Showing posts with label Dunia Anak. Show all posts
Showing posts with label Dunia Anak. Show all posts

20170111

Serial Kartun Korea Disukai Anak

India dan Korea adalah negara yang aku nilai berkualitas dalam dunia film, bukan hanya berhasil menghibur orang dewasa, bahkan kedua negara ini aku nilai cukup bisa membuat anak-anak suka akan beberapa serial kartun yang dikeluarkannya.


Kali ini mau bahas dulu beberapa serial Kartun Korea Selatan yang disukai kedua anak ku di rumah. Anak-anak seharian berada di daycare, so waktu menonton televisi di rumah itu ketika weekday hanya di pagi hari (04.30 sampai 05.30) dan sore hari dari jam 17.30 sampai 19.15, kalau weekend biasanya sih ikut mami ke event blogger atau mengunjungi para uwak. Dan di pagi hari hanya ada satu televisi yang acaranya serial kartun, yaitu RTV dan iklannya biasanya lagu nasional, jadi lumayan lah anak-anak bisa berdendang lagu Tanah Air Beta. Serial nya pun aku anggap cukup mendidik yaitu Syamil dan Dodo dilanjutkan Diva. Banyak banget pelajaran yang bisa diikuti keduanya, misal seperti melaksanakan sholat, atau hal-hal baik lainnya.

Ketika anak-anak pulang dari daycare maka ada beberapa kartun korea yang menjadi kesukaan mereka, eh kesukaan apa karena memang itu saja yang tersedia di rumah kami ? dan karena pagi  hari channelnya RTV so pas TV dinyalain channelnya balik lagi ke RTV dan bersyukur banget ternyata acaranya masih untuk anak-anak, dan beberapa serial kartun korea selatan ini mampu mengajarkan beberapa hal kepada anak-anak ku, kadang sampai mau bilang terima kasih ke tokoh kartun nya hahaha.

20170101

Sensasi Bermain Salju di Snowland Living World Alam Sutera

Selamat tahun baru..

Kebetulan karena sabtu maka sore hari biasanya kami isi dengan jalan-jalan, kemarin 31 Desember dari pagi sampai ba'da Ashar cuaca cerah banget, jadilah kami memutuskan jalan sore menggunakan motor. Lalu aku teringat tentang Snowland sebuah event garapan Kidzania yang sudah berlangsung dari 7 Desember 2016 di sebuah mall di kawasan alam sutera tangerang, tepatnya di Living World.

Es nya terlalu padat, kurang banyaak

Aku ajak suami mengarah kesana, informasi yang aku dengar dari radio dan tanpa tahu detail, akhirnya sampailah kami disana, dan tak susah menemukannya karena berada dilantai dasar, lalu aku menuju Ticket Box, yah agak kaget ternyata tiket masuk per anak 175 ribu dan pendamping 50 ribu dan itu hanya boleh mengawasi dari luar, kecuali anak yang tingginya di bawah 80 cm maka orang tuanya boleh masuk ke arena bermain. Karena Kanda sudah melihat keseruan anak-anak yang bermain es maka mau tak mau akhirnya aku membeli 2 tiket masuk, dan arena pertama yang dituju adalah snowland tentunya. Anak-anak harus menggunakan kaos kaki lalu diberi sepatu boots, nah dont worry pokoknya semua size ada bahkan Kayama yang size sepatunya masih no 22 juga ada, dan untuk maminya juga ada , jadilah kami masuk ke area bersalju. Arena tidak licin, dan tak begitu dingin (kanda kayama menggunakan jaket biasa). Kanda pun senang, apalagi didalamnya ada perosotan jadi lumayan membuat anak-anak suka. Sesekali disemprotkan salju seolah-olah sedang turun, dan itu terbuat dari gabus/styrofoam dengan musik yang mengajak anak-anak ngedance. Para pengawas banyak so moms and dads ga usah khawatir. Tantangan di snowland adalah membuat boneka salju, anak yang berhasil nanti akan bosa dapat stamp, kalo ngga berhasil seperti #duoKYH tetap dikasih hadiah berupa gambar/sticker/pena. Karena aku sudah pernah bermain di snowland yang lain, maka ini termasuk sangat biasa, es nya ga banyak malah anak-anak cendrung kesusahan untuk mengumpulkan es, butuh tenaga yang kuat untuk mengeruk es, dan media yang disediakan tidak sebanding dengan jumlah anak-anak yang masuk, andai bisa dibatasi mungkin akan seru, soalnya Kanda ingin ember kecil untuk mengumpulkan salju namun ga kebagian, but its OK kalao memang belum pernah bermain es ya..
Mini Bowling

