Mengenal Lebih Jauh Kaitan Antara Alergi Susu Sapi dan Stunting pada Anak

Mengenal Lebih Jauh Kaitan Antara Alergi Susu Sapi dan Stunting pada Anak

Hi Mom’s,

Alergi Susu Sapi
webinar Bicara Gizi yang bertema Ketahui Kaitan Anak Alergi Susu Sapi dengan Stunting



Yuk ngobrolin topik Kesehatan anak dan kali ini Bicara Gizi 2023 Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia yang diselenggarakan secara online pada 31 Mei kemarin adalah dalam rangka memperingati Allergy Awareness Week 2023. Tema kali ini adalah “Ketahui Kaitan Anak Alergi Susu Sapi dengan Stunting”, hadir sebagai narasumber Bapak Arif Mujahidin selaku Corporate Communication Director Danone Indonesia, Ibu Dr. dr. Zahrah Hikmah, SpA(K) selaku Dokter Spesialis Anak Konsultan Alergi Imunologi dan tentu saja acara makin keren dengan sharing dari Mom Influencer Chacha Thaib.

"Danone SN Indonesia terus berkomitmen untuk turut serta menjawab tantangan pemenuhan nutrisi yang dihadapi ibu dan anak termasuk yang berkaitan dengan tumbuh kembang dan stunting. Kami percaya bahwa gizi memiliki peran penting untuk membawa perubahan positif pada kesehatan dan kualitas hidup manusia"

Well aku akan coba sharing ilmu yang aku pahami dari Bicara Gizi kali ini, dan bila ada diskusi silahkan tinggalkan komentar mom’s di kolom komentar ya.

Danone Indonesia
Corporate Communication Director Danone Indonesia,
Arif Mujahidin

Apa itu Alergi Susu Sapi (ASS)?

Alergi susu sapi adalah kondisi ketika sistem imun tubuh bereaksi secara berlebihan terhadap protein yang terkandung dalam susu sapi. Pada anak dengan kondisi ini, sistem imun mereka menganggap protein dalam susu sebagai ancaman dan merespon dengan menciptakan sejumlah reaksi alergi. Reaksi ini bisa berupa ruam kulit, mual, muntah, diare, batuk, hingga sesak napas.

Dari pengertian ini mungkin mom’s akan berpikir bahwa gejala ASS ini seperti familiar ya? Aku juga awalnya berpikir demikian, kok mirip sih dengan intoleransi laktosa? Ternyata dari Penjelasan Dr. Zahra keduanya berbeda loh mom’s? Cek yuk bedanya apa sih?

Perbedaan Alergi Susu Sapi dengan Intoleransi Laktosa

Alergi susu sapi dan intoleransi laktosa kerap dikira sama, padahal keduanya sangat berbeda. Alergi susu sapi adalah reaksi imun tubuh terhadap protein dalam susu, sedangkan intoleransi laktosa adalah kondisi di mana tubuh tidak mampu mencerna laktosa, gula alami dalam susu, dengan baik karena kurangnya enzim laktase. Meskipun gejala-gejalanya mirip, intoleransi laktosa tidak melibatkan sistem imun dan tidak seberbahaya alergi susu sapi. Nah ternyata meski keduanya membuat anak sakit tapi efeknya beda banget ya, ASS lebih berbahaya!

Yuk Kenali Ciri Khas Ketika Anak Mengalami Alergi Susu Sapi

Gejala ASS dapat berbeda-beda pada setiap anak dan mungkin muncul dalam waktu beberapa menit hingga beberapa jam setelah mengonsumsi susu sapi. Beberapa gejala yang umum dijumpai antara lain masalah pencernaan (mual, muntah, diare, sakit perut), masalah pernapasan (batuk, sesak napas), dan reaksi kulit (ruam, gatal). Dalam kasus yang jarang terjadi, alergi susu sapi dapat menyebabkan anafilaksis, suatu kondisi yang berpotensi mengancam jiwa, eh mini mengingatkanku akan beberapa adegan di drakor Ketika seorang anak harus dilarikan ke UGD karena mengonsumsi pencetus alergi.

Alergi Susu Sapi
Dokter Spesialis Anak Konsultan Alergi Imunologi,
Dr. dr. Zahrah Hikmah, SpA(K)

Kalau sudah mengenali gejala maka akan mudah menemukan solusinya, right? Yuk Moms coba beberapa tips berikut untuk mengatasi ASS pada Anak. Dr. Zahra memberikan tips pertama dengan melakukan Diet Eleminasi, apa maksudnya ya?

  1. Pengendalian ASS pada anak umumnya melibatkan eliminasi susu sapi dan produk susu dalam diet mereka.
  2. Beberapa strategi lain yang bisa diterapkan termasuk mengganti susu sapi dengan susu alternatif yang aman,
  3. Membaca label makanan secara cermat untuk menghindari makanan yang mengandung susu,
  4. dan berkonsultasi dengan dokter atau ahli alergi untuk mendapatkan saran dan pengobatan yang tepat. 

Seperti temanya tentu saja sebagai seorang Ibu aku penasaran, benarkah  Anak ASS ada kaitanya dengan Stunting?

Stunting, kondisi di mana pertumbuhan anak terhambat, bisa terjadi pada anak dengan alergi susu sapi jika asupan nutrisi mereka tidak terpenuhi dengan baik. Susu sapi adalah sumber protein dan nutrisi lain yang penting bagi pertumbuhan anak. Jika anak alergi susu sapi tidak mendapatkan alternatif sumber protein dan nutrisi lainnya, maka risiko stunting bisa meningkat.

So jadi benar ya Mom’s anak ASS punya risiko stunting apa bila kita sebagai parents tak segera mengatasinya. Terima kasih Danone SN Indonesia yang sudah menambah wawasanku tentang kaitan ASS dan stunting

Danone SN senantiasa mengedukasi para orang tua dalam membersamai tumbuh kembang anak, Bicara Gizi adalah sebagai bagian dari upaya Danone Indonesia untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang alergi, khususnya alergi susu sapi.

Webinar Bicara Gizi 2023 dengan tema "Ketahui Kaitan Anak Alergi Susu Sapi dengan Stunting" bertujuan untuk membantu orangtua dan masyarakat memahami lebih jauh tentang alergi susu sapi dan dampaknya terhadap pertumbuhan anak, serta cara-cara untuk mengelolanya dengan baik. Selama webinar, para ahli di bidang nutrisi dan alergi berbagi pengetahuan dan saran berharga mereka tentang topik ini. Mereka membahas tentang bagaimana alergi susu sapi dapat diidentifikasi dan dikelola, serta bagaimana mencegah stunting pada anak ASS.

Alergi susu sapi dirasakan tidak hanya oleh anak, tapi juga orang tua dalam segi sosial maupun psikososial yang pada akhirnya sebagai ibu pasti mengusahakan yang terbaik untuk anaknya. Penting bagi ibu untuk memperbanyak referensi dari sumber terpercaya tentang alergi susu sapi dan selalu mengikuti anjuran dari dokter - Mom Influencer Chacha Thaib-
ASS
Mom Influencer

Danone SN menghadirkan berbagai inovasi produk memenuhi nutrisi anak dengan memperkenalkan beberapa alternatif susu non-sapi yang dapat memberikan nutrisi yang dibutuhkan oleh anak-anak dengan ASS, serta bagaimana memasukkan makanan tersebut dalam diet sehari-hari anak. Selain itu, juga dibahas tentang pentingnya mendukung anak-anak dengan ASS dalam lingkungan sosial mereka, seperti di sekolah dan saat bermain dengan teman-teman mereka.

Senangnya lagi peserta Webinar punya kesempatan mengajukan pertanyaan dan berdiskusi dengan para ahli, sehingga kita sebagai orang tua bisa mendapatkan pengetahuan dan informasi yang lebih spesifik sesuai dengan kondisi kita masing-masing.

Danone SN Indonesia berkomitmen membantu masyarakat untuk lebih memahami dan mengelola alergi susu sapi pada anak, serta mencegah terjadinya stunting dan masalah kesehatan lainnya yang bisa diakibatkan oleh kondisi ini. Danone SN Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung kesehatan dan pertumbuhan optimal anak-anak Indonesia melalui berbagai inisiatif dan program edukasi gizi.

8 Komentar

  1. Jadi klo anak alergi susu sapi lebih baik langsung konsultasi ke dokter ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. pertama bisa diet eliminasi dulu kalo masih belum ketahuan ASS segera ke dokter jangan sampai anak mengalami stunting

      Hapus
  2. Dari kemarin kepikiran, apa urusan alergi susu sapi sama stunting. Ternyata begini korelasinya. Makasih artikelnya, Ka. Jadi lebih paham

    BalasHapus
  3. Ternyata harus observasi lebih dahulu ya gak sembarangan ngasih susu sapi ke anak

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul kek dulu kanda kan, ternyata bukan ASS

      Hapus
  4. Aku termasuk yg beruntung mba krn anakku tidak ASS. Soalnya krn sempet sakit beberapa bulan, trs gongnya ranap di RS, dan pakai GTM pula krn tumgi, jd hrs diet tinggi kalori pakai susu yg diresepkan dokter buat kerja tum-bang. Ga kebayang akutuuu klo ada ASS juga. Segini aja uda sediiii...

    BalasHapus

Komen ya biar aku tahu kamu mampir