When Content Is A King and Engagement Is A Queen

When Content Is A King and Engagement Is A Queen

Quote cakep ini aku dengar dari seorang youtube creator @inimasabi. Dan hal ini benar banget sama yang sedang aku rencanakan untuk kembali membangun blog ku. Tulisan ini hadir untuk mengikuti challenge dari salah satu komunitas blogger ISB (Indonesian Social Blogpreneur), aku akan mengikuti 14 day challenge untuk menghadirkan 14 tulisan di blog ulihape.com dengan tema yang sudah ditentukan.

content is a king, engagement is a queen
ulihape.com

Day 1 temanya mengenai "skill apa sih yang lu punya ? trus usaha apa yang lu gunakan untuk membuatnya makin OK", begitu aku memaknai tema kali ini. Well, kalau ditanya skill yang ilmiah jawabannya enggak ada, kalau sebagai emak-emak udah enggak ada yang ragu lagi lah ya, semua emak punya skill di berbagai bidang. Tapi sebagai karyawati aku mengakui menulis adalah kemampuan lain yang aku miliki karena itu pula nambah gelar Blogger.


Menulis sudah aku lakukan sejak tahun 2008, bermula dari friendster dan tahun 2016 akhirnya aku tahu dunia blog sudah semakin eksis dan ya allah sekian lama menulis aku enggak pernah tahu kalau ada banyak komunitas blogger hehe, hellaw kemana aja sih ? Penyebabnya aku terlalu memfilter pertemanan di facebook, bagiku facebook harus berisi orang-orang yang aku kenal dekat hehe. Sejak itu maka enggak ada filter lagi untuk pertemanan di facebook khususnya blogger.

Beberapa hari lalu ada seseorang yang memberi tahu ku bahwa ternyata urusan ngeblog itu bukan sekedar menulis tapi harus memperhatikan penampilan blog, gimana supaya pembaca betah dan khususnya para agency yang suka kasih job dan rajin berkunjung. Lalu aku tersadar wah iya ya sejak bikin blog sampai sekarang enggak ada perubahan apa-apa, ibarat rumah pasti sudah berdebu amat tebal. Lalu fakta lain adalah ketika blogger dituntut memiliki follower sosial media di atas 2K, dan bukan itu saja ada juga peluang pekerjaan yang baru bisa kita peroleh kalau blog kita punya pengunjung 10K setiap bulan, belum lagi ER Instagram diatas 3%, aarrrgggghh gimana ini?

So, karena menulis adalah hobi yang menghasilkan maka salah satu usaha untuk mengasahnya adalah tentu saja terus menulis. Namun enggak bisa lagi kalau hanya mengandalkan konten doang ges, karena kata Mas Abi seperti judul tulisan ini kalau konten adalah raja, maka keterlibatan adalah ratu. Selama ini aku memang fokus ngurusin konten tok, enggak peduli dengan SEO, enggak peduli dengan blogwalking, enggak peduli dengan engagement sosial media, tapi aku harus berubah. 

Seminggu ini aku lumayan berkutat mencari template baru, dan akhirnya taraaa blog ku pun sudah di renovasi, mungkin ini belum seberapa tapi buat ku ini adalah kemajuan. Selanjutnya saat aku berkesempatan bertemu seorang tokoh maka aku sekalian minta beliau mengiklankan akun instagramku dan lumayan ada pergerakan. Setelah ini aku ingin serius untuk meningkatkan engagement sosial media, sejauh ini Fanpage ku lumayan engagementnya, kalau instagram masih belum membaik karena itu akau lagi cari ide untuk bisa mengisi konten instastory, paling tidak dalam 24 jam harus bisa membuat 3 instastory yang menarik dan aku masih memikirkan temanya sehingga follower ku nanti day by day akan nungguin story ku.

Jadi memang benar banget ya, kalau sudah punya keahlian jangan sampai lalai untuk mengupgrade suapaya keahlian kita tetap punya nilai jual, nah sudahkah kalian mengasah kembali skill kalian ?


When Sharing Is Caring, Aku Senang Bercerita Untuk Membuatmu Tak Merasa Sendirian Nikmati Cerita Tentang Hidup, Info Produk, Kesehatan Dan Cinta.