Showing posts with label parenting. Show all posts
Showing posts with label parenting. Show all posts

20180730

Montessori Haus Asia Ajak Orang Tua Mengenal #MontessoriMadeSimple

Montessori, begitu mendengar kata ini yang aku pahami adalah "metode pendidikan modern dan mahal". Soalnya beberapa kali aku mencoba survey ke beberapa sekolah yang menerapkan metode belajar montessori biayanya sangat lumayan buat keuangan kami, what for ? Aku berpikir sudahlah sekolah kan anak di sekolah yang biasa saja, toh aku bisa kok meniru semua kegiatan ala montessori, sudah ada youtube ? Namun dalam perjalanannya aku pikir ini terlalu diperumit, toh pada akhirnya anak akan bisa berhitung, anak akan bisa membaca, anak akan bisa makan sendiri, anak akan bisa mengancingkan baju sendiri, toh akan tiba waktunya, begitulah aku kerap berpikir.

Montessori Haus Asia


Blogger Gathering with Montessori Haus Asia 

Lalu beberapa hari kemarin aku mendapat kesempatan untuk mengenal lebih dekat apa sih "montessori" ini ? Bersama Mom Blogger Community kami hadir di sebuah Campus di kawasan Kuningan, Montessori Haus Asia begitu nama Campus tersebut. Kami disambut dengan sangat baik oleh Miss Rosalynn dan diawal pertemuan kami para mom diajak melakukan ice breaking. Suasana seru langsung menyeruak tatkala Miss Rosalynn mengajak kami bermain dan bisa ditebak para mom buyar tak punya konsentrasi. Setelahnya Mr. Allan Ang selaku pendiri Montessori Haus Asia Singapura memaparkan tentang apa itu Montessori, mengapa mereka memperluas bisnisnya sampai ke Indonesia, so cekidot ya !

Montessori Metode Pendidikan Kuno

Dan ternyata apa yang aku pikirkan pada awal paragraf adalah salah besar. Montessori adalah metode pendidikan kuno, betapa tidak ? Maria Montessori seorang dokter perempuan pertama di Italia pada tahun 1900an adalah penemu metode pendidikan Montessori. Masalah klasik saat ini sama saja ternyata Ibu pekerja selalu kewalahn dalam mengasuh anak-anak. Kala itu kasusnya adalah pada anak-anak buruh pabrik, dimana mereka hidup dengan liar sehingga Maria Montessori berpikir bahwa tak ada manusia yang tak baik hanya kita yang tak memahaminya. Maria Montessori mengumpulkan anak-anak buruh pabrik ini dalam sebuah tempat dengan nama "Cassa dei Bambini" dan menurut Mr. Allan ini lah yang menjadi cikal bakal dari Filosofi Montessori.

Dan pada tahun 1909 The Montessori Method di publikasikan dan akhirnya menyebar luas ke seluruh dunia. Montessori meski kuno tapi masih sangat relevan hingga di era modern seperti saat ini. Kuncinya adalah montessori bersama anak, melibatkan anak dalam setiap fase usianya sehingga energi anak digunakan pada hal-hal yang tepat pada usianya.

Mr. Allan Ang


Montessori Haus Asia

Awalnya dalam diriku juga ada sebuah pertanyaan, bila anak-anak aku masukkan ke sekolah yang menerapkan Montessori Method namun dalam kenyataannya aku sendiri enggak paham bagaimana Montessori Method itu bekerja ? Apakah Montessori itu hanya untuk anak-anak ? atau adakah Montessori di rumah ? Apakah montessori ada sekolahnya untuk para orang tua ? Kok ya belajar dari youtube susah benar komitmennya ? Dan akhirnya kemarin aku seperti menemukan jawabannya "yah ini yang aku cari, tempat belajar yang bisa ngajarin para orang tua untuk menerapkan Montessori". Montessori Haus Asia memang didirikan untuk membuat dan mengadvokasi lingkungan belajar menggunakan Montessori Method dan untuk itu sejak tahun 2017 utuk pertama kalinya PT Montessori Haus Asia berdiri di Indonesia dan sampai saat ini sudah ada 3 pusat pelatihan. Jakarta Montessori ada di kawasan Kuningan tepatnya di Multivision Tower lantai 25. Jadi disini bukan hanya untuk anak saja yang bisa belajar tapi siapapun bisa bergabung karena Montessori Haus Asia adalah Montessori for every one. 

Lebih lanjut Mr. Allan Ang menjelaskan bawah Filosofi Montessori bersama anak itu dibagi menjadi empat bagian yaitu :



  1. Absorbent Mind, bahwa pada usia 0-6 adalah bagian terpenting dalam perkembangan anak. Pada usia ini anak mulai mencerna apapun yang dilihat dan didengarnya. Pada usia 0-3 tahun anak menyerap tanpa sadar artinya dia hanya penasaran saja dan ini disebut dengan Unconscious Mind, lalu ketika anak sudah di usia 3-6 tahun anak mulai ngeh apa yang dilakukannya dan ini disebut dengan Conscious Mind. Karenanya Miss Rosalynn berpesan bahwa sangat penting untuk membelikan mainan pada anak disesuaikan dengan usianya.
  2. Sensitive Period, Mr. Allan menyampaikan bahwa ada masanya anak-anak sangat tertarik pada satu hal dan dia ingin mengulang terus, lalu aku teringat pada Kanda yang selalu minta aku temani ketika menonton sebuah film kartun padahal aku sudah 100x menontonnya, terkadang aku muak tapi ternyata aku yang tidak paham, bahwa Kanda membutuhkan ku disana untuk melihat hal yang dia sukai. See simpel ya ? kalau kita paham apa yang diinginkan anak.
  3. Follow The Child, jadi ketika anak tertarik pada sesuatu maka berikan stimulasi dan dukunglah. Seperti Kanda kemarin tertarik banget dengan Bowling seharusnya aku tidak hanya mengajaknya bermain tetapi menggali lagi hal-hal apa saja tentang bowling, aha akhirnya aku kasih materi ke Kanda bahwa dalam bowling ada macam-macam berat bowling, lalu spin yang habis dihantam bowling disebut strike, aha so intrested ya kalau sudah mulai memahami montessori
  4. Prepared Environment, ini juga aku belum terapkan bahwa kita harus membuat lingkungan itu nyaman untuk anak. Dan menurut Miss Rosalynn jangan terlalu sering mengubah bentuk kelas karena anak selalu butuh adaptasi biarkan anak mengenal lingkungannya dengan nyaman sehingga dia akan mandiri. 


