka belajar orang tua bisa beristirahat sehingga orang tua tidak stres, keberadaan pendamping juga mempunyai pengaruh terhadap kesembuhan anak-anak ini. Dan ketika aku hendak sholat ke musholla aku melewati sebuah ruangan yang penuh dengan bahan makanan, ada susu, snack biskuit dan semua itu juga merupakan hasil sumbangan, betapa mulia kedua Ibu ini, semoga kalian sehat selalu ya bu.
Ruang Penyimpanan Bahan Makanan

Ruang Sekolah

Ibu Ira melakukan semua ini karena dirinya sendiri dahulu merasakan bagaimana susahnya membawa anak berobat ke negara lain tanpa memiliki rumah selama masa pengobatan. Setelah anak beliau berpulang akhirnya impiannya diwujudkannya, menyediakan tempat bagi mereka yang berobat. Penyediaan rumah singgah secara GRATIS ini tak lantas mendapatkan respon yang baik, orang pada curiga "ah masak sih gratis", sampai akhirnya Ibu Ira dan team melakukan swiping ke Rumah Sakit, mendapati pendamping pasien yang tidur dengan tidak layak membuat Ibu Ira semakin sedih dan beruntung pada akhirnya ada pasien dari Manado yang bersedia tinggal dan informasi dari mulut ke mulut membuat rumah singgah ini ramai sampai sekarang. Bahkan keberadaan YKAKI di Jakarta membuat daerah-daerah di luar pulau Jawa meminta Ibu Ira membangun rumah singgah. Ibu Ira tak putus asa lewat Kick Andy akhirnya yayasan ini di kenal luas, dan bantuan pun berdatangan dari banyak orang dan perusahaan. Sebagai salah satu syarat adalah keberadaan rumah singgah harus dekat dengan lokasi rumah sakit, bahkan di beberapa kota cukup dicapai dengan berjalan kaki. Saat ini sudah ada 9 Rumah Kita (Rumah Singgah YKAKI) dan empat diantaranya adalah hasil dari donasi konsumen Alfamart ! See betapa uang recehan mu mampu hadirkan jutaan bahagia buat mereka yang membutuhkannya. Ibu Ira menjelaskan bahwa Alfamart sangat membantu mereka untuk mendirikan empat rumah singgah diwilayah Makasar, Pekanbaru, Semarang dan Malang. Kerja sama dengan Alfamart sudah terlaksana sejak tahun 2014, dan tahun ini khususnya selama bulan Januari 2017 program Donasi ku akan dialokasikan untuk membantu biaya operasional ke empat rumah singgah tadi, jadi ini adalah kesempatan bagi seluruh konsumen Alfamart untuk berkontribusi lewat uang recehan sisa belanja. "Rumah Singgah ini menjadi bukti, bahwa sekecil apapun yang kita berikan bisa bermanfaat besar bagi yang membutuhkan. Donasi konsumen Alfamart berupa uang receh kembalian belanja mungkin memang kecil nilainya, tetapi sedikit dikali banyak tetap menghasilkan jumlah yang besar dan memberikan manfaat besar bagi anak-anak penderita kanker di tanah air khususnya di YKAKI" ujar Ibu Ira kepada kami.

Yuk Wujudkan impian adik-adik dengan donasiku Alfamart


Program DonasiKu Alfamart

Jadi kegiatan ini rutin dilakukan oleh PT SAT, program DonasiKu merupakan bagian dari CSR (Corporate Social Responsibility), bagi teman-teman yang bekerja di perusahaan pasti paham benar apa CSR itu, bahwa pemerintah kita melalui undang undang No 40 Tahun 2007 mewajibkan setiap perusahaan untu melakukan CSR di sekitar lingkungan sosial perusahaan. So Alfamart juga melakukan amanat undang-undang tersebut. Dalam skala yang lebih luas salah satu bentuk CSR adalah Inisiatif Sosial Perusahaan (Corporate Social Initiative), dan salah satunya adalah Corporate Cause Promotions (CCP). So program DonasiKu Alfamart ini adalah bagian dari CCP. Donasi ku ini juga terbagi kepada dua kelompok yaitu DonasiKu Belanja (di donasikan konsumen dari uang kembalian saat berbelanja dengan persetujuan konsumen) dan DonasiKu Bebas (donasi dengan jumlah tertentu terserah konsumen dan atas persetujuan konsumena) kedua transaksi dilakukan di kasir Alfamart. Secara bergilir alokasinya ditentukan, seperti selama Januari 2017 program ini dialokasikan untuk YKAKI.

Benaran ga sih di sumbangkan ? Ragu ? Wajar yes ! aku saja setahun terakhir stop donasi kok, tapi sejak kemarin baru terbuka deh wawasan nya, aku sudah menyaksikan langsung kontribusi konsumen lewat uang recehan sisa belanja itu memang nyata didistribusikan. Program ini juga ada ijin dari Kementerian Sosial yang setiap 3 bulan diperpanjang sesuai tujuannya. Secara detail kita bisa juga mendapatkan informasi program DonasiKu ini untuk apa via website Alfamart. Awal bulan tahun 2017 ini kembali Alfamart mengalokasikan donasi konsumennya untuk YKAKI, seperti yang dijelaskan Staf CSR Alfamart bahwa tujuan program DonasiKu Rumah Singgah Kanker adalah :
  1. Membantu pengadaan fasilitas tempat tinggal di empat wilayah rumah singgah yang sudah dibangun yaitu Makasar, Pekanbaru, Semarang dan Malang.
  2. Untuk membantu biaya operasional Rumah Singgah Kanker, karena akan ada karyawan yang bertanggung jawab seperti Ibu Asrama, Keuangan, Team Tele Donasi, Penjaga stock bahan-bahan yang tetap ada biayanya meski mereka bekerja sebagai relawan.
Semoga informasi ini bisa membuat teman-teman terketuk hatinya untuk mendonasikan uang recehan sisa belanja ya, semuanya diatur secara terbuka dan jelas, alurnya juga jelas, setelah mendapat ijin dari menteri sosial Alfamart akan menghimpun dana, lalu dana dialokasikan, yayasan penerima memberikan laporan pertanggungjawaban. Dan Laporan pertanggungjawaban dana juga bisa kita lihat , teman- teman bisa saksikan video berikut untuk melihat Laporan Donasi Konsumen Alfamart sepanjang tahun 2014. Pada video ini jelas terlihat donasi disampaikan dalam berbagai bentuk, ada yang untuk pembagian perlengkapan sekolah, pembangunan jembatan di Desa, pembagian sepatu bagi anak yang tak mampu, pembangunan MCK, renovasi sekolah, bantuan bencana alam, lengkap pokoknya.



Kalau kamu peduli maka jangan ragu untuk mendonasikan uang recehan sisa belanjamu, inshaallah bisa hadirkan jutaan bahagia bagi orang-orang yang membutuhkannya. Dan kalau mau langsung menjadi donatur di YKAKI juga bisa banget tinggal hubungi YKAKI via website atau akun sosial media nya.

Website YKAKI : www.ykaki.or.id
Twitter YKAKI :@YKAKIwecare
Instagram YKAKI : @YKAKIwecare
Facebook : www.facebook.com/YKAKIwecare

Website Alfamart : www.alfamartku.com
Twitter Alfamart : @alfamart
Instagram Alfamart : @alfamart
Facebook Alfamart : www.facebook.com/alfamartku












When Sharing Is Caring, Aku Senang Bercerita Untuk Membuatmu Tak Merasa Sendirian Nikmati Cerita Tentang Hidup, Info Produk, Kesehatan Dan Cinta.