Terminal 3 Soetta : Menunggu di Bandara Tak Lagi Membosankan

Buat 3 eh empat orang yang komentar ditulisan saya ini, bahwa Terminal 3 itu tak ada bagusnya. Mereka adalah anak bangsa yang begitu kagumnya dengan keadaan dunia luar tanpa mau tahu budgetnya !. Tapi buatku pribadi setelah Bandara KNO (Kualanamu) yang penuh dengan kontra itu sekarang sudah banyak yang membanggakannya, maka Terminal 3 pun nantinya tentu lebih baik dari kondisi saat ini. Dimana Pertengahan Agustus nanti direncanakan akan dioperasionalkan hanya untuk penerbangan Domestik terlebih dahulu dan diharapkan pada awal tahun depan sudah bisa menggandeng berbagai maskapai Internasional.
Ruang Tunggu T3

Harapan untuk menyaingi bandara keren lainnya adalah sebuah asa yang wajar, tak ada yang salah dari itu. Sama sepertiku yang setiap ikut lomba berharap menang meski pesaingnya sudah jelas blogger famous hehehe. Nah berbicara dalam bayang-bayang karena Terminal 3 ini memang belum jadi seutuhnya maka aku bisa bilang tak akan da kata bosan andai kita harus menunggu keberangkatan. Playground meski saat ini baru sekedarnya tapi ini sudah membuat emak seperti saya hepi paling tidak anak akan senang karena dia tahu punya area bermain.





Lalu buat emak seperti saya yang suka poto, banyak banget deh spot cantik dan keren untuk poto-poto. Dan dulu didaerah kami bandara itu justru banyak juga dijadiin tempat jalan-jalan, karena banyak gerai makanan dan pusat oleh-oleh. Diruang tunggu nanti kita bisa melihat banyaknya kursi warna warni yang siap menemani kita, tampilan tata ruangnyapun dibuat terbuka. Dan sedikit ekslusif di lokasi yang ekslusif.


Lalu tempat checkin juga menyematkan unsur budaya lokal, kalau dilihat counter nya menyerupai rumah adat Toraja, dan ukiran-ukiran khas daerah lainnya. Lalu nanti akan ada area untuk menyaksikan mahakarya seniman Indonesia. Kapan lagi coba bisa menikmati karya istimewa mereka ? Temanya akan berganti setiap bulannya, bahkan yang menata adalah Jay Subiakto. 



Para seniman itu antara lain adalah: Eko Nugroho, Angki Purbandono,Tromarama, Edi Prabandono, Nus Salomo, Pintor Sirait, IchwanNoor, Awan Simatupang, Galam Zulkifli, Nasirun, Indiegurillas dan seniman senior Sardono W. Kusumo. Karya mereka akan ada disana dan akan diubah setiap bulannya, melihat proses pengerjaan yang belum rapih sudah terbayang sih nantinya bakalan keren banget spot ini. Pengunjung bisa memanfaatkan waktunya untuk menikmati hasil karya yang OK banget dan belum tentu kamu punya waktu khusus untuk mengunjungi pameran seni iya kan ? Namanya masih dalam pengerjaan maka susunannya juga belum sempurna, bahkan penataan galeri seni ini diserahkan kepada seniman Jay Subiakto, berarti ini bukan sekedar menempel karya seni didinding seperti yang kulakukan di rumah :).


Lantas , apa sih yang membuat Terminal itu Hebat ?

Baggage Handling System 'BHS' (Automatic) – Level 5 Sampai saat ini baru mengalami BHS itu di bandara kualanamu, pokoknya begitu check ini maka tas penumpang langsung masuk pesawat, amanlah dari hujan ya gaes hehehe. Kalao kuala namu masih level 3 kalo nggak salah nah terminal 3 ini sudah level 5 artinya lebih canggih dimana bisa langsung mendeteksi tas yang berisi bom, begitu terdeteksi akan otomatis diamankan "bom blanket" dan petugas berwenang akan mengantisipasi tanpa membuat panik pengunjung Bandara. 

Airport Security System(ASS) Sudah tahu CCTV kan ? nah ini lebih hebat dari itu, bukan sekedar merekam wajah-wajah yang berada disana bahkan langsung bisa mengenali DPO (Daftar Pencarian Orang) alias buronan, inshaallah para narapidana yang mau holidei nonton tennis nggak lolos disini hehehe. 

Intelligence Building Management System (IBMS) adalah  Sistem akan bekerja secara otomatis, yangbertujuan untuk mengimplementasikan Smart Building System dan Eco Friendly Airport.

Rain Water System dan Recycle Water System sebuah usaha untuk menyelamatkan air dimuka bumi, dimana air hujan akan diolah kembali menjadi air bersih. Kemudian air toilet juga akan didaurulang kembali untuk dibisa digunakan kembali. 

Visual Docking Guidance System sebuah teknologi untuk Memberikan panduan secara Visual kepada pilot dalam proses parkir pesawat jadi tidak diperlukan lagi petugas parkir pesawat. 

Renewable Energy, yang uniknya lagi saat itu memang hujan jadi suasana memang sedikit gelap, lalu aku menatap ruangan seperti sangat redup, apa nggak ada cahaya tambahan ? Yah namanya juga sambil jalan sambil berbenah rupanya Terminal 3 ini mengusung konsep hemat energi sehingga dari kaca disekeliling otomatis cahaya kedalam ruangan dipengaruhi oleh kondisi cuaca, kalau sedang cerah ya pasti terang banget sementara saat itu hujan sehingga tampak gelap, dan melihat hal ini Pak Budi juga tetap ingin mempelajari lebih jauh bagaimana agar disaat mendung cahaya tetap maksimal masuk kedalam ruangan. 



But i am happy karena pada akhirnya aku bisa melihat dengan langsung sebuah asa yang dibangun oleh bangsa ini, sebuah harpaan untuk bangkit dimata dunia, dan Terminal 3 adalah gerbang pariwisata nantinya dimana orang datang dan pergi. Selain fasilitas yang canggih tentu harapan ku pelayanan dari AP II terhadap pengunjung juga ditingkatkan, tak cukup sekedar ramah tapi harus membuat nyaman para pengunjung. Kalau bisa usul tolong dong ditambahin akuarium raksasa yang berisi banyak ikan, lokasinya didekat playgroun dijamin deh anak-anak bakalan betah. Karena di Bandara SMB II Palembang anak-anak kami sangat suka spot dekat akuariumnya dan memang adem sih mandangin ikan yang jago renang hehehe.  

Pertengahan Agustus nanti Terminal 3 akan dioperasionalkan untuk penerbangan domestik ke 5 destinasi, semoga berjalan lancar dan semua kekurangan bisa dibenahi dan seperti dijadwalkan pertengahan tahun 2017 sudah bisa diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia. Oh iya yang mau lihat Presiden RI main kayu ya cuman ada di terminal 3 ini, ada poto beliau disana...

Note : Poto-poto adalah koleksi dari beberapa teman yang hadir di Terminal 3

When Sharing Is Caring, Aku Senang Bercerita Untuk Membuatmu Tak Merasa Sendirian Nikmati Cerita Tentang Hidup, Info Produk, Kesehatan Dan Cinta.