20160420

Ketika Si Kecil Minta Beli Mainan

Kanda, usia 3 tahun dan adiknya Kayama 16 bulan. Keduanya adalah laki-laki. Urusan jajan alhamdulillah keduanya belum paham sampai hari ini, palingan suka nyemil buah khususnya 'orange' ato jeyuk kata Kanda.

Usia 3 tahun ini Kanda mulai mengerti minta dibelikan mainan, dan ini hanya terjadi ketika kami sedang berjalan-jalan dan tetiba dia melihat mainan kesukaanya "Hot Wheels", tangan mungilnya kemudian menarik ujung bajuku "amiiii.." dilanjut tangan sebelahnya diangkatnya mendekati mulutnya dan lalu jari telunjuknya digigitnya kecil...terus dia menggerakkan ujung bajuku menatapku dengan wajahnya memelasnya ..tak berkata apa-apa tapi matanya menoleh ke rak Hot Wheels, oh NOoooo...
DuoKYH Sibuk Memilih Mainan

20160413

Batita Punya Adik Bayi

Menikah usia yang sudah matang mendekati bonyok itu adalah aku. Bukan karena pilih-pilih loh ya..lah yang dipilih aja ngak ada kok hehehhe.

Kirain Sayang Aik, Rupanya Gigit Kepala Adiknya !

Alhamdulillah selama menunggu jodoh itu aku selalu pasang doa supaya kelak begitu aku menikah bisa langsung punya anak. Calon suami sudah mempunyai tanggal untuk acara bahagia kami, sayang karena persiapan yang mepet maka tidak menemukan gedung untuk acara resepsi, semua sudah full booked !. Tetiba dapat informasi ada gedung yang baru selesai renovasi dan langsung aku tanya kapan bisa dipakai, pokoknya tanggal hari bahagia itu gak pakai buku primbon, 08 Juli 2012 itu menyesuaikan gedung saja. Sepakat kata calon suamiku, tapiii..tapii diujung telepon aku ragu mau menyampaikannya, alias malu. Tapi apa ? tanyanya, hmmm...gimana ya? jadwal bulanan aku tuh rutin banget jadi gak pernah telat datangnya, keknya ditanggal itu pas jadwalnya gimana? Ohhh sahutnya, kita doa saja semoga datangnya telat. Well selesai akad nikah aku cek masih aman, diapun sudah senyum manis ahaaiiii semoga telat ya jadi bisa eng ing eng hihihihih. Dan suasan resepsi yang menyenangkan, riuh dengan teman-teman membuat lupa untuk ceki-ceki. Acara usai dan kamipun pulang ke rumah, begitu mau sholat dzuhur tetooottt ! tamu bulanan datang, trus doi mau jadi imam sholat dan celingak celinguk mencari perempuan yang baru dinikahinya, aku lambaikan tangan dan wajahnya berubah yaahhhhhh hihihihihi

Bete Gak mau dipoto nih Kanda

20160321

Ketika Anak Beranjak Remaja

Memang anakku masih balita, keduanya akan menginjak usia remaja belasan tahun lagi, tetapi aku adalah eks-remaja dan sabtu kemarin 19 Maret aku merasa sangat beruntung bisa hadir di kelas parenting yang diadakan oleh Kampung Keluarga. Pembicaranya seorang Ibu berusia 55 Tahun, memiliki 3 anak yang diusia remajanya dilewati dengan berbagai hal "Buni" alias Ibu " Rani Razak" lulusan ITB dan tak memiliki pengalaman didunia psikolog membuat Ibu 3 anak ini nekad banting setir demi menyelamatkan anaknya yang menderita dislexia.



