Perempuan Menikah Muda dengan Pria Mapan itu Hal Biasa - Ulihape.com

Perempuan Menikah Muda dengan Pria Mapan itu Hal Biasa



Happy International Womens Day !

8 Maret, selalu ada suara perempuan, suara untuk menyampaikan sebuah semangat agar kaum hawa bisa bahagia di muka bumi ini ! 

Kali ini aku melihat perempuan masih selalu di dalam kubangan yang sama, itu-itu saja persoalannya, kok bisa ? Iya bisa lah namanya juga perempuan. Perempuan menangis, menyesal atas keputusannya. Perempuan bahagia, sempurna juga karena keputusannya. Perempuan dicap perusak rumah tangga juga oleh perempuan lainnya, its so complicated right ?



Kali ini ada beberapa tulisan perempuan untuk perempuan lainnya, misal tulisan #HelloSelingkuhanSuamiku, sebuah suara perempuan yang harus kehilangan suami hanya karena perempuan lain, berita di media online pengusaha kebab mendadak bicara karena merasa lelah berpura-pura, perempuan berpura-pura so please #Speakup, lalu yang teranyar adalah #HaqySelma, perempuan yang harus membuat hestek berseri hanya untuk sebuah pembelaan, pembelaan panjang itu justru membuatku menilai perempuan itu sudah salah ambil sikap, andai dia mantap maka tak perlu usaha banyak untuk menjelaskan blablabla, iya aku memang mau, cukup begitu !




Perempuan baru bicara setelah berkali-kali mendapat kekerasan, mungkin itupun efek era digital, kalau dulu ? Bungkam ! Bertahan atas nama takdir, bertahan atas kebahagiaan anak-anak yang sebenarnya tak bahagia, bertahan atas mempertahankan nama keluarga besar, perempuan dulu mampu berlindung dibalik semua alasan itu.



Balik ke #HaqySelma, Perempuan muda yang sejak lama menginginkan menikah muda, kalau betul dia fokus dengan tujuannya tentu dia harus mempunyai strategi, misal mencari pria yang beda usia dengannya itu salah satu cara tepat, mencari pria yang sudah bekerja meski tak mapan toh tujuannya menikah muda tanpa embel-embel (kalau benar?), tapi yang dilakukannya ? Pacaran dengan pria yang sedang kuliah, jelas dia sudah tidak dijalur cita-cita menikah muda. Aku sendiri pernah merasakan betapa mamak ku sedih melihat anak lakinya harus menikah sebelum menyelesaikan pendidikannya ? Ada yang salah ? Tidak ! Itulah kehidupan, orang tua yang tidak punya harta banyak seperti orang tuaku tentu berharap dengan modal pendidikan itulah anaknya berjuang, pun begitu memutuskan menikah ya sudah ! Meski tak menyusahkan tapi secara otomatis harapan orang tua itu sudah patah, bukan..bukan berharap uang dari anaknya, mereka hanya ingin bahagia, bahagia yang dialirkan dari keberhasilan anak-anaknya. Lain hal ketika temanku memiliki orang tua yang kaya, bahkan sampai sudah menikahpun subsidi mengalir terus, jadi terserah mau punya suami mapan atau bukan tak menjadi soal !

#HaqySelma, berharap kisahnya menjadi inspirasi ? How could be ! Please girl ! Perempuan menikah muda dengan pria mapan itu sudah sangat biasa, nothing special lah, oh maksudnya supaya perempuan jangan kelamaan berpacaran? Maksudnya supaya perempuan bisa tegas dengan nasibnya, Maksudnya supaya cowok-cowok bisa serius dalam hidup ? Jujur tak satupun aku setuju, inspirasi itu akan terjadi ketika Selma bisa menjalani proses, misal nih ya, cowoknya kuliah anak kere pula, kemudian Selma hadir menjadi pahlawan si cowok entah menjadi modal semangat si pria sehingga lulus hebat dan mendapat pekerjaan , yah seperti kisah cintak Pak Habibie dan alm. Ibu Ainun, itu bisa jadi inspirasi, lah ini ? Cewek sedang pacaran, LDR antar kota bukan antar pulau apalagi antar Negara, cowoknya hanya anak kuliahan, tiba-tiba hadir cowok yang meminta ijin kenalan lalu bilang 'gw menghargai pacar lu" fiuuuhhh, atas sikap itu lu klepek-klepek ? Lalu si cowok memperkenalkan diri gw anak si anu dan gw serius ? Lalu si cewek masih penasaran, ini seriusan gak ya ? Ketika lu mampu hadirkan sosok orang lain di hatimu maka jelas lu sudah berpaling, tak usah bicara logika, jelas memang lu sudah tak menginginkan pria sebelumnya, apapun alasan mu ! 

Bukan apa-apa genks, suami ku itu juga sudah melirikku cukup lama, tapi doi tahu aku sedang dengan seseorang, tak sekalipun dia hadir memecah hatiku, paling komentar di akun sosial media ku saja hanya sebatas teman, meski aku tahu ada cowok lain yang suka tapi karena kondisinya tak lebih baik ya sudah hatiku juga gak bergeming, samalah sama Selma coba yang datang bukan anak Amin rais ? Apa iya mau ? Ehem....rasa-rasanya berat !

Kalau putri raja menikah dengan pria biasa, mungkin bisa jadi inspirasi, lah iki ? 

So ladies, keputusan memang ada pada kita, tapi keputusan terbaik adalah keputusan yang tak ada penyesalan, keputusan yang tak menyakitkan orang lain. Betul, kita tak bisa menyenangkan semua pihak, karenanya berjuanglah untuk hidupmu, jangan sudah menyakiti pihak lain eh hidup mu pun tak bahagia ? Itu adalah kesia-sian, buat seluruh perempuan bila lelah istirahatlah, bila sedih menangislah, bila terkurung berontaklah, bila memang tujuanmu mengumpulkan pahala maka nikmati apa yang sedang dijalani, perempuan tak harus sesempurna dongeng, lihat dirimu di cermin senyumlah bila kau mampu tersenyum maka itulah kesempurnaan !


When Sharing Is Caring, Aku Senang Bercerita Untuk Membuatmu Tak Merasa Sendirian Nikmati Cerita Tentang Hidup, Info Produk, Kesehatan Dan Cinta.