20180417

Fakta dan Mitos Seputar Diabetes (Lindungi Keluarga dari Diabetes)

Diabetes bukan penyakit asing di telinga ku, sejak aku kecil Papa sudah menderita Diabetes, tahun 2009 aku mendapat kabar bahwa Papa terkena serangan stroke yang diakibatkan Gula darah nya nyaris menyentuh angka 500. Sejak saat itu aku jadi tahu bahwa Diabetes bisa menjadi pemicu penyakit mematikan lainnya.

Dahulu aku berpikir bahwa Diabetes termasuk penyakit menular namun sejak Papa terkena Diabetes aku menjadi lebih tertarik mempelajari tentang penyakit Diabetes dan ternyata banyak fakta dan mitos yang tidak diketahui oleh masyarakat awam seperti ku. Karena itu di blogpost kali ini aku akan membahas seputar fakta dan mitos tentang penyakit Diabetes.



Materi tulisan aku peroleh dari Seminar bersama Durektorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang bekerja sama dengan Nutrifood dalam mengedukasi masyarakat supaya waspada dengan penyakit diabetes.

Katanya Diabetes itu bukan Masalah besar, FAKTA nya adalah Diabetes ini ada level nya jadi kalau dicuekin bakalan meningkat dan akhirnya terlambat untuk dicegah. FAKTA lain adalah orang yang menderita Diabetes memperbesar kemungkinan seseorang terkena serangan Jantung. Saat ini Diabetes adalah merupakan salah satu dari 8 penyakit yang menyebabkan kematian pada orang Dewasa.



Katanya Kalau sudah Diabetes enggak bisa ikut mendonorkan darah, FAKTA nya bahwa seorang yang terkena Diabetes selama memiliki kadar gula darah yang terkendali maka bisa ikut melakukan donor darah.

Katanya Wanita yang terkena Diabetes tidak bisa hamil, FAKTA nya selama masa kehamilan bisa melakukan gaya hidup sehat maka anak yang dilahirkan juga akan sehat. Ada lagi yang bilang Diabetes pada Ibu Hamil akan hilang setelah melahirkan, FAKTA nya 50-70% ibu hamil setelah melahirkan bila tidak mengubah gaya hidup maka 5-10 tahun ke depan berisiko menderita diabetes tipe 2 , pun begitu dengan anak-anak yang dilahirkan pada usia dewasa bisa terkena diabetes tipe 2.

Katanya diabetes adalah penyakit menular, FAKTA nya diabetes bukanlah penyakit Menular melainkan penyakit yang disebabkan oleh pola hidup yang tak sehat.

Ajak Keluarga Hidup Sehat


Saya adalah seorang Ibu dari dua anak, peranan Ibu didalam rumah tangga tentu saja memang penting. Dan sebagai Ibu yang bekerja sebisa mungkin saya masih memasak untuk keluarga. Mungkin enggak jaminan gizi tercukupi tapi minimal saya sudah berusaha menjaga kesehatan anggota keluarga dari asupan makanan.

Pada seminar kali ini saya mendapatkan insight bahwa sesama anggota keluarga harus saling mengingatkan agar menjalankan pola hidup sehat. Apalagi penyakit Diabetes di Indonesia paling banyak diderita adalah Diabetes tipe 2 dimana gejala nya nyaris tak tampak dalam waktu singkat. Bahkan saat ini Diabetes juga sudah diderita oleh anak-anak.

Perkembangan teknologi saat ini saya akui merupakan penyebab kemalasan bagi sebagian orang, mau makan apa saja sekarang gampang banget dengan adanya aplikasi online, bahkan saya sendiri dulu setiap pagi dan sore masih jalan kaki sekitar 500 meter, namun sejak ada kendaraan online ? Ehm, jalannya hilang wong di jemput depan kantor turunnya di depan rumah. Nah karena itu yuk lindung keluarga dari Diabetes tipe 2 dengan beberapa hal berikut :