Melihat dan mendengarkan Ibu Rani memaparkan seluruh isi materi maka kesimpulannya adalah :


  1. Mempunyai anak remaja jauh lebih sulit dari pada mengurus balita
  2. Dan remaja itu hanya butuh didengar , tak butuh nasehat bla..bla
  3. Cuman butuh ilmu tutup atau kunci mulut menghadapi usia remaja
  4. Persoalan orang tua dalam menghadapi anak remaja dari tahun ke tahun, dari zaman mesin tik sampai smartphone masih sama dan itu-itu saja, yang berubah adalah eranya.
  5. Gusdur dengan slogannya "gitu saja kok repot" menjadi acuan dalam ilmu parenting, bisa dikatakan era reformasi gusdur membuat anak-anak remaja kini sangat kritis dan diplomatis.

20160316

Lumba-Lumba Show Di Taman Kota 2 BSD

Weekend kemarin aku membawa Kanda dan Kayama jalan-jalan, semula hanya mencari kado ulang tahun buat Kanda, ya 14 Maret kemarin Kanda berusia 3 tahun dan akhirnya setelah bermain-main di Transmart Carefour, suami menginformasikan kalau sedang ada show lumba-lumba..ahaaa aku pikir Kanda pasti senang deh kan belum pernah juga.

Pose dulu bersama Lumba-Lumba


Eiitss buat yang anti show ini maapkeun ya, disatu sisibenar kasihan, tetapi disisi lain aku merasa makin kasihan kalo shownya tidak ada yang menonton, nanti malah Lumba-Lumbanya gak dikasih makan hiiks, so moms atas kesepakatan maka aku dan suami mengajak anak kami menyaksikan show ini. 

Show Lumba-Lumba masih akan berlangsung sampai 04 April 2016, jam pertunjukan weekday 4x show (jam 11, 15,17 dan 19) sedangkan weekend ada 6x show (jam 09.30, 11, 13, 15, 17 dan 19), harga tiket sih masih terjangkaulah 40 ribu yang biasa dan 60 ribu untuk VIP, kalau melihat arena yang tidak begitu luas maka cukup beli yang umum sajalah dan kabar gembiranya anak yang belum 2 tahun masih free loh hehehe

20160311

Bioskop Khusu Anak Ada di Tangerang

Yeeiii senangnya ketika pagi ini sedang didalam omprengan dan membaca cuitan-cuitan..sekarang ada bioskop khusus anak moms...duh jadi gak sabar pengen ajak anak-anak.






20160308

Pekan Imunisasi Nasional 2016, Ke Posyandu Yuk Mom's !

Setelah Maret 2014 Indonesia dinyatakan salah satu Negara yang bebas Polio, maka hari ini 8 Maret sampai 15 Maret 2016 pemerintah mengadakan Pekan Imunisasi Nasional 2016 (PIN 2016) DAN INI GRATIS YA MOM'S. Yuk luangkan waktu, bagi ibu  yang bekerja dan memiliki anak usia 0-59 bulan mungkin bisa cuti 1 hari untuk mendukung program ini, saya sendiri akan cuti pada 10 Maret 2016 karena saya memiliki anak usia 14bulan dan 36 bulan. Lah emang anaknya dulu belum vaksin polio? Sudah moms, kedua anak saya sudah divaksin polio dulu, trus apa gak takut itu haramkan?

Halalnya Vaksin

20160307

Kenali Gejala Anak Yang Alergi Obat

Setahun lalu papaku harus berbaring sekitar 3 bulan karena alergi obat. Papa yang menderita diabetes dan terkena serangan stroke akibat gula darah yang tinggi serta adanya komplikasi jantung membuat kondisi papa selalu tidak stabil. Dan pada akhirnya ketika dirawat selama 7 hari sepulangnya dari rumah sakit tetiba kulit papa melepuh, bak kayu yang habis dibakar, dan kerongkongannya terbakar membuat papa tidak bisa makan makanan padat. Alhasil setelah komplain maka pihak rumah sakit memastikan papa alergi terhadap obat yang nota bene sudah diberikan kepada puluhan ribu pasien dalam 40 tahun terakhir. Ya reaksi obat itu akan berbeda-beda pada setiap orang dan kenyamanan yang dirasakan dokter spesialis selama 40 tahun akhirnya terganggu juga dengan kondisi papa dan akhirnya beliau harus bertanggung jawab memulihkan, 4 bulan lamanya untuk memulihkan kondisi papa terutama kulit badannya yang melepuh hampir seluruh badan. Sejak kejadian papa maka agak ngeri juga kalau berurusan dengan obat-obatan, tapi mau tak mau ada saja kejadian yang membuat kita berurusan dengan obat.


