Gara-Gara #LayanganPutus Aku Jadi ...

Gara-Gara #LayanganPutus Aku Jadi ...

Mau enggak mau karena banyak yang share jadilah ikutan ngebaca kisah viral rumah tangga orang. Memang tak perlu kita perpanjang dan bikin opini karena ini juga bukan kisah pertama yang viral tentang pelakor atau bahkan ada yang menyebut valakor haha.

Nah serunya nih gara-gara #LayanganPutus pagi tadi aku marah ke Pak Suami padahal gak ada masalah apa-apa. Tapi kelen taukan mak kalau sudah merepet tuh kok asyik bener dipanjangin ya. Tone intonasi juga bak gesekan biola meluncur mulus haha. Anak-anakku sampe bengong ini kenapa mami jadi marah sama papi? haha, damn! ini gara-gara #LayanganPutus, fix!

#LayanganPutus

Tak sedikit teman-teman yang hanyut dengan cerita itu, semula bisa santuy ngadepin suami yang asyik sama gadget tapi sejak cerita viral itu malah jadi pensaran dia ngapain sih sama handphonenya? Ada lagi teman yang bikin status suaminya telat pulang langsung curiga "jangan-jangan gak balik lagi", bahkan ada yang suaminya dinas malah sampe ngulik ke kantor suami buat cek and ricek haha.


Begitulah seketika akal sehat ikut lepas mengejar #LayanganPutus, tak ketinggalan aku yang langsung nanya ke om gugel "gimana cara menguntit suami?" dan dari pencarian itu ternyata dari Google map kita bisa mengikuti lokasi seseorang secara aktual, cukup masukkan ke akun google suami lalu klik setting dan klik share location bisa kita pilih mau seberapa lama, apa satu jam, 24 jam, 3x24 jam atau seperti yang aku pilih "ikuti terus sampai aku yang memberhentikannya" hahaha sadis!

Tanpa sepengetahuannya aku klik dan yeiii aku terkoneksi dengan google mapnya, hari pertama aku menguntit pergerakannya dan ketika dia mampir disuatu tempat langsung aku video call hahaha, padahal suami gak ngapa-ngapain tapi #LayanganPutus menghantuiku haha.

Dan sampai pada akhirnya akal sehatku bilang "yaela selama ini lu enggak nguntit begini malah aman aja?" emang tuh kalo laki mau licik kan dia bisa matiin GPS, atau dia tinggalkan handphonenya, sejam dua jam bisa kok kalau mau indehoy? Alhasil aku waras kembali "lah iya ngapain jadi begini?" lagian selama ini kalau dia bohong gampang banget ketahuan haha.

Ya sudahlah sejak hari itu aku batalkan tuh menguntit dia, sekarang serahkan saja sama Allah, kalau memang berjodoh maka Allah yang akan menjaga kami, kalaupun enggak maka qadarullah tentunya ya kan? 

Menyimpan rasa curiga itu melelahkan, dia pulang terlihat santai kita curiga, dia pulang kelihatan capek kita emosi haha. Begitulah kalau curiga sudah menguasai hati, dan urusan perselingkuhan sebenarnya bukan mau menyalahkan satu pihak saja karena perbuatan apapun bisa terjadi karena aksi dan reaksi. Kalaupun ada perselingkuhan jangan pernah suruh seorang perempuan mengoreksi dirinya, karena seburuk apapun pasangan tak ada juga dalil yang mengijinkan seorang suami/istri untuk berselingkuh.

Tapi sebagai seorang wanita, aku bisa bilang kalau kita bisa menjadi seorang wanita yang menghindari perbuatan merusak rumah tangga orang lain. Menjadi pelakor itu bukan kehendak Allah, karena tak ada tuhan yang mau hambaNya berbuat dosa! Sebaliknya buat para suami please kalau kau tertarik dengan perempuan lain, gentle aja! 

Baca Juga : Pelakor