  • Jangan makan sambil menikmati tontonan karena tidak bisa mengontrol jumlah asupan
  • Perbanyak aktivitas di luar ruangan
  • Jangan pernah melewatkan sarapan, karena kalau enggak sarapan nanti makan siang jadi kebanyakan dan ini tidak sehat bagi metabolisme tubuh
  • Perbanyak konsumsi sayur dan buah
  • Jangan merokok dan minum alkohol bahkan minuman bersoda
Kementerian kesehatan juga enggak tinggal diam, buktinya ada 33.000 pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) yang tersebar di seluruh Indonesia, dan Papa saya termasuk salah satu masyarakat yang merasakan manfaat Posbindu ini, karena dengan mudah bisa memeriksakan kadar gula darahnya kapan saja.Selain itu saya pribadi kerap mendengarkan ajakan untuk melakukan hidup CERDIK. CERDIK bukanlah kampanye melainkan sebuah gerakan yang diadakan oleh Kementerian Kesehatan atas permintaan Bapak Presiden secara langsung.

Sudah tahu kan CERDIK ?

  • C : Cek kesehatan secara berkala, jangan pas sakit doang ke puskesmas ya
  • E : Enyahkan asap rokok, saya pribadi selalu meminta perokok untuk pindah ruangan
  • R : Rajin melakukan aktivitas fisik, nah ini yang jadi PR banget buat saya. Anjurannya kita bergerak secara rutin 30 menit setiap hari.
  • D : Diet seimbang, jangan melakukan diet ekstrim ya
  • I : Istirahat cukup, nah ini saya rasakan banget karena dengan aktivitas yang padat alhamdulillah saya masih bisa istirahat cukup tidur 8 jam sehari.
  • K : kelola stress, banyak penyakit yang hadir karena pikiran saja dan kuncinya adalah menjalani hidup dengan rasa syukur.

Peranan Nutrifood

Nutrifood adalah produsen makanan dan minuman kesehatan yang sudah menemani masyarakat Indonesia selama 39 tahun lama nya. Inspiring a Nutrious Life itu adalah misi perusahaan ini. So Nutrifood selain memasarkan produk di Indonesia namun mereka selalu mengajak masyarakat untuk menjalani hidup sehat dengan berbagai pilihan produk mereka.



Pada kesempatan kali ini Ibu Susana (Head of Nutrifood Research Center) menyampaikan bahwa Nutrifood juga sangat peduli terhadap pencegahan Diabetes pada keluarga Indonesia sast ini. Bahkan dalam menyambut hari Kesehatan Sedunia pada bulan April ini maka Nutrifood mengadakan senam sehat #BeatDiabetes di 21 kota Indonesia. Selain senam Nutrifood juga mengajak keluarga Indonesia untuk peduli melakukan pemeriksaan kesehatan rutin melalui cek gula darah, cek tekanan darah dan konsultasi kesehatan secara gratis.

Selain itu seminar kali ini juga dihadiri oleh dr Anung Sugihantono, M.Kes selaku Direktur Jenderal P2P Beliau menyampaikan fakta bahwa Negara Indonesia berada di urutan ke 6 untuk posisi negara yang memiliki penduduk terbanyak menderita Diabetes, dan ada 10,3 juta penduduk Indonesia yang dinyatakan menderita Diabetes, WOW! Dan ternyata ada 12 indikator keluarga sehat dan menurutku ini menarik untuk kita ingat bersama. Dan beliau mengingatkan bahwa anak-anak akan meniru gaya hidup orang tua nya, karena itu jadilah orang tua yang benar dan baik karena sejatinya anak-anak hanya meniru perilaku orang tuanya. dr. Asjikin Iman Hidayat Dachlan, MHA (PLT Direktur P2P PTM, dr. Em Yunir, SpPD, KEMD (Sekretaris Jenderal Perkumpulan Endokrinologi) juga memberikan materi terkait kepedulian pemerintah untuk mengajak keluarga Indonesia melakukan pola hidup sehat sehingga Indonesia bisa mencegah Diabetes tipe 2.



Yang unik adalah hidangan saat makan siang, porsinya diatur supaya kita makan karbo sedikit dan trik ini bisa kita terapkan loh jadi setelah mengambil piring dans endok maka menu selanjutnya adalah sayur dan lauk pauk dan nasi diletakkan diurutan terakhir, dengan begini maka otomatis piring sudah penuh sayur dan lauk baru deh ketemu nasi sehingga porsi nasi hanya mendapat posisi sedikit di dalam piring makan kita.







No comments:

Post a Comment

Komentar mu Informasi untuk Kita