Kondisi Kanda Setelah dari RS

20160301

Mesin Pencari Untuk Anak-Anak : Kiddle.co

Kiddle.co
Hai mom's, susah yes mau ngejauhin gadget dari anak-anak. Kalo aku iya sudah terlanjur, jadi percuma mau dibuat teori ini itu, soalnya anaknya sudah terlanjur paham, sudah terlanjur suka dan memang yes waktu yang sangat terbatas membuat aku mengalah akan situasi ini. Tapi bukan alasan untuk melakukan pembiaran mom's. Seperti Youtube kemarin kita bisa set offline mode, jadi kita merasa agak aman kalau memberikan gadget kepada anak.

20160226

Missing Mummy

Sebuah buku yang cukup membuat aku pilu, maklum ya mak bacanya pas lagi sakit. Tapi emang benar sih ya, sebagai seorang Ibu aku terlalu lalai dengan rutinitas sampai-sampai lupa menjaga kesehatan tubuh, yuk mom's kita jaga kesehatan ya apalagi yang seperti aku masih punya anak yang kecil-kecil.

Buku ini sebenarnya buku luar, tapi entah kenapa aku suka banget dengan penjelasannya, childish tapi dapet banget mak, dan mampu buat air mata menetes dipipi hiikss... hehehehe
keep healthy and do our best mom's


20160218

Ketika Anak Mimisan, keep Calm mom's !

Aduuhh amiii teriak anakku sore itu, aku sedang di dapur langsung berlari dan mendapati anakku bingung dengan tangannya, dijarinya aku lihat ada darah, Kanda yang belum bisa bicara langsung bilang "red ami...red" katanya menunjuk warna merah. Tadinya kupikir tanganya terkena patahan mainannya. Ternyata setelah kulihat wajahnya pada bagian hidung sudah penuh darah, anakku mimisan.



Sebelumnya sudah pernah dua kali aku mendapati hidung kanda ketika bangun tidur seperti bekas daarah kering. Kejadian sore itu membuat aku paham bahwa darah itu adalah bekas mimisannya. Aku termasuk orang yang tenang, tidak panikan. Begitu melihat darahnya langsung aku ambil handuk kecil aku basahi dengan air es kemudian Kanda aku dudukkan dan hidungnya aku tempeli handuk yang sudah diberi air es, tidak sampai 5 menit darah sudah berhenti.

20160203

Kampanye ASI Sudah Efektifkah ?


Tulisan ini dipublish dengan kategori 'wanita' artinya resapilah dari sisi seorang perempuan. 


Bulan Agustus tahun lalu di beranda facebook seliweran link tulisan tentang para pejuang ASI, yang satu AYAH ASI, yang satu IBU ASI. Awalnya saya berkomentar di beranda teman yang sharing tulisan IBU ASI, membacanya membuat saya berterima kasih, seperti ada sebuah rasa yang menghargai ketidakberhasilan saya untuk memberikan ASI ekslusif, terima kasih begitu komenku. 

Dan kemudian aku dimention ternyata ada kelanjutan dari tulisan IBU ASI, giliran AYAH ASI yang memberi tanggapan. Well, sampai disini kedua tulisan ini satu visi, mereka adalah orang tua yang paham betapa pentingnya ASI, mereka adalah orang-orang yang bisa memberikan edukasi ASI, tapi kenapa seolah kedua tulisan tersebut ingin menunjukan siapa yang benar dan salah (sekali lagi ini persepsi saya sebagai seorang wanita). 


20160202

Liburan Anak Murah Meriah (Emak Hepi, Anak Bahagia)

Kalau sesama teman, pasti lah sedikit banyak kita bisa saling mengukur kemampuan finasial kita. Aku pribadi memang secara keuangan pas-pasan lah. "Pas mau holiday pas ada" hehehhe. Dan aku kebetulan suka mengabadikan momen hidupku di Facebook. Buat sebagian orang mungkin menjenuhkan, tetapi tak selamanya kita memikirkan manfaat untuk orang lain. Toh mereka tak pernah tahu manfaat setiap update-ku di media sosial. Update di media sosial terkadang merupakan short cut "jalan pintas" untuk menginformasikan keadaanku dan anak-anak ke mamak, papa, adik-adik, bahkan saudara-saudara di luar kota, sekali published maka semuanya bisa saling komen, daripada harus di-SMS satu per satu, ribet!  