Miss Rosalynn menjelaskan bahwa ada 5 area yang terdapat dalam metode Montessori yaitu :

  1. Practical Life Skilss (Area Ketrampilan Hidup) Nah disekolah montessori anak-anak sejak dini sudah dilatih kemandiriannya dengan semua alat edukasi dan melibatkan anak tentunya, saat di Montessori Haus Asia aku melihat begiu banyak alat yang digunakan untuk mengajak anak terampil, seperti memisahkan warna, membuat gelang dan lain sebagainya.
  2. Censorial (Area Sensorial), ini juga menjadi bagian penting dimana anak-anak diajak mengenal huruf dengan cara merabanya karenanya huruf-hurufnya dibuat dari kertas pasir dan bertekstur lalu ada kotak-kotak yang ukurannya dari kecil sampai besar.
  3. Language (Area Bahasa), di Montessori anak diajarkan lebih dahulu mengenal ucapannya dan sejujurnya ini persis seperti belajar mengaji harus fasih dulu mengeluarkan bunyinya baru diajak mengenal huruf, lalu menuliskannya dan memberi kata yang setipe, dan ada perbedaan bila kita menggunakan bahasa Indonesia, Miss Rosalynn menjelaskan bahwa khusus bahasa Indonesia maka akan lebih mudah bila menggunakan pengulangan kata seperti ma-ma, pa-pa, su-su etc.
  4. Mathematic (Area Matematika) begitu anak sudah bisa membaca maka kita bisa menerapkan ada berapa buku ? dan anak akan diajak mengenal objek , baru angka dan lalu menuliskannya. Montessori membuat matematika so simple kalian bisa lihat videonya ya.
  5. Cultural (Area budaya) montessori juga mengajak anak untuk mengenal kehidupan di alam, geografi sejarah dan aku bisa lihat memang di campus ini banyak sekali peta dan bola dunia sebagai alat peraganya.

Nah dari apa yang disampaikan Mr. Allan Ang dan Miss Rosalynn aku yakin kita sepakat bahwa Montessori Made Simple. Montessori itu milik siapa saja, Maria Montessori tidak mempatenkan hal ini karena itu siapa saja berhak untuk menerapkannya. 

Review Trial Box dari Game Montessori



Selain penjelasan diatas semua peserta diberi sebuah project oleh Miss Rosalynn, di meja kaminsudah ada box yang diikat pita biru dan ternyata persembahan dari Game Montessori (IG : @gamemontessori) dan sampai di rumah anak-anak membuka box project dan semua senang karena kami bisa bermain sambil belajar. Isinya adalah kartu untuk berhitung dan ada siklus benih kacang hijau. Pada video teman-teman bisa lihat bagaimana Kanda dengan mudah memahami cara kerjanya dan sejujurnya dulu aku membuatkannya sendiri namun emaknya tak konsisten hehe. Dengan cara berhitung seperti ini banyak hal yang kita ajarkan, mengenal objek, mengenal angka, menulis dan melatih syaraf motoriknya dengan menjepit kertas. Nah untuk project siklus kacang hijau masih berjalan sampai hari ini dan hari ini sudah hari keempat dimana akarnya sudah banyak dan Kanda sangat excited dan tak sabar menunggu bakal daunnya muncul.

Healthy Food Partner : d'granola

Ayam Gepuk Mpo Oneng


Keseruan acara hari itu berlangsung dengan dukungan banyak pihak salah satunya adalah menu makan siang kami yang bener-bener nikmat"Ayam Gepuk Mpo Oneng" porsinya pas dan ayam serta sambalnya nyess banget di lidah. Ayamnya beneren empuk banget dan sambelnya bikin nagih. Ayam Gepuk Mpo Oneng bisa juga di order dari aplikasi ojek online dan taglinenya adalah harga kaki lima rasa bintang lima oh iya bisa juga intip akun instagramnya di @ayamgepukmpooneng. Setelah makan yang pedes nyes di lidah itu kami juga diberi Granola, wow kekinian bangetkan hehe. Granola kan memang lagi booming ya sebagai pilihan sarapan sehat. Granola itu kaya serat jadi bisa bikin kenyang tanpa gemuk. Granola adalah komboinasi oat, biji-bijian dan buah kering, campurannya juga banyak jenis dan yang di kasih kemarin uenak deh. Ternyata itu Granola dari d'Granola from Healthy Food Partner, kalian bisa intip instagramnya di @healthy.food.partner. Selain bisa langsung dijadikan sarapan granola juga enak banget kalo ditambahkan ke smoothies loh dijamin deh sarapan sehat mu enak dan mengenyangkan yeiii.

Interlac Probiotics Untuk Kesehatan Usus Keluarga


Bisa Baca Artikel Lengkap disini 

INTERLAC® adalah probiotik pilihan dokter di lebih dari 90 negara yang memenuhi semua syarat probiotik baik dari WHO dan dikenal di kalangan medis sebagai Live and True Probiotic. Tidak semua probiotik itu baik, untuk itu dalam pemilihan probiotik untuk manfaat kesehatan, penting untuk melihat bukti uji klinis sampai tingkat strain. Lactobacillus Reuteri Proctetis, salah satu yang paling banyak diteliti di dunia mengenai manfaat & keamanan nya”. Diantara probiotik-probiotik dengan jenis Lactobacillus, yang paling menonjol kelebihannya adalah strain Lactobacillus reuteri Protectis dan saat ini hanya ada satu brand Probiotik yang memilikinya yaitu INTERLAC yang dipatenkan oleh BioGaia, perusahaan bioteknologi Swedia yang dikenal sebagai World Leader in Probiotics. Dan melalui sejumlah tes klinis probiotik Lactobacillus reuteri Protectis dari BioGaia kini telah direkomendasikan dokter di lebih dari 90 negara.



Melalui kerjasama BioGaia dengan PT Interbat, INTERLAC® dipasarkan di Indonesia sebagai satu-satunya produk suplemen probiotik di Indonesia yang mengandung Lactobacillus reuteri Protectis, solusi aman dan efektif untuk berbagai macam gangguan saluran cerna. 

Ada 3 Varian Interlac, yaitu Tablet Kunyah, Tetes dan Serbuk, pemakaiannya sama saja yaitu untuk pemakaian 1 kali saja dalam sehari kecuali yang drop/tetes digunakan 5 tetes dan pengalamanku bersama Interlac memang cukup efektif, bila ada diare biasanya memang hanya 1x minum sudah membaik.

Teman-Teman yang beruntung mendapat hadiah


Keseruan acara berlangsung sampai sore apalagi Miss Rosalynn juga selalu memberikan kuis-kuis berhadiah pokoknya acaranya benar-benar bikin aku memahami konsep montessori dan pe-er nya aku ingin mencoba kelas trial dari Montessori Haus Asia dan syukur-syukur bisa cocok jam belajarnya supaya aku bisa meresapi dengan baik montessori method sehingga akupun bisa menularkan kepada anak-anak dan lingkungan sekitarku. Tertarik untuk mengikuti kelas untuk orang tua ? Cuss tinggal hubungi Montessori Haus Asia ya..



Montessori Haus Asia
Facebook 
Instagram



20180320

Menikah dengan Duda Yay or Nay

Sebenarnya bukan kapasitas ku untuk berbicara judul diatas. Namun aku berusaha berbagi pengalaman saja, keputusan dan pengalaman pasti berbeda pada setiap insan, jiiaahhh bahasane haha.
Jadi begini, kemarin ada teman yang cerita ternyata minggu lalu itu akun gosip lagi heboh tentang kasus Dedy Corbuzer, Chika dan Kalina mantan istri Dedy. Informasinya Chika bubar dengan Dedy karena Dedy merasa Chika berusaha menjauhkan Azka anaknya dengan Ibu nya. Kebenarannya bagaimana ? Ah itu enggak usah dikepoinlah. Apa yang dilihat belum tentu seperti yang terlihat. Lalu sebagai seseorang yang nyaris hampir menerima lamaran seorang duda cerai hidup dengan dua anak perempuan maka aku bisa memahami apa yang sedang terjadi.


Tahun 2006 disaat usia ku sudah 27 tahun otw 28 tahun aku masih single, enggak punya pacar tapi kalau sekedar naksir-naksir enggak jelas ya ada sajalah. Sampai suatu saat atasanku memanggil ku ke ruang kerja nya. Beliau ingin mengenalkan aku dengan adik sepupunya yang sudah menjadi duda dalam 2 tahun lalu. Jawabannya baru aku sampaikan setelah 3 hari kemudian, aku berdoa dan sampai pada satu bisikan "buktikan pada semua bahwa lu enggak tukang pilih", bisikan selanjutnya "jodoh itu bukan hanya single, siapa tahu memang jodoh mu duda", apes nya disaat bersamaan entah mengapa bacaan yang ku temui itu tentang pernikahan dengan duda jadilah aku berpikir bahwa memang ini mungkin jalan jodoh kuAkhirnya aku bilang "iyes" ke atasanku. Dan mulailah kami di perkenalkan. Inshaallah sih kalau orang berhubungan dengan aku komen nya "menyenangkan". Akhirnya tibalah hari kopdar aku dan sang duda dan jelas maksudnya sang duda ingin segera memiliki istri kembali. Namun aku punya kendala untuk menyampaikan kepada orang tua ku dan sampai kendala itu teratasi kami tetap meneruskan perkenalan kami. Perlahan dia mulai mengenalkan aku dengan anak-anaknya via telepon karena memang terpisah jarak antara sang duda dengan anak-anaknya. Klop lah sudah, orang tua ku juga sudah memberi lampu hijau, akupun jadi semakin yakin untuk menikah dengan seorang duda.

20180319

Karena Aku Cerewet (Mungkin)

"Pernah enggak mbak dirimu berantem hebat dengan suami ?"
"enggak sih"
"Kok bisa ?" 
"Karena aku cerewet, mungkin loh ya"


Kalau lagi kumpul sesama emak-emak kadang ada saja yang bertanya tentang keharmonisan rumah tangga, biasa saja sih kalau ada berantem-berantem nya selama kita bisa saling menghargai dan kembali kepada tujuan kita untuk berumahtangga dengan pasangan kita.

Aku Batak, suami Sunda. Aku gendut, suami kurus. Fix orang-orang memberi penilaian "pasti lu dominan ya mbak?". Bisa jadi memang iya, dominan dalam rumah tangga bukan berarti menguasai. Aku cerewet, setiap hari aku selalu seperti orang merepet, dan aku yakin suami ku sudah paham betul dengan cara ku berkomunikasi ini. Intonasi nya pun keras, hanya karena memang aku orang Batak, bukan pula membentak. Tapi ketika aku marah maka jangan berharap aku mengeluarkan kata.

Marah adalah batas akhir aku mengeluarkan kata, repetan-repetan kecil itu adalah kenormalan ku bicara, bila marah ? maka aku diam untuk apa mengeluarkan kata ? Rasanya repetan kecil ini seperti slow release bagi ku, sehingga ketika mencapai puncak ya sudah tak ada kata yang harus diucapkan lagi. Mungkin karena cerewet itulah selama hampir 6 tahun menikah belum pernah ada telunjuk yang sampai ke wajah suami, belum ada piring yang terbang, belum ada pintu kamar yang ditutup dengan keras, karena bila marah tiba aku sudah kehabisan kata.

20180119

Karena Kurang Umur Anak Jenius pun Kesulitan Ikut Ujian Nasional


Pagi ini aku membaca sebuah sharing status di facebook. Status nya adalah tentang kegelisahan seorang Ibu yang mendapat pemberitahuan dari sekolah bahwa Anak nya tidak bisa mengikuti Ujian Nasional (UN) hanya dikarenakan pada 30 Juni 2018 anaknya belum berusia 12 Tahun.

Aku pun langsung teringat sebuah kasus di Sidoarjo, Jawa Timur. Patto Sayyaf si anak Jenius yang berusia delapan tahun dan mendadak di tolak oleh Dinas Pendidikan untuk melakukan Ujian Nasional. Patto menyelesaikan pendidikan dasar hanya dalam waktu 4 tahun, Sudah kelas 1 SD saat berusia 4 tahun dan tahun berikutnya mampu menyelesaikan Kelas 2 dan 3 sekaligus, tahun selanjutnya melalui akselerasi selesai juga kelas 4 dan 5 dalam satu tahun dan sampai akhirnya mendapati kenyataan bahwa sesuai peraturan yang berhak mengikuti UN adalah anak yang berusia 12 tahun.



Pada Kasus Patto mungkin kita bisa bilang dia anak jenius (sesuai hasil tes IQ nya 136) dan orang tua nya pun meminta bantuan anggota dewan dan pada akhirnya berhasil mengikuti ujian UN dengan bantuan anggota DPRD. Artinya negara juga belum memiliki aturan yang jelas, buktinya peraturan yang dibuat belum bisa mengakomodir kasus anak jenius seperti Patto. Kasus yang terjadi saat ini mungkin banget akan kita alami juga, namun saya enggak setuju juga bila ada yang menjudge orang tua nya yang terlalu bernafsu untuk memasukkan anak sekolah di usia dini.

Dan saat ini mungkin belum semua sekolah dan daerah yang menerapkan aturan tegas tersebut, tapi lebih baik kita pun bersiap untuk lebih mengikuti aturan yang ada, banyak cara yang bisa kita lakukan selain menyekolahkan anak ke pendidikan formal, salah satu nya mungkin kita bisa memberikan dia kursus seni yang sesuai dengan kesukaan nya sembari menunggu usia sekolahnya sesuai.

Kapan Waktu Tepat Anak Sekolah ?

Well, untuk pertanyaan ini setiap orang tua pasti punya jawaban. Berkaca dari orang tua ku kami semua masuk sekolah di usia tujuh tahun, zaman old asal kalian bisa memegang kuping maka udah layak masuk SD haha dan zaman now ternyata urusan menyekolahkan anak sudah ada peraturannya. Dilema lainnya adalah kita dihadapkan kepada milestone anak yang berbeda. Kalau dibaca pendapat para psikolog anak intinya lihat kesiapan anak, jadi enggak ada yang salah kalau anak si A umur tiga tahun sudah sekolah, anak si B baru 6 tahun masuk TK karena memang kesiapan anak-anak itu berbeda.

Peraturan no 17 tahun 2017 pasal 5 ayat 1 b dan pasal 2


Aku sendiri cenderung bercermin dari pola asuh orang tua ku, sehingga sejak semula memang sudah yakin akan menyekolahkan anak saat umur tujuh tahun (SD), namun ternyata perjalanan hidupku jauh berbeda dengan orang tua ku, khususnya mamak. Mamak adalah ibu yang 24 jam mendampingi kami, sementara aku adalah Ibu pekerja yang tak bisa 24 jam menjadi teman anak-anak ku. Perkembangan Kanda dalam bicara termasuk too late, dia baru bisa merangkai kalimat di usia 42 bulan, setelah bisa berbicara dan berkomunikasi barulah aku bisa memberikan instruksi ini itu, dan yup! Kanda menjadi tidak fokus karena dia baru ngeh semua instruksi itu saat umurnya empat tahun, dan ini jauh berbeda dengan teman seusia nya. Lalu aku berpikir andai aku mendiamkan nya tentu dia akan terus tertinggal nanti nya, ketika di SD bisa-bisa dia tak paham bahwa suara Ibu Guru harus diperhatikan, bahwa ada teman yang harus dipahami. Hal inilah yang menjadi dasar ku untuk segera memasukkan Kanda ke pendidikan formal, dia harus berada di lingkungan formal untuk bisa memahami instruksi.

Tips ala mami Kanda dalam menyikapi anak usia dini sekolah ..

Jangan Memaksa Anak

Sekolah Sebagai Solusi Menitip Anak


Menurutku enggak penting dibahas anak mau sekolah di usia berapa, balik lagi keadaan kita beda-beda toh? Apapun alasannya,pastikan saja dalam keputusan anda tidak ada unsur pemaksaan. Pemaksaan apapun itu. Misal, please ya nak kamu ke play group saja selama mama kerja, kalimat ini halus tapi menurutku ini pemaksaan terhadap anak. Pastikan saja anak memang meminta atau anak memang tertarik, bila belum ya sudah jangan paksa kan. Dan jangan jadikan sekolah sebagai solusi untuk menjaga anak kita.

Prestasi Anak

Ketika anak sudahs ekolah, maka akan muncul harapan akan prestasi anak, aku kembali belajar ke orang tuaku. Mereka tak pernah menuntut kami untuk juara, tapi mereka menceritakan betapa menyenangkan menjadi juara, sehingga kebahagiaan itulah yang kami ingin rasakan, bahkan adik ku yang tak pintar tetap mendapat hadiah dari mamak meski dia tak juara. So kenali anak-anak kita dan sebagai orang tua mohon jangan terbebani dengan urusan prestasi, ingat anak kita tak sama dengan anak tetangga.

Hal ini alhamdulillah aku terapkan ke diriku, aku menyadari tujuan ku menyekolahkan Kanda hanya supaya dia bisa memahami berkomunikasi, instruksi dan fokus. Selebihnya aku belum membutuhkannya. Sehingga ketika kemarin dia ujian maka tak sedikitpun aku meminta dia untuk memahami nya. Bahkan aku tak mempersiapkannya dengan baik, tapi alhamdulillah karena dia memang mampu ya hasilnya tetap baik, justru apa yang menajdi tujuan ku lah yang belum bisa tercapai karena Kanda masih belum bisa mengikuti instruksi guru nya,karena Kanda belum fokus.

Bersekolah yang pas dengan kondisi anak dan keluarga

Tak muluk-muluk, aku menyekolahkan anak sesuai dengan dompet ku, dan tentunya memperhatikan kebutuhan Kanda. Karenanya aku tetap melakukan survey ke beberapa sekolah sebelum mengambil keputusan. Apalagi dalam perjalanan aku melihat bahwa kesuksesan seseorang tak melulu di atarbelakangi pendidikan yang canggih. 

Pastikan Usia Masuk Sekolah Mengikuti Aturan Pemerintah

https://www.facebook.com/aboworld?hc_ref=ARTb4rjcciQQgDSNycYlJz1IQ4Eb-J6jUPOswcDHek39dFRhGa1e-GWon4yGrJL2JfQ&fref=nf&pnref=story

Saat ini aku juga sudah berencana bahwa setelah lulus TK B usia Kanda baru 6 tahun 3 bulan, sedangkan di sekolah negeri syaratnya boleh 6,5 tahun artinya Kanda belum bisa tapi katanya ada juga yang sudah bisa asal 6 tahun lewat, andai ada yang bisa maka akan langsung sekolah SD namun bila tidak, aku akan memasukkan Kanda ke kursus seni dan olahraga pilihan tetap atas kemauan Kanda. Belajar dari kasus saat ini maka aku enggak akan memandang sepele setiap aturan yang sudah ada jangan berpikir kita akan bisa melakukan sesuatu di masa depan toh umur kita juga enggak tahu, jadi ikuti aturan untuk kemudahan semua pihak. Apalagi negara kita banyak undang-undangnya yang enggak jelas, misal kasus ini dalam undang-undang toh usia masuk sudah diatur kenapa yang dipersoalkan malah usia pas mau UN , jadi banyak hal yang bisa keliru ya kan... 













20180109

Pola Asuh Kuno di Zaman Now

Aku Lebih Memilih Ilmu Parenting Zaman Old

Mau tak mau aku memang membaca setiap apapun yang di sharing di sosial media, tapi enggak semua aku telan mentah-mentah, kenapa ? Karena si penulis tentu menuliskan dengan pengalamannya atau minimal tulisannya lahir karena lingkungannya, karena kondisi ekonomi nya bukan kondisi pembaca nya. That’s why tugas ku hanya membaca, lihat ke dalam diri apakah sesuai ? Bila tidak cukup sebagai penambah wawasan saja.

Aku pribadi mengasuh dengan pola kuno, Zaman Old katanya. Ketika aku marah ya sudah marah,ketika aku harus memuji ya aku lakukan, ketika harus melarang dengan sejuta kata tidak ya aku ucapkan, jangan begini, tidak boleh begitu, bisa kan di ubah ke kalimat positif ? Untuk apa ? Intonasi nya saja diubah ucapkan dengan tegas tanpa emosi, mengubah kalimat bisa mengubah makna, itu menurutku.



Keadaan Zaman memang berubah, teknologi mengatur sebagian sikap ku. Bahkan teknologi yang menurutku membuat kita menjadi begitu sibuk, dulu Ibu-Ibu punya anak banyak, menanak nasi bahkan menggunakan tungku yang harus menunggu kayu menjadi bara barulah nasi masak, tapi mereka berjalan sama dengan kehidupan yang ku yang sekarang, masak nasi dengan listrik dan bahkan aku terkadang masih terburu-buru. Teknologi membuat waktu berjalan dengan cepat, ini pendapatku.

20180108

Jangan Anggap Remeh Memori Balita

Dalam menulis kali ini malas banget buka-buka referensi. Jadi apa yang tertulis adalah pengalaman pribadi dan bisa berbeda pada setiap orang.

Dalam mengasuh kedua anak ku maka poin nya adalah :

https://pixabay.com/id/bayi-2956997/


1. Enggak berniat menjadi sosok yang berbeda dengan Mamak. Meski dulu aku berpikir untuk tak menjelma seperti sosok mamak tapi makin kesini aku mendapati hal-hal yang aku lakukan persis dengan cara mamak. Sejak itu aku tak melakukan perlawanan lagi didalam diriku, let it be ! Begitulah prinsipnya, semakin lu benci maka akan semakin mirip.

2. Bahwa setiap manusia sudah dituliskan kisahnya jauh sebelum kehadirannya bahkan sebelum kedua orang tua nya bertemu. So aku enggak punya alasan apapun untuk menyesal, selama aku sudah melakukan usaha yang maksimal, ingat ya berusaha maksimal

3. Jangan anggap remeh memori anak. Nah poin ke tiga inilah yang ingin aku bahas. Karena aku berkaca kepada diriku sendiri.

Sejak menikah aku sudah bilang ke suami “bahwa apapun yang terjadi tolong jangan pancing emosi ku di depan anak, dan tolong jangan memarahi aku di depan anak-anak” dan kemudian aturan berikutnya adalah jangan berhubungan suami istri di dalam kamar yang ada anak-anak tidur di dalamnya. Aturan ini berlaku sejak anak lahir, yah meski mereka baru hitungan hari di dunia ini.

20171024

Baby Huki Hadirkan Botol Susu, Dot dan Empeng HALAL

Alhamdulillah, rasanya bahagia lahir dan batin mengetahui kalau aku memilih produk yang tepat bagi kedua buah hati ku. Yup! Aku memakai Baby Huki untuk perlengkapan menyusui kedua anakku di rumah, dan saat ada teman yang mencari brand Halal produk bayi kemudian direkomendasi kan lah Baby Huki disaat itulah aku baru tahu kalau Baby Huki sudah mempunyai sertifikat Halal dari MUI. Yup! sekarang produk Botol susu, Dot dan Empeng sudah memiliki sertifikat halal ya mom, produk ini sudah terdaftar di LPPOM MUI NO 00170082000317.


Aku sudah menggunakan Baby Huki sejak kedua anakku harus menyusu dengan menggunakan botol susu, kelemahanku sebagai Ibu yang bekerja dan menitipkan penjagaan anak di daycare membuat aku harus mengambil keputusan pemberian ASI dilanjutkan melalui botol susu. Sebelumnya sudah tanya sana sini, gugling ini itu untuk bisa mengambil keputusan pakai brand apa ya ? Yang mahal juga belum ada jaminan kalau aman untuk anakku, lalu akhirnya aku mencoba dua brand sekaligus dan salah satunya adalah Baby Huki, alasannya dot Baby Huki ini bentuknya mirip puting Ibu sehingga menurut Dokter anak kami bisa menghindari bayi dari bingung puting bila ditinggal bekerja nanti. Kedua anakku mulai aku latih menggunakan botol susu pada saat berumur 2 bulan, dan benar saja dengan dot gepeng Baby Huki keduanya tetap nyaman meski harus menyusu langsung bersamaku dan ketika ditinggal kerja juga mereka baik-baik saja, no rewel kalau kata mama yang menjaga di daycare.

Pada akhirnya aku setia pada Botol susu dan dot Huki karena selain harganya ramah dompet, kualitasnya juga nomor uno. Pengalaman ku selama ini untuk botol susu sih enggak masalah, namun pada dot brand lain cukup mudah bejamur padahal harganya lebih mahal dari Baby Huki, sementara dot Baby Huki lebih tahan jamur, sehingga benar-benar membantu kondisi keuangan kami untuk memenuhi kebutuhan anak-anak yang tiap 2 bulan harus ganti dot botol susu, biasanya aku beli kemasan dalam botol berisi 12 sebanyak 2 botol satunya stay di daycare yang satunya untuk di rumah.
Kenapa Harus Pilih Baby Huki ?


  • PRODUK HALAL, saat ini Baby Huki adalah satu-satunya produk perawatan bayi di Indonesia yang memiliki sertifikat Halal.
  • BOTOL SUSU BERBAHAN PP BPA FREE, sejak mengeluarkan botol susu Baby Huki hadir dengan bahan PP yang dikenal dengan Polypropylene dan biasanya disimbolkan denban angka 5 nah semakin tinggi angka PP maka akan semakin aman digunakan selain itu botol susu Baby Huki juga BPA Free , BPA (Bisphenol-A) digunakan dalam proses pembuatan plastik dan bila dipanaskan akan ada zat yang terlepas dan ini berbahaya bagi kesehatan bayi. Makanya kalau kita menggunakan wadah apapun selalu mencari yang BPA Free kan ? Itu karena wadah tersebut bisa jadi dipanaskan, seperti botol susu kadang diisi dengan air panas atau ada yang mensterilkannya dengan merebus nya, nah dengan menggunakan Botol susu Baby Huki mommies enggak usah khawatir karena botol ini akan aman dan tahan panas sampai 110 derajat.
  • DOT GEPENG, Dot gepeng itu identik dengan brand Baby Huki toh? Soalnya kalau mau beli dot gepeng pasti selalu dikasihnya Baby Huki. Dot Gepeng ini disebut Dot Orthodontic Silicon. Manfaat pertama yang saya rasakan adalah membantu anak untuk enggak bingung puting. Bu ibu paham deh gimana rewel nya anak kalau bingung puting kan ? Nah dengan dot gepeng hal ini tidak terjadi, manfaat selanjutnya dot gepeng ini membantu pertumbuhan rahang dan gusi gigi tumbuh dengan sempurna. Dot gepeng juga akan membuat bayi merasa menyusui pada payudara ibu sehingga bagi working mom seperti saya keberadaan produk ini sangat membantu.

Keunggulan Dot Gepeng :
- Tidak menyebabkan bayi tersedak karena lubang nya disamping
- Bentuknya menyerupai puting Ibu
- Merangsang produksi ludah
- Tidak menyebabkan malposisi pada pertumbuhan gigi karena design dot tidak membuat bayi harus menahan aliran susu dengan lidah nya.

  • EMPENG, penggunaan empeng masih saja pro dan kontra, tapi bagiku bukan masalah karena setiap orang tua mempunyai keputusan masing-masing. Anak pertama ku menggunakan empeng saat berusia 4 bulan, saat itu dia aktif banget memasukkan jarinya dan dokter menyarankan agar aku memberi empeng sehingga Kanda tidak harus menghisap jarinya, dan benar saja dengan empeng dia jadi lupa akan jarinya. Memilih empeng yang tepat juga sangat dibutuhkan, Baby Huki memiliki empeng dengan dot Orthodontic, so mommies enggak usah worry soalnya bentuk dot orthodentic ini sudah diuji dan merupakan dot kesehatan untuk pertumbuhan rahang dan gusi serta gigi tumbuh secara sempurna.

Dan kabar gembira nya kini Baby Huki semakin lengkap loh, kalau dulu sudah komplit dengan produk perawatan bayinya kini keperluan Ibu pun ada. Yup! Baby Huki kini menghadirkan Breastfeeding Pack. Paket ini berisi Breast Pump dan Nursing Pad.

Comfort Manual Breast Pump
Baby Huki menghadirkan Pompa ASI Manual yang mudah dan nyaman digunakan para Ibu menyusui meski memegang dengan satu tangan. Design botol dan pompa dibuat senyaman mungkin sehingga Ibu dengan mudah melakukan pumping dimana saja sehingga kebutuhan ASI buah hati bisa terjamin.

Nursing Pad
Design nya elastis so akan menyesuaikan bentuk payudara ibu, enggak worry bocor deh karena Nursing Pad Baby Huki memiliki 4 Power Lines sehingga bisa menyerap dan menampung ASI dengan baik sebanyak 90 ml jadi mommies bisa beraktivitas dan bebas gerak tanpa harus khawatir ASI merembes membasahi baju kerja mommies,



Mau tahu produk perawatan Baby Huki lainnya ? Dan dapatkan tips tentang perawatan produk maupun tips lainnya di

Website : www. Babyhuki.co.id
FB : Baby Huki
IG : @babyhukiofficial

Sampai jumpa pada ulasan berikutnya moms !



20171019

Pentingkah Mandiri Sejak Dini ?

Bukan untuk berdebat, bukan untuk pembenaran. Tulisan ini hanya pandangan ku pribadi dari apa yang ku terima selama ini, so kalau cerita nya berbeda dengan milik kalian silahkan di ulas juga jadi kita bisa saling melengkapi. Karena setiap Ibu punya keputusan terbaik untuk setiap keadaan yang dimilikinya.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Mandiri ? Seorang teman mengeluh karena anak remaja nya begitu manja, tak bisa melakukan apapun bahkan sekedar mengisi kembali teko minum yang kosong. Atau seorang teman terperangah melihat anak lain yang seusia anaknya masih dibantu menggunakan kaos kaki dan sepatu. Keduanya bercerita kepada ku lantas aku balik mengernyitkan dahi "so what ?" Apa yang salah ?

Aku di besarkan seorang Ibu yang enggak bekerja, semua waktunya di dedikasi kan beliau untuk mengurus suami dan enam anak nya. Di rumah ada 3 asisten yang membantu mamak untuk menyelesaikan kerjaan rumah tangga. Namun meski memiliki 3 asisten tak sekalipun aku melihat mamak leyeh-leyeh menonton televisi, pokoknya mamak bilang "ART itu tugasnya hanya membantu dan semua finishing adalah tanggung jawab si pemilik". Saking banyaknya asisten maka secara otomatis kami sejak kecil enggak pernah melakukan kegiatan pekerjaan rumah tangga. Pagi dibangunkan, dimandikan, di pakein baju sampai kami sendiri yang meminta untuk berpakaian sendiri. Pun begitu dengan pakaian seragam, bermain semuanya tinggal pakai.

Pixabay.com


Keadaan sedikit berbeda dengan adik bungsu ku, mamak sudah berusia 41 tahun kala itu sehingga ada kesan lebih memanjakan adikku,padahal mungkin karena memang energi nya sudah tidak seperti dulu. Si bungsu ini berbadan bongsor sehingga untuk memakai kaos kaki pun selalu dipasangkan sampai dia SMA. Sewaktu sekolah TK sampai selesai TK ya ditemanin sama asisten di dalam kelas. Pandangan saudara, tetangga terhadap kami ? Jelas dicap anak manja, enggak mandiri. Tapi kami merasa kami tidak menjadi anak manja, semuanya memang sudah berjalan begitu. Bangun tidur pakaian sudah disediakan, sepatu, kaos kaki sudah ada, makanan dan minuman sudah tinggal santap di meja. Pun begitu ketika berangkat dan pulang sekolah papa sudah standby untuk kami. Intinya kami begitu karena mamak sudah menghandle semuanya.

20170912

3 Cara Mudah Untuk Tetap Waras Jadi Ibu Sekaligus Wanita Pekerja

Sebagai Ibu yang bekerja juga di luar rumah maka butuh banyak strategi untuk bisa tetap waras. Menjadi Ibu itu dituntut banget untuk bisa multitasking, dan tak sedikit juga keputusan berada di tangan seorang Ibu, bukan karena suami tak peduli tapi perempuan kan memang susah-susah gampang ya ? Diberi nasihat masih ngeyel pengen pendapatnya, di beri pilihan eh kekukeuh surekeuh mau pilihannya, nah dari pada pusing akhirnya melipirlah pak suami dari urusan memutuskan, mangga tanya sama mbok e ya ?.


Sebelum menikah aku sudah merasa lelah bekerja, entah juga ya karena aku jomlo jadi sempat merasa lelah sehingga muncul lah niatan "ah kalo merit aku mau jadi Ibu Rumah Tangga aja deh". Bayangannya kek di sinetron itu, bangun tidur sampai mau tidur lagi cuakep, seger pokoknya pipi merona bibir merekah. Bertemu jodoh dan kesimpulan aku mau tetap bekerja. Berangkat kerja dengan wajah yang segar, sebelum turun dari bis ketika jam pulang kerja buru-buru poles bibir lagi soalnya suami udah nungguin di tempat mangkal ojek. Ceiiilaaa manten anyar masih bahagia banget tuh lihat wajah suami setelah berpisah 10 jam lebih selama kami bekerja. Sampai tahap ini everything masih waras, masih manja-manja gimana gitu.

Lalu lahirlah si Kanda,duh aku bahagia banget beuudh ! Sempurna! Bangun tidur udah ngurusin pipis nya anak, rendam popok dan bedong kainnya, jam 7 ajak Kanda bejemur, Jam 7.30 mandiin anak. Suami minta ditemanin sarapan, suami berangkat kerja ternyata aku masih dengan baju tidur, keringatan dan bibir jontor karena kurang tidur. Sore hari mandiin anak, suami pulang aku nya udah mandi tapi males banget touch up karena enggak bisa puas ciumin anak. Sampai tahap ini emak mulai memudar pesona nya dan teman terbaik adalah daster.

20170824

Edukasi Tentang Diare Bersama Prof Nutri Persembahan Dari Nutricia Sarihusada

Nutricia Sarihusada kali ini hadir dengan sebuah kampanye edukasi "Indonesia Merdeka Diare". Dan yang membuat kampanye ini menarik adalah kehadiran Prof Nutri Bicara, Prof Nutri Bicara adalah sebuah tontonan video mini yang dihadirkan Nutricia Sarihusada untuk mengajak para orang tua khususnya Ibu agar lebih mudah memahami tentang Diare.

So mommies harus subscribe channel Prof Nutri ya, supaya bisa update ilmu tentang kesehatan anak. Untuk tahap awal ini Nutricia memulai video mini tentang Diare, karena memang diare ini merupakan hal biasa yang terjadi di lingkungan kita, namun masih banyak yang anggap sepele terhadap diare. Diare dianggap hal lumrah, ada yang bilang karena mau pintar lah, ada yang bilang anak mau gede jadi enggak perlu panik, enggak usah heboh nanti juga sembuh sendiri. Benarkah demikian mom ?

Indonesia Merdeka Diare

20170725

Sebab Kau (Anak) Hanya Sebuah Amanah

Anak adalah sebuah Amanah yang tak semua bisa dimiliki oleh pasangan yang menikah. Entah apa indikator dari sang pencipta, ada yang tampaknya cukup materi namun tak diberi amanah ini, ada yang smart luar biasa juga tak menjadi jaminan mempunyai kesempatan, ada pula yang lahir batin oke banget dan mendapat amanah yang ok banget juga, lalu ada pula yang hanya diberi amanah sebentar bahkan cuman sekedar dititip di rahim dan tak pernah mendengar tangisnya, wallahu A'lam Bishawab, hanya Allah yang maha mengetahui

Sebab Anak Hanya Amanah


23 Juli kemarin di Indonesia di peringati sebagai Hari Anak Nasional, aku tak punya agenda khusus untuk merayakannya dengan kedua anakku, hanya saja aku ingin berbagi pandanganku terhadap anak sebagai amanah, yah murni mereka itu hanya titipan Allah. So jangan terlalu menguasainya sepenuh hati, karena bisa melukaimu. Aku bukan bicara diriku karena aku masih jauh dari semua itu, alhamdulillah 4 tahun lebih sudah berusaha menjaga amanahNYA, dan dalam doa aku pinta pada Allah agar kiranya DIA mempercayai aku untuk terus menjaga amanahNYA dan dimampukan pula olehNYA untuk memberikan kehidupan terbaik bagi titipanNYA, inshaallah DIA menitipkan sudah sepaket dengan rizki anak-anak ini.

20170602

Bolehkah Balita di Ajak ke Mesjid ?

Boleh Sih Ajak Balita Ke Mesjid, Asal .... ?

Beranda facebook selalu ramai ketika Ramadan, status pro kontra twntang warteg yang buka di siang hari, suasana berbuka atau keluhan tentang shalat tarawih yang terganggu karena kehadiran anak-anak.

Terkait poin terakhir yaitu anak-anak yang meramaikan mesjid dan sebagian terganggu karenanya, aku pribadi mempunyai pandangan akan hal ini. Pengalaman sejauh ini adalah guru terbaik bagiku untuk menjalani hidup dan role mode aku adalah Mamak Papa.



Mamak selalu stay di rumah, melakukan shalat tarawih, shalat ied di rumah bersama anak-anaknya yang balita. Pun ketika aku merengek ikut tante untuk shalat ke mesjid, mamak akan bilang "sudah jangan ikut, shalat sama mamak di rumah" alasan yang dikemukakan mamak adalah "berdosa kalau mengganggu orang shalat". Seiring waktu aku memahami ternyata salah satu syarat sah nya shalat adalah barisan shaf yang lurus dan rapat, tahukan jaraknya rapat seperti apa ? Mata kaki kita bersentuhan dengan mata kaki jamaah shalat sebelah kita.

Ketika aku single, dalam perantauan beberapa masa melewati tarawih berjamaah dan yes, jujur aku terganggu dengan keberadaan anak-anak. Anak-anak disini adalah balita  dan akupun paham kenapa dulu mamak memilih tak mengajak kami ke mesjid. Balita ini ada yang manut dengan ibu/ayah nya namun banyak yang tidak. Mereka berguling, merengek, tertawa dan sering berlarian menyela barisan yang membuat kita mengubah posisi barisan. Tak jarang aku harus menghela nafas, mengulang bacaan dan untung tak sampai mendelikkan mata kehdapan anak-anak itu. Intinya aku tidak khusyuk, aku tak marah juga karena tahu bahwa memang balita begitu, aku tak menegur juga karena aku tahu ayah/ibu sedang mengajarkan anak-anak mereka untuk mencintai masjid.

20170508

"IYA BOLEH", Kata Ajaib Untuk Eksplorasi Si Kecil dari DANCOW Advanced Excelnutri+

Hi Moms !

Ada kah disini yang suka larang anaknya untuk mandi hujan ? Bermain kotor di kebun ? Yup! melarang bukan karena kita tak sayang, tapi karena kita khawatir anak akan sakit karena berada dilingkungan yang tidak bersih, atau karena kita ribet dengan urusan isi kepala kita "jangan nak nanti ketusuk duri, jangan nak nanti masuk angin" dan banyak jangan-jangan yang lainnya.



Aku pribadi dibesarkan dengan masa kecil yang menyenangkan, Mamak selalu memberikan izin bila kami ingin mandi di sungai, memberikan izin untuk mandi hujan dan kami baik-baik saja karena Mamak memberikan kami perlindungan yang tepat, entah itu dari nutrisi makanan kami, mendampingi kami selama bermain dan memberikan kami perasaan yang nyaman yaitu cinta. Berbekal itulah akupun memberikan hal yang sama kepada anak-anak ku. Ketika hujan deras turun keduanya ingin merasakan mandi hujan, dan ketika bermain di lapangan mereka ingin berlari sampai bajunya basah, IYA BOLEH begitulah aku memberikan izin kepada mereka dan bisa ditebak moms mereka senang dan tertawa bahagia, ketika mereka bahagia percaya donk kebahagiaan kita jauh lebih besar dari itu.


IYA BOLEH, EXPLORE YOUR WORLD


20160715

10 Tips #BahagiadiRumah Ala Working Mommy


Bahagia itu pilihan moms, so jangan lihat tipe rumah, jangan lihat jenis kendaraan cukup ingatkan diri untuk bahagia setiap hari, sudah bahagiakah anda hari ini ?




Beberapa tulisan ku di kompasiana sering membahas bahwa bahagia itu bukan materi ukurannya, kok pede amat li ? Yup, belajar dari pengalaman dimana beberapa teman-teman yang kaya secara materi tetap mengeluh betapa hidupnya tak bahagia, tak sedikit yang mau bertukar tempat dengan apa yang aku punya , whaaat ? Padahal kemarin aku yang punya impian agar bisa di tempat mereka, what a life hah !


20160714

Dampingi Anak di Hari Pertama Sekolah !

Sebentar lagi liburan anak sekolah usai, saatnya memasuki kelas baru, suasana baru dan tentunya moms and paps siapin juga segala kebutuhan anak-anak ya..


Dulu pas masa-masa sekolah, Papa sering banget pindah tugas, maksimal hanya 2 tahun berada disebuah kota/kabupaten, jadi bisa dibayangkan aku sekolahnya pindah-pindah terus dan biasanya memang mengambil momen kenaikan kelas untuk pindahan. Dan hal yang aku benci adalah suasana hari pertama ke sekolah baru. Bete banget berangkat sudah pakai rengekan..nanti aku malu..aku malas harus kenalan lagi, pokoknya selalu itu yang jadi maslaah disetiap aku pindah sekolah. Alhamdulillahnya mamak dan papa selalu ada mendampingi kami, mereka berdua mengantar adik-adiku dulu baru kemudian aku, bahkan sampai aku SMA tetap mereka dampingi ( eh sampai kuliah ding hehehe). Kehadiran mamak papa mengantar ke sekolah itu membuat tenang, memberikan rasa PeDe yang luar biasa. Guru akan membawa aku masuk ke kelas dan mataku pasti akan melirik ke arah pintu kelas dimana papa dan mamak memberikan keberanian melalui semangat mata mereka.




20160627

Buku Kisah Hebat Nabi Muhammad "Materi Dongeng Islami" Untuk Anak



Baru kali ini mempunyai seorang teman yang nyaris sering bertemu dihampir setiap event blogger dan dia ternyata adalah seorang penulis, bayangkan sudah hampir ratusan buku yang diterbitkan dan aku bangga bisa hadir di acara launching buku anak berjudul "Kisah Hebat Nabi Muhammad SAW dan Kisah Ajaib Lainnya". Gramedia Matraman sore itu sudah dipenuhi para blogger, dan aku harus datang terlambat karena dilantai 1 gramedia ada area bermain anak dan tentunya anakku Kanda meminta bermain disana hehehe.


20160623

Prosedur Mengadopsi Anak : Menjadi Orang Tua Angkat



Kisah ini terjadi di tempat kerja Pak Suami, kantor suami selalu saja didatangi oleh orang-orang yang mempunyai maslaah sosial, seperti ada pengamen, gelandangan, anak hilang dsb. Iyes suami saya berkantor di Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), begini ceritanya ...

Dua hari yang lalu saya didatangi oleh seseorang yang melaporkan bahwa pembantunya melahirkan seorang bayi. Lalu apa pentingnya sang majikan ini melaporkan pembantunya yang baru saja melahirkan? Rupa-rupanya ketika dia sedang di luar kota, salah satu pembantunya melaporkan bahwa pembantu satunya melahirkan di lantai dua tanpa ada yang tahu dia sedang mengandung. Rupanya korset yang ketat adalah sarana ampuh mengelabui siapa pun bahwa dirinya sedang hamil tua.

Ilustrasi By Ulihape


Cerita pun berlanjut. Sang ibu muda ini ingin membunuh bayi yang tali pusatnya saja belum putus. Beruntung aksi sadis bunda belia ini diketahui pembantu lainnya. Bayi mungil itu pun selamat dan perempuan muda ini pun mendapat interogasi warga sekitar. Lalu bagaimana nasib si jabang bayi?


20160323

Sushi Making Class Bersama AEON Mall BSD City

Yummy....
Minggu 20 Maret 2016

Pertama kalinya join dengan Blogger Aeon Mall BSD City, beruntung mendapat informasi lewat sosial media bahwa hari itu akan ada acara Blogger Gathering. Seperti biasa setiap weekend memang jatahnya kami bermain ke mall ? Kenapa mall? Yup karena hanya dengan hangout ke mall aku merasa mendapatkan quality time bersama anak-anak, kalo dirumah emang ga bisa? ENGGAK ! namanya emak-emak yang kerja from monday to friday maka akan punya segudangpekerjaan rumah yang diselesaikan karenanya ada saja yang harus dilakukan sehingga perhatian ke anak-anak kadang membuat tugas tak kunjung beres.

Sebagai warga Tangerang yang suka dengan mall maka sangat bersyukur disekitar perumahan kami banyak mall yang dibangun dengan konsep keluarga yang ramah anak. Berbicara Aeon Mall BSD City maka tempat ini juga menjadi tempat Favorit anak-anak karena apa ya? YA jelaslah karena banyak tempat bermain anak disana. Ada Miniapolis, Amazone, Kidzoona dan tempat favorit keluarga kami adalah Play Time soalnya banyak mainan disana dan kanda akan betah berada di rumah block, ada macam lego disana yang bisa dirakit.

20160316

Lumba-Lumba Show Di Taman Kota 2 BSD

Weekend kemarin aku membawa Kanda dan Kayama jalan-jalan, semula hanya mencari kado ulang tahun buat Kanda, ya 14 Maret kemarin Kanda berusia 3 tahun dan akhirnya setelah bermain-main di Transmart Carefour, suami menginformasikan kalau sedang ada show lumba-lumba..ahaaa aku pikir Kanda pasti senang deh kan belum pernah juga.

Pose dulu bersama Lumba-Lumba


Eiitss buat yang anti show ini maapkeun ya, disatu sisibenar kasihan, tetapi disisi lain aku merasa makin kasihan kalo shownya tidak ada yang menonton, nanti malah Lumba-Lumbanya gak dikasih makan hiiks, so moms atas kesepakatan maka aku dan suami mengajak anak kami menyaksikan show ini. 

Show Lumba-Lumba masih akan berlangsung sampai 04 April 2016, jam pertunjukan weekday 4x show (jam 11, 15,17 dan 19) sedangkan weekend ada 6x show (jam 09.30, 11, 13, 15, 17 dan 19), harga tiket sih masih terjangkaulah 40 ribu yang biasa dan 60 ribu untuk VIP, kalau melihat arena yang tidak begitu luas maka cukup beli yang umum sajalah dan kabar gembiranya anak yang belum 2 tahun masih free loh hehehe