Showing posts with label Inspirasi. Show all posts
Showing posts with label Inspirasi. Show all posts

20181113

Beri Ayah Kesempatan Untuk Menjaga Anaknya.

Sebagai Ibu bekerja, perasaanku tentu tak biasa-biasa saja. Aku selalu ingin anak-anakku mengingat aku sebagai Ibu yang baik. Semaksimal mungkin mereka harus aku kuasai, memandikan, memakaikan baju, memberi makan, menidurkan sampai mengajak bermain aku lakukan, semata hanya supaya anak dekat dengan ku. Pernahkah Ibu berpikir demikian ?



Jujur aku tidak! Bukan tak sayang anak tapi entahlah aku merasa bahwa seorang anak selalu mempunyai nilai khusus untuk Ibunya, seburuk apapun Ibu dimata sang anak atau bahkan orang lain. Dulu sebelum menikah aku pernah melihat anak menangis meraung karena ingin dipisahkan dari Ibu nya, padahal Ibunya setiap hari menyiksanya. Orang-orang merasa heran, namun anak itu menangis semakin pilu "jangan pisahkan kami, Ibu enggak jahat keadaan yang membuatnya begitu". Dilain kesempatan aku pribadi sebagai anak selalu benci dengan mamak kala beliau melarang apa yang menjadi kesukaanku, namun disisi lain hati tak pernah tenang bila tak mendengar do'anya.



Pengalamanku tadi membuat aku punya satu keyakinan bahwa Ibu mempunyai tempat istimewa di hati anak-anaknya, entah saat itu atau kapanpun waktunya akan tiba bagi si anak untuk memahami bahwa cinta seorang Ibu sudah ada bahkan hadir sebelum dia terlahir kedunia, 9 bulan dalam satu jiwa bukan waktu yang sebentar untuk mengukir kenangan indah dan aku percaya apapun keadaan Ibu maka selalu ada cinta anaknya. Karena itu aku tak pernah ngotot menjadi Ibu sempurna, aku tak pernah menghabiskan waktu untuk merebut perhatian anak-anakku. Dan satu hal sebagai seorang Ibu kita harus bisa kasih kesempatan untuk suami supaya dekat dengan anak-anaknya juga.

20181109

Pentingnya Restu Dalam Sebuah Hubungan, Siapakah yang Paling Bahagia Antara Mulaan Jameela dan Maia Estianti ?

Kalau sudah hari jumat bawaannya selow ges, aroma besok leyeh-leyeh sudah didepan hidung banget dan biasanya hanya hari Jum'at yang aku pulangnya aenggak nongkrongi mesin absen hehe karena kalau hari lain aku udah di depan mesin absensi 10 menit sebelum bel pulang kantor bunyi wkwkwk.

Trus aku iseng dong ngecek trending topik di youtube dan Kekeyi beauty vlogger fenomenal masih bertengger di nomor 1 dan 2. Lalu di nomor empat ada tentang Mulan Jameela dan Maia, ehm..tertarik juga aku menulis tentang keduanya. Tulisan ini hanya sebatas opini karena aku enggak kenal dengan Mulan or Maia, sebatas tahu dari infotainment saja.

Sumber Pic : https://www.youtube.com/watch?v=cAAz076z7GA


Dulu ketika Maia bersama Dhani aku berharap banget mereka bisa menua bersama, sekarang going old juga sih tapi mereka dalam keadaan bukan as acouple lagi. Aku suka memperhatikan perjuangan pasangan-pasangan yang dimulai tanpa restu lalu mendapat restu selalu berakhir dengan perpisahan. Dari beberapa pengalaman teman dan para selebriti ternyata hubungan tanpa restu itu malah memuluskan perpisahan, kok bisa ya ?

Kasus Maia dan Dhani hanyalah salah satu contoh saja, hubungan mereka awalnya memang tak direstui oleh orang tua Maia. Maia dulu nempel aja sama Dhani si anak band yang zaman dulu bukan diidamkan para orang tua untuk jadi menantu. Orang tua Maia enggak pernah bisa meramal kalau Dhani akan sukses, dan sampai Maia mempunyai 1 anak barulah restu itu diberikan orang tuanya. Yah kadunglah ceritanya. Orang tua mana yang enggak kasihan lihat anaknya melahirkan, karena dia tahu betapa itu memang sebuah pengorbanan. Ada lagi temanku yang nekad menikah dengan pacarnya karena merasa yakin, sementara orang tuanya tak merestui dengan alasan mereka. Sampai akhirnya restu datang ketika orang tua tak tahan melihat temanku hidup dalam rumah kecil.

20181107

Ketika Rahmawati Kekeyi Putri Cantikka Menyalip Para Beauty Vlogger, Ada 4 Hal yang Wajib Kamu Contoh !

Assalamualaikum gaes ketemu lagi dengan aku Rahmawati Kekeyi Putri Catikka (double K) ya,

Suaranya yang imut membuat aku tersenyum melihat videonya, dan baru kali ini aku mau mengklik berbagai tutorial makeup untuk ku tonton sampai habis. Tiba-tiba saja semua video Kekey menjadi viral, bahkans ampai siang ini sudah ada 127 ribu subcriber, awasome! Rasanya kalau bisa mengambil pelajaran maka sekali lagi "Content is The King". Mau secantik apapun kamu, mau sekeren apapun alat-alat yang dimiliki tapi kalau konten so biasa maka enggak ada yang klik. Semua video tutorial makeup itu pada cantik-cantik makanya aku malas nonton hihihi soalnya enggak usah makeup aja cantik to ? Atau pas tahu yang dipakai makeupnya berkualitas semua "yaiyalah wong mahal", kadang kala muncul juga pembelaan "hallah videonya aja yang bagus wong diedit". Tapi tidak dengan Rahmawati Kekeyi Putri Cantikka, dia mampu menghadirkan dirinya apa ada nya.

Rahmawati Kekeyi Beauty Vlogger


Kualitas rekaman juga enggak bagus, dia juga enggak punya lampu apa sih namanya yang bikin mata berkilau ? Tapi kontennya asli, semua makeupnya juga dijual bebas di tempat yang mudah di jangkau. Bahasa yang digunakannya juga biasa saja, tidak ada yang menarik, semua mata tertuju padanya karena dia mampu menghadirkan konten asli tanpa proses editing lebay hehe.

Kalau dia bilang habis cuci muka ya dia nongol dengan muka yang basah dan baju yang basah, persisi kalau aku cuci muka haha. And then dia bisa mengakali alat makeup beauty blender dengan balon yang diisi air hahaha how could she do that ? Hahaha.

Beauty Vlogger pun ramai-ramai membuat parodi video ala Kekey, mau enggak mau ini sebuah fakta bahwa Rahmawati Kekeyi Putri Cantiika sudah menyalip para beauthy vlogger yang sudah beken sebelum dia beken. Dan enggak ketinggalan Gigi "Nagita Slavina" juga sudah meet up sama kekey, Raffi dan Gigi begitu terpesona dengan kepercayaan diri yang dimiliki kekey dan kesederhanaan yang dimiliki kekey justru menjadi koentji.

Kekey mengaku berusia 23 tahun berasal dari nganjuk and stay di Surabaya, dari Kekey kita bisa belajar bagaimana menjadi vlogger or blogger, teman-teman bisa lihat dichannelnya bahwa dia rajin banget mengupdate kontennya dengan konten original. Produknya beli sendiri, alat makeup ciptakan sendiri dan enggak fokus dengan proses editing. Konsistensi membawa Kekey pada hari ini, semua orang bahkan beauty vlogger melirik channelnya. So genks mari kita belajar dari Kekey untuk konsisten menghadirkan konten positif, rajin update dan jangan hanya nunggu sponsored post hehe. so 4 hal yang wajib kamu contoh biar kontenmu sukses adalah :


  1. Konsisten mengupdate blog dan channel yutub kalian dengan satu tema , yah branding namanya ya jadi subcriber kita selalu penasaran sama ide kita yang fokus sama satu tema. Seperti Rahmawati orang jadi pengen tahu besok dia pake merk apa, pake alat apa lagi hehe. Lah beauty vlogger sampe beli balon buat niru doi hehehe
  2. Pede di depan kamera and be your self, nah kekey memang fasih banget loh di depan kamera dan enggak jaim, dia pakai bahasa apa adanya, pede itu bisa diraih kalau memang jam terbang tinggi ya ges hehe
  3. Ikuti Trend, harus uptodate ges. Kekey juga pas halloween dia ikutan bikin tutorial makeup horror padahal yang enggak horror hehe
  4. Maksimalkan kemampuan, jangan ada alasan gue enggak bisa ini karena gue belum punya gimbal, gue enggak bisa begini karena gadget gue murahan. Kekey sudah membuktikan keep focus and get your success.
Video Kekey ketemu gigi




20181106

Hati-Hati Era Digital Bisa Membuatmu Jadi Pelit !

Judulnya entah apa yang pas tapi semoga dengan membaca tulisan ini bisa dipahami arah yang saya maksud, jangan juga menjadi tersinggung, karena perbedaan pengalaman pasti menghasilkan sudut pandang yang berbeda, tulisan ini murni melihat kepada diri sendiri dan orang disekitar saja, tanpa bermaksud menunjuk ke salah satu pihak.

=====================================================

Jasa Online Transportasi.

Jadi begini, dulu sebelum ada yang namanya aplikasi transportasi online, maka setiap hari aku menggunakan jasa oejk pangkalan. Ongkos sekali jalan dari kantor ke tempat aku naik omprengan adalah 35 - 40 ribu. Well dalam keterpaksaan aku merasa terbantu dengan aplikasi jasa transportasi online. Ternyata dengan transportasi online aku cukup mengeluarkan ongkos one way sebesar 20 ribu, artinya ada selisih 15-20 ribu per sekali jalan, hemat! Lantas tiba-tiba transportasi online memanjakan konsumen dengan segala promosi, yang tadinya ongkos 20 ribu sometimes bisa hanya membayar separuhnya, wow hematnya dobel!.

Transportasi Online


Setelah ada penghematan hati ku bertanya "li, keknya ada yang enggak beres. Lu sehari bisa menghemat nyaris 30 ribu hanya untuk urusan ojek, but kenapa enggak ada uang sisa ? Semua pengeluaran masih sama saja. Oh iya ternyata gengs karena merasa hemat aku malah jajan ch*t*me sebelum naik omprengan. Alhasil dari hasil merenung ini aku menyadari bahwa aku menjadi pelit dan cenderung membuang uang untuk hal konsumtif. Sejak itu aku berusaha berubah, ongkos di aplikasi online 20 ribu, kasih tips 5-10 ribu tergantung kepadatan jalanan. Dilebihin 5 ribu mashaallah doanya abang ojek sampai ke surga. Dengan memberi tips aku masih hemat 5-10 ribu ? Toh selama ini membayar 35-40 ribu itu sudah biasa kan? Sejak itu patokanku adalah ongkos jangan melebihi ongkos tanpa aplikasi sebelumnya.

20180224

Punya Hutang Tapi Eksis di Sosmed ?

Tulisan ini terinspirasi oleh diri sendiri, konyol rasanya namun seketika setelah update di sosmed aku langsung terduduk. Ya Rab gimana ini ? Oh ini bisa jadi membuat orang berpikir yang tak baik, tapi benaran ini terjadi.

Pixabay

Ceritanya begini, aku punya teman akrab dan aku tahu dia enggak akan pernah memikirkan apa yang sedang terlintas di kepala ku saat ini, aku bisa menjamin hal itu. Rabu kemarin aku izin dari kantor untuk menemani anak ku ke sebuah acara Pekan Olah Raga dan Seni. Biasa lah agenda rutin anak TK dan itu menyenangkan bagi mereka. Lokasinya di Ancol dan aku memang belum pernah membawa anak-anak ke Ancol, jadi aku pikir sekalian saja kami berencana main ke Dunia Fantasi. Untuk biaya ke Ancol ini aku ambil dari dana tabungan anak ku di sekolah. Lalu mendekati hari H pertolongan Allah itu datang melalui seorang teman blogger. "Mami karena aku suka dengan kepolosan anak-anakmu lewat cerita mereka di fesbuk maka aku mau ngasih dua tiket ke Dufan untuk Mami". 

Rasanya bahagia banget, pertolongan itu datang pada waktunya, impian membawa kedua anak ku ke Dufan bisa juga terlaksana. Tiket nya ada dua dan tiba-tiba suami juga enggak bisa ikut dikarenakan acara kantor. Alhasil akupun mencoba mencari tahu tiket untuk Kayama dan mashaallah ternyata anak yang tinggi nya dibawah 100 cm FREE alias gratis. Tibalah kami masuk ke Dufan dan saking bahagianya aku pun membagikan ke sosmed kalau aku sedang di Dufan dan setelah posting akupun tersadar bahwa aku berjanji pada seorang teman untuk membayar sesuatu yang aku beli dari nya pada bulan lalu. 

20180202

Behind Story : Kalung Emas 10 Gram

Ehm.. entah kenapa aku berpikir ini layak aku ceritakan, ya..ya aku memang tukang kombur so jobdesc nya memang bercerita aja haha.

Kemarin aku didatangi pria berbadan tegap, mirip seperti pria yang mengisi uang di mesin-mesin ATM "selamat siang !, silahkan dicek nomor di tas ini sesuaikan dengan di form, lalu nomor segel nya dicek sesuai dengan yang di form ya bu!". Rupanya mereka adalah utusan dari Nestle yang mengirimkan hadiah berupa kalung liontin emas sebesar 10 gram atas hadiah yang berhak aku terima karena mengikuti kontes #SerupaTapiTakSama.

 
Well, sebagian kalian sudah paham kan kalau aku blogger, terkadang juga ngebuzzer untuk product ? Jadi ceritanya ada yang nge WA kasih jobdesc seperti ini 'buat 1 video tentang hari ibu and then 1 instastory', fee nya? Jelas aku bingung karena enggak kenal siapa yg nge WA kemudian aku belum pernah terima job yang begini ringkas, karena merasa newbie akhirnya aku kasih tarif dibawah 1 juta, persis nya berapa sih li ? Kurang dari sejuta hehe.

20180117

Hadir di Pernikahan Mantan, Yay or Nay ?


Ampun deh pas aku lihat berita ada mempelai pria yang sampai pingsan karena memeluk mantan nya yang sedang bernyanyi di pesta pernikahannya. Oh my ! Kebayang enggak sih bagaimana perasaan istri nya ? Meski mereka mengaku baik-baik saja tapi aku percaya hal itu akan menjadi duri selamanya dalam pernikahan mereka, ya ya tentu saja aku berharap semua baik-baik saja.

from mirror.co.uk


Aku sendiri akan mengatakann NO (Nay) untuk menghadiri pernikahan mantan, what for ? Mau menunjukkan kalau aku baik-baik saja ? balik lagi what for guys ? Enggak perlu pembuktian kalau kita baik-baik saja. Menjaga silaturahmi itu banyak cara, mendoakan dari jauh pun termasuk silaturahmi. Jodoh itu urusan Allah so kita harus legowo kalau mantan kita akan menikah, dan kalau di undang tetap toh kamu punya pilihan untuk tidak datang.

Menghadiri pernikahan mantan disaat kamu belum siap dan hanya sok-sok-an akan membuat kasus seperti yang viral belakangan ini, tahun lalu ingatkan kisah Gadis bernama Risna yang hadir di pernikahan mantan nya dan dia tak kuasa sehingga memeluk mantan sambil menangis ? Eh tahun ini malah ada lagi kejadian, kebalikan dari Risna ini si mempelai pria nya yang enggak kuasa mendengar mantan cewek nya menyanyikan lagu, sampai pingsan pula ! 

Aku udah move on kok ! Meski pun sudah move on better kamu enggak usah hadir deh, kecuali nih kamu nya sudah menikah lalu mantan mengundang yah silahkan diskusi dengan pasangan, jangan ngotot juga untuk hadir karena sensitif banget loh buat pasangan mantan kalian.

20171228

Ketika Anak TK Ujian

Kanda akhirnya aku masukkan sekolah TK, usianya 4,5 tahun hal ini tentu saja setelah melewati berbagai pertimbangan. Aku sendiri TK usia 6 tahun dan SD 7 Tahun, seperti hal lainnya standard yang aku gunakan untuk mendidik anak-anak enggak jauh beda dengan apa yang sudah aku lalui, termasuk urusan sekolah ah nanti sajalah.



Namun situasi aku dan anakku jauh berbeda, aku di besarkan oleh Ibu yang full time di rumah, sementara Kanda dibesarkan oleh ku yang bekerja kantoran dan karena aku takut punya asisten jadilah anak-anak aku percayakan di daycare sejak usia mereka 3 bulan. Urusan sosial enggak usah ragu lagi, mereka stay di daycare hampir 12 jam bersama puluhan anak lainnya. Namun Kanda tetap mengalami keterlambatan bicara meski dikelilingi banyak orang, entah apa sebabnya.

Akhirnya menjelang usia nya empat tahun Kanda bisa juga bicara, dan komunikasi dua arah belum berjalan baik, yes aku maklumlah wong dia baru bisa berkata-kata. Saking excited nya di usia ke empat tahunnya persis seperti balita usia  tahun yang semuanya ingin di sebut, ini apa mami ? kenapa begitu mami ? Komunikasi dua arah masih susah kami jalin, terkadang dia seolah tak mendengar tapi pada akhirnya aku tahu dia mendengar, terkadang seolah tak memperhatikan tapi akhirnya aku ngeh kalo dia paham.

Akhirnya aku berpikir untuk menyekolahkan nya, ada berbagai pilihan dan keputusannya aku pilih sekolah yang enggak full inggris dan enggak full agama, karena apa ? Karena muridnya satu kelas hanya ada enam orang, yup! aku butuh sekolah yang isi kelasnya enggak banyak supaya Kanda bisa dapat perhatian.

20171114

Aku dan Jilbab

Dulu sewaktu aku SMP sampai nangis-nangis meminta baju seragam muslimah, pengen banget pakai kerudung, enggak ada yang nyuruh itu hanya karena aku merasa suka dengan baju kurung yang aku pakai ketika sekolah Madrasah di sore hari.

Mamak adalah orang pertama yang tak setuju "ah jangan pake jilbab, masih kecil kau. Nanti baru pakai sebentar minta buka, apa kata orang nanti sama mamak ?". Yah begitulah hidup di negri yang penuh toleransi ini, sedikit saja melenceng maka bukan hanya kita tapi orang tua dan teman-teman kita bisa menjadi tersangka atas segala perbuatan kita. Mau tutup kuping, mau cuek aja pasti enggak bisa, manis di bibir memutar kata - malah kau tuduh akulah segala penyebabnya, nah jadi nyanyi haha.

Sumber https://pixabay.com/id/merancang-hijab-wanita-2146814/


Sejak awal itulah yang selalu di katakan mamak, apa kata orang ! Artinya memang orang lain akan selalu resek dengan apapun perbuatan kita. Namanya hidup bermasyarakat ya begitu, enggak semua bisa suka sama kita, malahan enggak perlu alasan lah hanya untuk membenci. Akhirnya lulus SMP aku memilih SMA favorit dan luar biasa sepertinya Allah memberi aku jalan untuk bisa berjilbab, peraturan sekolah negeri ini bahwa semua siswi muslim wajib mengenakan busana muslim. Senang kah aku ? Tidak! entah kenapa aku malah menolak untuk berjilbab, lalu mamak bilang "lah dulu ngotot mau ber jilbab sekarang kok malah nangis enggak mau pake?". Alhasil aku harus tunduk dengan kemauan sekolah. Hari pertama berjilbab aku rasanya bosan, gerah, dan pusing. Hari selanjutnya sudah tidak lagi, namun aku menyadari bahwa keinginan sewaktu SMP itu sudah tidak sama lagi, sekarang justru aku memiliki pandangan lain tentang Jilbab, kalau sebelumnya aku suka menutup aurat sebaliknya disaat aku tumbuh menjadi remaja aku tak ingin aurat ku di tutup. So ke sekolah aku berjilbab diluar sekolah aku lepas jilbab, apa kata mamak ? "inilah yang ku takut kan dulu, sudah pakai lalu di buka lagi, untung sekarang ada alasan berjilbab hanya mengikuti aturan sekolah". 

20170102

Mirip Siapa ?

Kalau habis melahirkan senang banget di besuk banyak orang, apalagi rata-rata yang besuk pasti bawa Kado, duh emang menyenangkan ! Actually, aku biasa saja kalau ada pertanyaaan "mirip siapa ini ?", atau tanpa bertanya langsung buat kesimpulan "ya ampuuun mirip kakeknya banget ya !.

Well, ini belum 24 jam kelahiran, tapi kemiripan wajah si jabang bayi selalu menjadi trendic topic bagi pembesuk. Jujur aku tak mengapa dengan itu, apa yang mau aku tuliskan hanyalah beberapa rasa, beberapa kejadian nyata yang pada akhirnya membuat ku berpikir bahwa tak baik kita menuntut anak itu mirip siapa, tak elok bila kita kepo tentang wajah seorang anak yang belum sempurna menghirup oksigen dikamar bersalin.

Lantas apa alasannya ? Masih ingatkan bagaimana seorang MT dengan emosinya menyatakan bahwa darah dagungnya tak memiliki ketampanan wajahnya ? Bagaimana doi bangganya anak dari pernikahan lain mewarisi ketampanannya ? Sewaktu mendengar itu aku muak melihatnya, sama seperti aku bosan dengan orang-orang yang hanya meributkan kemiripan wajah anak dan orang tuanya.

Aku , enam bersaudara , lima anak mempunyai wajah seperti wajah papaku, adik perempuanku dan hanya dia yang memiliki wajah mamak, cantik pastinya dan aku dulu sedih kenapa aku tak memiliki wajah mamak. Tapi nyata nya kita ini hidup penuh dengan kata-kata dari teman, saudara, orang lain yang kita tahu tak perlu di dengar tapi cukup mengusik batin. Aku dan adik-adikku dulu diantar jemput untuk urusan sekolah, so sering banget kami di drop ke kantor papa terlebih dahulu, buatku begitu turun diparkiran, maka mata satpam, mata OB, mata staf papa akan langsung tahu bahwa aku ini anak atasan mereka, responnya sudah ditebak mendewakan aku, menyambut dengan keramahan palsu, and then ketika suatu saat adik perempuan ku yang mampir, maka sampai di lobby pun pasti dia ditanya "mau mencari siapa?", begitu mereka tahu itu anak bos nya langsung sibuk bergurau "ya ampun Pak, anaknya kok ga mirip", kirain bukan anak nya. Atau lain kali mereka ke adikku "eh kenapa cuman kamu yang tidak mirip dengan Bapak?", sebuah pertanyaan yang adikku tak bisa menjawabnya, alhasil secara psikis dia tak sudi lagi mampir ke kantor papa ku dan begitu mendendam dengan orang-orang yang setiap bertemu selalu menuntut nya untuk menjawab kenapa tak mirip dengan papa nya , pernah dia menangis dan marah sampai mengeluarkan perkataan yang tak pantas di usianya , sambil terisak "aku doain tante tak punya anak".


Sementara aku sebaliknya, setiap menemani mamak ke pertemuan pasti ada saja yang kaget "ya ampuun bu anaknya kok kek Bapak ya, coba seperti Ibu kan cantik", pernah juga aku mendengar candaan mereka ke mamak ku "duh cantikan mamanya nih dari anak nya", sumpah! Aku sedih banget, sampai-sampai aku bertanya apakah aku anak mamak ?, mamak berkali-kali meyakinkan bahwa seperti apapun wajahku , baginya aku adalah anak yang cantik !

Lalu sekarang aku mempunyai anak, salahku juga kali yes yang suka eksis di sosial media, masih ada saja komemtar "ya ampuun li anakmu mirip banget wajah mu", "eh li anakmu kok mirip papa mu", eh li sekarang semakin besar anak-anakmu mirip bapaknya ya !

Entahlah apa sih esensi kemiripan wajah ini ? Menjamin akan hal apa ? Sementara itu ada hati seorang anak yang terluka, hati seorang Ibu yang bersedih.

Dan suatu saat hanrphone papaku berdering, ternyata dari salah satu stafnya yang sudah lama berhenti, dan memaksa ingin bicara dengan adikku "maafkan tante, maafkan tante", suaranya diujung telepon ternyata dia menikah dan tak memiliki anak, akhirnya mengadopsi anak dan wajahnya tak mirip dengan nya, dia meminta agar semua orang tak membahas nya, dan ada seorang guru ngaji nya yang mengingatkan untuk meminta maaf terhadap seseorang yang pernah menyumpahnya !

Hanya mau bilang , bagi semua orang tua anaknya mau mirip siapa itu bukan soal (kecuali MT, yang ngaku banget wajahnya tampan dan wajib dimiliki anak cowoknya), dan bila wajah seorang anak mirip dengan wajah adik orang tuanya yang nota bene teman lu, itupun hal wajar, pernahkan ya belajar Biologi ?

So, udah ah kasih statement anak lu mirip si ini, kenapa anaklu mirip si anu, anak mu tak mirip wajah mu ! STOP, karena itu bisa memberi luka.


20161219

Sebelum Memutuskan Resign Coba Tips Ini Dulu Moms

Sebenarnya ini adalah hasil obrolan dengan seorang teman, ketika dia bimbang memutuskan apakah terus berkantor atau menjadi Ibu Rumah Tangga saja. Sebenarnya kedua pilihan tersebut tak perlu membuat kita gundah gulana, karena menurutku apapun yang menjadi pilihan kita sudah seharusnya kita mengetahui plus dan minus nya terlebih dahulu, yah dipikirkan secara masak-masak kalau kata Mamak dulu.

Waktu masih kuliah, di kepalaku itu cuman satu ingin menjadi perempuan yang bekerja, maka itulah yang aku lakukan selepas mendapat gelar sarjana akupun mencari pekerjaan dan akhirnya aku berada pada impian ku, it's great ! Lalu dalam keadaan menjomblo mulailah berandai-andai, ah nanti kalau sudah menikah akupun ingin seperti Mamak ku, seorang Ibu yang bisa menemani hari-hari anak-anaknya. Aku dan lima saudaraku yang lain sangat merasa nyaman karena Mamak selalu ada menemani segala persoalan hidup anak-anak nya, entah itu mengantar atau menjemput sekolah, menyiapkan sarapan, makan siang, makan malam sampai segala camilan, indah pokoknya.

Terima kasih telah merindu mami setiap hari, love u both !