Ketemu Sabtu dan Minggu pasti bawaannya pengen liburan, pengen jalan-jalan. Buat aku lebih lagi, selain sudah capek Senin ke Jumat, bangun pagi pulang malam, ada dilema lain di mana anak-anak pada weekday stay di daycare. Karenanya kalo ketemu weekend otimatis bawaannya pengen bawa anak-anak jalan-jalan, paling tidak bermain. Hal ini supaya aku dan anak-anak tetap bisa akrab. Kebahagiaan anak ketika bermain bersama orang tuanya merupakan salah satu kunci sukses mendekatkan emosi. Nah, permasalahan muncul ketika kantong bokek tapi raga pengen menikmati weekend dengan sebuah liburan. 


Pernah ada yang nanya ke aku, "Duh Kakak enak betul, jalan-jalan terus." Ada lagi yang komen, "Katanya gak ada uang, tapi kok ya jalan-jalan aja." Nah, nah keknya memang harus sering piknik heheheh... Banyak tau tempat bermain yang gak pakai tiket, atau cukup modal parkir maka kita sudah bisa bersenang-senang dengan anak-anak. Atau kita harus cari tahu tempat bermain yang pas dengan isi dompet kita. 


Nah, aku termasuk beruntung, daerah tinggalku dikelilingi mall dengan konsep keluarga sehingga menikmati hari dengan bersantai tanpa uang banyak adalah hal yang memungkinkan bagiku. Yuk moms cari tahu lokasi bermain yang murah meriah di sekitar rumah. Aku yakin pasti ada. Terkadang kita terlalu mematokkan diri bahwa berlibur itu harus keluar kota, berlibur itu harus stay di hotel. Hal terpenting dari liburan adalah anak-anak bahagia, anak-anak senang. Cukup konsen di hal itu aja, maka gak perlu budget untuk menikmati holiday. Caraku menikmati weekend di kala bokek adalah: 


  1. Cari lokasi bermain gratis di sekitar rumah. Biasanya ada aja, entah itu hanya taman di dalam kompleks atau mall dekat rumah
  2. Siapkan makanan dan minuman dari rumah, jadi no jajan-jajan karena ceritanya lagi bokek
  3. Ciptakan cara bermain asik dengan anak, entah itu mandi bersama atau sekedar membuat kan puzzle dari kertas bekas 
  4. Ajak anak terlibat dalam kegiatan bersih-bersih, dijamin anak bakalan senang, emaknya yang repot heheeh 

20160129

Jangan Panik Ketika Anak Suka Memainkan Kelaminnya


Yup! Pernah gak dengar ada ibu yang panik, ibu yang takut ketika melihat anaknya mulai mengeksplorasi alat kelaminnya? Pengalamanku dulu pernah melihat anak perempuan berusia 3 tahun menggesekkan kelaminnya ke bantal, atau seorang bocah laki-laki yang menggesekkan rambut mamanya ke kelaminnya, bahkan ada yang sampai menggesekkannya ke dinding. Respons para balita itu terlihat seperti sedang menikmati "sesuatu" oops... jangan buru-buru memberi kesimpulan si anak sedang masturbasi. No... No para batita ini tentu tidak memahami kenikmatan ini sampai sejauh itu. 

SO mom's JANGAN PANIK! Ceep Calm, para batita itu sedang masuk fase anal sebuah fase perkembangan yang memang akan dilewati hampir semua anak-anak, so ini berlaku umum ya mom's. Untuk memastikannya tadi aku chatting dengan dokter anak: 
Tulisan ini Menjadi Headline di Kompasiana.com

Halo Uli Hartati. Ada yang bisa saya bantu? 
Uli Hartati: pagi dok, saya mau diskusi tentang keponakan teman, usia 3 tahun, saya yakin dia blm paham artinya sex, tetapi tindakannya, menggesekkan rambut ke kemaluannya seolah dia mendapat kenikmatan, dan bila dilarang akan menangis, apakah ini kelainan? Atau mungkinkah anak batita mengerti tentang ini? Mohon pencerahannya, oh iya dan saya jadi teringat juga pernah dulu di kampung ada anak usia 4 tahun juga suka menggesekkan kemaluannya ke bantal 
Dr. Rima : itu masih normal, karena perkembangan anak, mulai memperhatikan organ kelaminnya. tetapi tetap di beritahu bahwa hal tersebut sebaiknya jangan dilakukan 
Uli Hartati : oh, begitu, sampai kapan bisa dikatakan normal dok? 
Dr. Rima : kebiasaan itu seharusnya pada usia 5 - 6 tahun sudah hilang 
Uli Hartati : oh jadi memang biasa terjadi ya? 
Dr. Rima : iya 
Uli Hartati : bagaimana cara melarangnya ya? 
Dr. Rima : setiap dia melakukan hal tersebut, beritahukan saja secara perlahan, jangan juga langsung dilarang karena secara umum mulai usia 2 tahun hingga 5 tahun, anak-anak  mulai penasaran dengan bentuk dan fungsi genitalnya 
Dr. Rima : itu termaksud fase perkembangan psikologisnya


Itu adalah chatting dengan dokter ketika aku menemukan hal yang dahulu pernah aku lihat pada anak-anak lain tetapi kini di depan mataku. Seketika aku tak panik memang, karena dulu aku sudah pernah melihat anak-anak yang suka memainkan kelaminnya. Dan akhirnya supaya tidak terlalu santai maka aku cari tahu juga dari dokter anak, dan WOW... ternyata ini normal namun tetap harus dalam pengawasan kita, kita sebagai orang tua harus selalu memberikan arahan, memberikan pengertian membuat anak lupa akan kegiatan yang mengasyikkan baginya ini. Dan lalu aku pun mulai bertanya-tanya ke beberapa teman dan betul mom's semuanya melakukannya, anak-anak batita ini gemar mengeksplorasi alat kelaminnya karena dia hanya ingin tahu, cukup di situ saja mom's HANYA INGIN TAHU, so jangan panik yang berlebihan dan diingat ini selama kita memang yakin lingkungan anak kita memang dalam keadaan aman ya mom's. 


Dan dari dokter anak kami aku juga diceritakan panjang lebar tentang fase perkembangan psikoseksual anak namanya dan ada teori terkenal "PSIKOANALISIS" namanya dikemukan oleh Sigmund Freud, di mana ada 4 fase psikoseksual pada anak yaitu: 

  1.  Fase Oral, dari lahir anak sudah mulai mendapat kenikmatan lewat mulutnya entah itu melalui puting payudara ibu atau bahkan dari botol susu. 
  2. Fase Muskuler, ini terjadi pada umur 2 sampai 3 tahun moms, sukakan lihat anak-anak yang minta dipeluk atau ditimang-timang? Inilah fasenya moms 
  3. Fase Anal Uretral, Fase ini pada usia 3 atau 4 sampai dengan 5 tahun. Pusat kenikmatan anak terletak pada anus/dubur dan saluran kencing. Nah jadi wajarkan apa yang dialami para batita yang aku ceritakan di atas. 
  4. Fase Genital, ketika anak sudah diusia 6 tahun maka anak akan melepaskan Fase Anal dan mulai ingin tahu lebih banyak tentang kelaminnya. Nah sebaiknya pada usia inilah kita mulai menjelaskan perbedaan kelamin pada anak dan sebutkan namanya tanpa mengganti dengan sebutan lain heheh aku saat ini masih suka bilang ke Kanda "jangan mainin little elephantnya nanti sakit, nah kalau sudah usia 6 tahun harus ganti strategi lagi nih.. 

So , mom's andai sikecil sedang memasuki fase anal, anak suka memainkan alat kelaminnya maka mom's bisa lakukan hal berikut: 

  • Ajak si kecil bermain dengan tujuan mengalihkan keasikannya ini 
  • Tanya dengan santai kenapa dia suka memegang alat kelaminnya, syukur-syukur sudah bisa komunikasi mom's jadi kita bisa tahu jawabannya, kalo Kanda aku tanya cuman senyum saja
  • Sering berikan pelukan, karena kata dokter anakku, kemesraan dengan orang tua bisa membuat anak nyaman, sehingga dia gak perlu mengeksplorasi hal yang tidak penting tadi. 

Dan ingat mom's kebiasaan ini akan hilang seiiring waktu, yang penting jangan lakukan hal berikut dalam memberikan peringatan kepada si kecil  :
  • Memarahi anak di depan teman, saudaranya 
  • Melarang keras anak dengan membuang tangannya dari alat kelaminnya, nanti dia akan penasaran "ih kok mama marah banget ya?" malah jadi lakukan diam-diam deh 
  • Jangan marah berlebihan, ingat mom's sifat anak itu pengingat, sekali kita memarahinya dengan berlebihan maka tertutuplah pintu komunikasi 


Dan Alhamdulillah ketika Kanda mengeksplorasi alat kelaminnya di usia 24 bulan dan selama 4 bulan aku selalu mengalihkan perhatiannya, pokoknya selalu mengawasi gerak-geriknya dan sekarang Kanda sudah tidak melakukannya lagi. Selesai Kanda kini anak nomor duaku mulai menunjukkan keingintahuannya tentang alat kelaminnya dan masih dengan cara yang sama aku selalu berusaha mengalihkan perhatiannya, geser tangannya menjadi posisi bertepuk tangan, ambil tangannya jadi menunjuk langit, atau bahkan sekedar aku masukkan ke lubang hidung dan lalu aku bersin in action eh Kayama langsung deh tertawa.


20160114

Presiden Jokowi Mendoakanmu Nak "Kayama"

Awalnya Mami udah niat mau buat acara first birthday Kayama, yah begitu aja sih taunya cara memaknai hari lahir. Secara Maminya ini diberikan hal yang sama ketika kecil jadi rasanya ingin mengulang kebiasaan saja.


Lalu entah mengapa mami rasa sudahlah biasa saja, seperti Kanda dulu saja bagi-bagi goodie bag, poto keluarga siang harinya , udah gitu saja. Dan Jumat pagi tetiba mami dapat telepon dari Kompasiana.com, itu loh blog keroyokan tempat mami suka nulis. Isi teleponnya mengajak mami makan siang ke Istana, iya istana presiden mami eh presiden Negara Republik Indonesia ke Tujuh. Seketika mami merasa bingung, duh gimana acara Kayama besok pagi ? Lalu mami menelpon uci (nenek) meminta pendapat, dan Uci menyuruh mami meminta maaf ke Kayama, kesempatan yang datang bertepatan di hari lahir Kayama bisa jadi tidak akan terulang lagi, apalagi uci paham betul bagaimana mami mengagumi sosok Jokowi.

Tanda Tangan Jokowi di Kertas yang sudah mami tulis

20160107

Akhirnya Kanda Suka Gosok Gigi

Kanda hampir berusia 3 tahun Maret nanti tepatnya. Umur 8 bulan gigi pertama tumbuh, sebelum giginya ada maka aku rajin membersihkan daerah mulut menggunakan sikat gigi bayi dan menggunakan washlap untuk membersihkan didinding mulut dan langit-langitnya. Umur 10 bulan giginya mulai banyak dan aku membiasakan Kanda untuk menggosok giginya, awal-awal tidak susah sampai umurnya 14 bulan tetiba setiap diajak gosok gigi selalu menangis sampai menjerit. Dan karena Kanda setiap pagi mandi jam 5 pagi maka sering aku tak memaksanya untuk menggosok gigi, hal ini karena aku merasa tidak nyaman dengan teriakannya "khawatir mengganggu tetangga" yang mungkin masih lelap dirumahnya.




Bu Dokter Cantik sedanga ajarin kanda menggosok gigi yang benar
"bulet-bulet katanya sambil menggososk gigi belakang"

Didaycare aku pun selalu meminta tolong agar Kanda dilatih untuk terbiasa menggosok gigi, dan bisa jadi juga Kanda menangis sehingga urusan gosok gigi sudah direlakan saja. Sampai usia 32 bulan kemarin akhirnya gigi kanda sudah terlihat kusam (wajah kali hihihhi) dan sedikit keropos, berulang kali aku membujuk Kanda agar mau gosok gigi tapi tetap saja menangis.

20151130

Mandi yang Menyenangkan Untuk Sibuah Hati

Beberapa waktu lalu, aku ditanya via inbox facebook "kak jam berapa duo KYH mandi?"


Pertanyaan ini diajukannya karena dia tahu anak-anak ku titip dipenitipan anak, kerenan dikit ya,,daycare lah istilahnya 😆
Aku bekerja di Jakarta, sementara rumah di Tangerang pinggir pake banget 😢 so aku harus bergerak cepat, bangun pagi sekali untuk bisa mendandani anak-anakku.