6 Jenis Tanaman Untuk Kesehatan Bayi

Tanaman Untuk Kesehatan Bayi

Ketika memiliki anak bayi/balita maka menjaga kesehatan mereka adalah hal utama yang selalu diusahakan orang tua. Bayi sangat rentan terkena berbagai penyakit dikarenakan imunitas tubuhnya belum terbentuk sempurna. 

Tanaman obat untuk bayi
Khasiat Tanaman di Pekarangan Rumah

Ada banyak penyakit ringan pada bayi yang cukup membuat panik orang tua baru, dan aku mengalaminya namun karena aku sudah terbiasa mengasuh adik bungsu sejak bayi jadi ada banyak cara yang aku ketahui untuk membuat bayi nyaman tanpa harus berobat ke dokter.

Beberapa penyakit ringan pada bayi yang baru lahir contohnya demam, perut kembung bahkan diare sering dialami ketika bayi mulai makan untuk pertama kalinya. Nah tahu kah mom's kalau semuanya penyakit bayi tadi bisa kita atasi dengan obat-obatan yang berasal dari pekarangan kita? 

Yup! ada banyak jenis tanaman obat/herbal yang bisa kita tanam di pekarangan demi menjaga kesehatan bayi, sejak awal memiliki rumah aku memang menginginkan ada space untuk halaman dan ketika memiliki anak mamak papa memang berkunjung dan membawa bibit tanaman dari Pelembang untuk ditanam di pekarangan rumah ku. Semua bibit tanaman itu berfungsi untuk menjaga kesehatan bayi, nah apa saja? Lets' check mom's!

6 Jenis Tanaman Untuk Kesehatan Bayi

  1. Pohon Jarak, begitu anakku lahir maka mamak menyuruh suamiku mencari pohon jarak dan alhamdulillah ada di dekat rumah. Suami meminta batangnya dan  kami tancapkan ke tanah alhamdulillah sampai sekarang masih tumbuh subur. Pohon jarak ini banyak manfaatnya, bijinya bisa jadi minyak, aku pribadi lebih memanfaatkan daun jarak. Daun jarak (Ricinus communis) adalah jenis semak tahunan yang tergolong dalam keluarga Euphorbiaceae (wikipedia). Daun jarak aku gunakan untuk mengatasi kembung pada anak bayi. Caranya cuci daun jarak, lalu panaskan sebentar diatas api kemudian balurkan minyak telon dan segera letakkan di atas perut bayi atau bagian punggung bayi. Biasanya aku gunakan gurita untuk membungkusnya supaya gak berubah posisi, dijamin anak akan anteng dan gak rewel karena daun jarak memberikan rasa hangat, setelah 1 jam segera lepas karena daun sudah mengering. Selain itu bila daun jarak kita haluskan bisa juga dibalurkan di sekitar area payudara, fungsinya untuk melancarkan ASI. 
    Manfaat pohon jarak
    Pohon Jarak
  2. Serai, seringnya aku sebut sereh. Papa sengaja membawa bibitnya dari Palembang, menananmnya mudah dan selain untuk bumbu masak manfaatnya adalah untuk mengusir nyamuk. Alhamdulillah memang rumah jarang banget ada nyamuk. Hal ini tentu karena Kandungan sitronela  yang ada pada serai which is gak disukai sama  nyamuk dan serangga lain. Ketika anak sudah bisa jalan dan bermain maka aku gak worry membiarkannya main di halaman. Serai juga bisa dijadikan minuman, caranya tinggal rebus aja dan beri madu maka air serai ini bisa membuat kita lebih rileks dan menghilangkan bau badan. Tapi sekarang sereh nya udah gak ada karena kang taman waktu renov mengira itu ilalang jadi deh dibuang hiks.
  3. Kunyit, tanaman ini juga sengaja ditanam mamak di depan rumah kami tujuannya nanti kalau anak diare bisa diberi perasan kunyit plus madu dijamin tokcer membuat mampet diare. Dan benar saja ketika anak sudah berusia satu tahun keatas sering banget mengalami diare, karena anak-anak mulai aktif mengeksplore sekitar sehingga rentan termakan bakteri tanpa sengaja. Selain itu buat ibu yang habis melahirkan juga baik mengkonsumsi kunyit asem yang dibuat secara alami untuk mempercepat proses kering rahim. Sama seperti sereh tanaman kunyit di halaman juga sudah tidak ada.
  4. Pandan, Papa yang meananamnya dan sampai sekarang masih ada disamping pohon jarak. Malah kalau sudah rimbun aku membagikannya ke tetangga. Untuk bayi apa manfaatnya? Kebiasaan kami kalau bayi mencapai umur 40 hari maka ada adat memandikannya menggunakan kembang dan pandan adalah salah satu tanaman yang ada diritual ini. Pandan diiris dan aroma khasnya membuat semua ruangan menjadi harum, mandi menggunakan campuran rebusan pandan juga kami yakini baik bagi ibu yang habis melahirkan untuk mendapatkan energi kembali. Mandi pandan membuat badan menjadi fresh dan semangat. Oh iya kalau si kecil kurang nafsu makan bisa juga mommies coba untuk merebus 3 helai daun panda yang sudah diiris dan minumkan 3 sdm makan untuk anak berusia 3 tahun keatas. Biasanya aku beri campuran madu sehingga rasanya enak.
  5. Katuk, ini juga sama, papa yang menanamnya. Semua tahu dong ya kepopuleran daun katuk adalah untuk memperlancar dan memproduksi ASI bagi ibu menyusui. Selebihnya aku gak menemui manfaat lain selain memang dikonsumsi untuk ibu menyusui. Mamak bilang buat yang panas dalam juga bagus sih kalau makan sayur katuk. 
    Manfaat daun katuk bagi ibu menyusui
    Daun Katuk
  6. Bunga Raya/Hibiscus, suamiku menyebutnya bunga kembang sepatu tapi di Medan orang menyebutkanya Bunga Raya. Bunga raya memiliki banyak warna bunga dan sering digunakan orang sebagai pagar tanaman karena memang tumbuh tinggi dan menyemak. Waktu kecil kalau kami demam maka mamak akan memetik daun bunga raya dan meremas daunnya kedalam sedikit air sampai mengental. Air remasan beserta daun-daunnya dioleskan ke dahi atau bagian ketiak untuk menurunkan demam. Kali ini aku gak menanamnya namun tetangga memilikinya jadi kadang kalau anak demam dan bingung mau kompres menggunakan apa, maka daun bunga raya adalah solusi bila anak mengalami panas tinggi.
Menanam tanaman adalah kegiatan yang selalu membuat aku bahagia, sama seperti memelihara kucing. Tanaman itu akan bahagia kalau diajak ngobrol, dan ada rasa bahagia saja setiap menyiram atau ketika secara berkala aku menambahkan media tanam bahkan menata ulang mereka. 

Bukan hanya khasiat yang diberikan tanaman yang membuat sehat tapi keberadaan tanaman justru melengkapi aku bergaul dengan makhluk Allah lainnya.

















When Sharing Is Caring, Aku Senang Bercerita Untuk Membuatmu Tak Merasa Sendirian Nikmati Cerita Tentang Hidup, Info Produk, Kesehatan Dan Cinta.

No comments: