Happy Cooking Mom's

====> Ihhh..kak uli hebat masih sempat masak
 -----> Hebat kali ko li masih sempat masak, biniku aja yang kerjanya nyante udah gak sanggup lagi masak
 >>>> Masak sendiri?wow...sehatlah ya..kereen 

Paling gak itu komen-komen orang yang tau betapa super sibuknya aku (hallah hahhaha), kok masih sempat sih masak ? Alhamdulillah sampai SMA aja gak mau ke dapur, "Li masakkan mamak indomielah tapi pake ini itu"..ah mamak ini namanya mie instant itu jangan direpotin macam-macam jadinya gak instant tapi repot, yah sudahlah biar mamak aja yang masak, giliran sudah masak awak duluan yang ngabisin hihihihi... 
Mak aku masak gulai Kakap, enak kali, Mamak disebrang sana "kalo kakap itu memang daging ikannya udah bawa enak rasanya" ohh kupikir karena aku paten kali masaknya hahahhaa


Motivasi terbesar adalah meminimalisasikan protes anak-anak nantinya. Aku adalah anak yang tumbuh sukanya nyalahin orang tua hehehe habis mau nyalahin tetangga mana berani wkwkwkw. Pada akhirnya kedepannya aku ingin ketika anak-anak protes atau bahasa medannya menyalahkan awak omaknya, paling gak sedikit aja rapor merah awak. Kebayangnya gini "kan anak-anak aku titip didaycare begitu modern mom's nyebutnya, kalo bahasa kampung kami penitipan anak .

Setiap hari anak-anak kepenitipan dengan baju yang layak, sudah aku mandikan juga, ini supaya anak-anak merasa dihargai "itu menurut perasaanku", kalau besok-besok anak-anak bete paling cuman bisa bilang "mami aku kok dititip sih?" coba kalo gak kumandikan, gak dipakein baju layak, protesnya nambah 2 poin "aku dititp, gak dimandiin, bajunya bau". Nah begitu juga dengan memasak yang aku sangat paksakan, meski harus sempoyongan disiang hari "jarang-jarang sih" sempoyongan biasanya kalo bapaknya minta jatah hahahha bekurang waktu tidur awak. Paling gak protesnya "mami gak pernah suapin aku" coba kalo gak masak "mami gak pernah masakin aku apalagi nyuapin aku", kan lumayan ngurangin daftar kesalahan, begitulah motivasiku menjalani hari-hari saat ini.

Huffff..tarik nafass..well...


Sekarang asal ada kemauan gak susah kok masak, gadget sudah stanby tinggal klik klak bisa kok dapat resep, gak ngerti baca resep klik youtube ada yang pakai suara dan gambar jelas se jelas-jelasnya buat diikutin, kehabisan kuota? buka yang gratisan seperti fesbuk ketik aja resep masakan, baca komen-komennya dijaminlah bisa masak. 

Buatku pribadi masak itu bukan menjamin apa yang ku masak itu lebih sehat daripada yang dijual diwarung-warung. Hanya saja inti memasakku adalah untuk berhemat dan makan sepuasnya. Dengan aktivitas yang padat maka ada beberapa tips dan trik yang aku lakukan sehingga setiap hari aku masih bisa memasak untuk sarapan, makan siang dan makan malam. 

Semangat memasak terdorong juga rasa bahagia ketika mendengar anak kita makan lahap dan suami dipuji temannya karena berangkat kantor sudah sarapan dari rumah. Maka untuk bisa merealisasikannya perlu dilakukan persiapan , ini dia tips nya cekidot prens :

1. Siapkan semua bahan-bahan, untuk lauk pauk (ayam, ikan, udang, cumi, daging) beli dipasar , suruh penjual membersihkan dan memotong-motongnya, sampai dirumah cuci semuanya masukkan wadah dan simpan didalam freezer. Untuk keadaan mepet (misal terlambat bangun) siapkan juga yang instan seperti sosis, nugget, sarden kaleng, kornet dan pastinya telur ayam.


Persiapan Lauk Pauk 2 minggu


2. Bumbu-bumbu pelengkap seperti bawang beli yang sudah dikupas jangan stok banyak , biasanya 250gram untuk 2 minggu, simpan diwadah tertutup masukkan kulkas, cabai biasanya aku beli sekilo langsung digiling dan masukkan toples simpan dikulkas awet 1.5 bulan, serai bersihkan , lengkuas, jahe, kunyit bersihkan simpan dalam wadah jangan tertutup dan dikulkas, cabe rawit dibersihkan tangkainya jangan dicuci simpan dalam wadah terbuka didalam kulkas, sayur-sayuran beli lalu siangi dan simpan dalam bungkus koran per jenis sayuran dan simpan didalam kulkas, kelapa beli yg sudah diparut masukkan kedalam freezer dan dikeluarkan ketika akan dibutuhkan tinggal masukkan air panas untuk diperas. Untuk makanan anak bahan-bahannya sudah aku wadahin untuk per sekali masak. 

3. Siapkan menu untuk seminggu, jadi malam hari sudah tau harus mengeluarkan lauk apa dari freezer sehingga ketika jam masak lauk-lauk sudah tidak beku dan siap diolah. 

4. menu sarapan usahakan yang simple mie goreng, bihun goreng, kalo nasi malam ada sisa maka menu andalan adalah nasi goreng, nasi kuning ala magic com yang gak pake ribet 

5. menu makan siang mau apa aja (kecuali soto agak ribet dikerjakan diweekend saja) sudah siap bumbu tinggal keprek, cemplung, blender dan lain sebagainya 

6. menu makan malam biasanya sama dengan menu makan siang, pagi hari bila menunya bersantan maka sisa aku masukkan kulkas, sore hari tinggal panasin saja.


Tauge, kemangi dan timun simpan dalam plastik kembung bisa awet sampai 4 hari dan masih fresh


Penampakan daun kemangi setelah aku petik, ini sisa yang gak kepake, inidisimpan selama 4 hari




Kegiatannnya bangun tidur langsung masak nasi, cuci beras cetekkan rice cooker, kemudian didihkan air buat teh manis atau susu. Lalu siapkan bumbu yang dibutuhkan untuk menu bekal makan siang, kerjakan taraa beres menu makan siang, terakhir menu sarapan tiktoktiktok jadilah sarapan..
Semua masakan diwadahin ke bekal masing-masing

Jam 4.25 harus sudah ready masakannya





kalo mepet menu paling praktis buat sarapan adalah sandwich2an hehehhe...sing penting kenyang ...sudah beres bersihkan dapur, wadahin bekal , lap kompor...wes keringat kemana-manalah itu kalo main panas hehhee, memang dibutuhkan kecekatan untuk memasak, bak chef profesionallah hahhaha, alhasil sering banget nih tangan kena minyak panas saking buru-burunya. 


Nah kalo masakan begini ringkas cuman modal keprak keprek bumbunya

Yang jadi penyemangatku adalah mamak dizaman dahulu, masak masih harus giling cabai pakai ulekan, sekarang tinggal pencet, masak nasi masih harus dengan menanak sekarang tinggal pencet, dulu mikirin bumbu-bumbunya sekarang tinggal baca dan tiru saja, dulu masih kepotong adegan menyikat baju-baju sekarang nyuci juga tinggal pencet-pencet saja, masak iya malah kita tidak bisa seperti wanita-wanita hebat jaman dahulu, seharusnya jauh lebih muda saat ini bukan ? 
Berbagai masakan dipagi hari sebelum berangkat kerja

well mom's happy cooking 

saatnya menjadi wanita to the max hehehe dan ada kalanya si kecil ikutan masak, pokoknya repotnya gak kemana-mana cuman didapur kecil kami hehehe


Boss Kecil jadi Mandor dari Jam 3 Pagi , kebiasaan dari hamil eh udah brojol tetep ikutan masak hehehe

Dan aku menjadi seperti ini karena mamak, kebayangkan dimasa beliau gimana repotnya untuk masak yang apa-apa masih dilakukan manual? .. lop u pul mak, eh tapi pas mamak ke rumahku malah nangis liat anaknya masak "gak nyangka aku bisa juga ko masak" katanya hahahhaha

When Sharing Is Caring, Aku Senang Bercerita Untuk Membuatmu Tak Merasa Sendirian Nikmati Cerita Tentang Hidup, Info Produk, Kesehatan Dan Cinta.

2 comments:

Unknown said...

mantap mbak uli... so inspiring story ^^
*menguat-nguatkan diri juga untuk tetap masak di rumah*
makasih tulisannya mbak!

Ulihape said...

iya mmg hrs diniatkan banget , tq