Sampailah aku menemukan jodoh, menikah, dan memiliki anak. Ketika makhluk kecil itu hadir duh bahagia banget, sampai-sampai aku kekurangan jam tidur karena ingin selalu menatapnya. Akhirnya sebuah kesedihan luar biasa aku rasakan ketika cuti melahirkan akn berakhir, "duh masak sih aku berpisah dengan anakku ? Kemana keinginan ku dulu untuk hadir menemani hari-hari anakku ? Perang batin terjadi, menangis ketika menatapnya, air mata tak tertahan membayangkan dia akan diasuh orang lain. Tapi kehidupan berjalan, mau tak mau aku harus meninggalkannya karena kewajiban di Kantor sudah menunggu. Setelah berjalan 3 minggu dan masih dengan persaan sedih , setiap pagi selalu ada air mata menetes ketika meninggalkannya untuk bekerja. Tapi Allah itu maha baik kan ya ? Akhirnya ada sebuah kejadian di Perusahaan yang membuat aku berani mengajukan cuti khusus. Boss kan tahu aku baru melahirkan dan akhirnya dengan rayuan ini itu disepakati lah cuti khusus ku, bahwa upah ku hanyalah berupa gaji pokok, tunjangan lainnya tak usah di bayarkan dan tetap dengan catatan bila ada pekerjaan yang mengharuskan aku hadir ke kantor maka aku akan hadir.

Aku berhasil menemani anakku sampai berusia 9 bulan. Semua pekerjaan rumah tangga seperti mencuci, memasak, menyetrika, mengasuh anak aku lakukan sendiri tanpa bantuan asisten, hanya ada suami yang membantu tugas kecil seperti mencucikan piring atau menyetrika baju yang kecil-kecil. Dan yang terjadi apakah aku bahagia ? Semua sudah seperti impian ku, aku ada disamping anakku setiap hari, aku bisa menyiapkan segala sesuatu kebutuhan suami, perfect ! Aku sempurna sebagai seorang Ibu dan Istri. Tapi moms aku tak BAHAGIA.

20161110

Melahirkan Itu Menyenangkan

Seorang teman bertanya padaku "Kak, pas dulu lahiran sakit nya kek mana ?"
Jujur kalau ada yang nanya begini maka aku agak bingung kasih jawabannya.

Fakta nya aku tidak merasakan sakit, kalau merasakan dagdigdug iya. Alhamdulillah proses melahirkan kedua anak-anakku mudah, bahkan terlalu mudah. Kalau teori Dokter Kandungan ku bahwa untuk aku yang saat itu berusia 34 tahun, dengan jenis kelamin anak dalam kandungan adalah laki-laki maka pembukaan lengkap akan terjadi paling cepat 8 jam, namun yang terjadi adalah dalam waktu 3 jam saja aku sudah harus mendorong anakku keluar. 

Kehamilan kedua pun begitu aku hanya butuh 30 menit saja untuk pembukaan lengkap dan aku harus mendorong anakku keluar sebelum infus terpasang ditangan pada usia ku yang ke 35 tahun. Alhamdulillah, tentu hal ini terjadi atas ijin Allah SWT.

Lalu aku ingat, betapa aku bandel sama mamak, betapa aku anak yang keras kepala, bahkan dulu sempat terpikir bakalan susah saat melahirkan nanti, jangan-jangan aku harus minum air bekas basuhan kaki mamak baru bisa melahirkan. Hal itu sempat terpikir karena banyaknya mitos yang aku dengar bahwa anak yang bandel dengan Ibu akan susah melahirkan. Nyatanya dua kali melahirkan , maka 2 kalinya mamak tidak ada di samping ku. 



20161025

Ternyata Senyum Manis Merupakan Siksaan Terberat Bagi Orang yang Menyakitimu

Yang tak begitu mengenal ku mungkin bisa menganggap aku tak seperti isi tulisan, tapi buat yang tahu perjalananku selalu mengucapkan haru betapa hebatnya aku, betapa mereka salut. Sebaliknya aku merasa apa yang aku lakukan justru sangat kejam !

Entahlah, aku memang memandang hidup di dunia ini murni panggung sandiwara, kita hanya melakoni apa yang sudah tertulis, sesekali bisa merasa senang ketika berjalan sesuai apa yang kita mau bukan apa kata sutradara, meski diakhir aku mengakui bahwa skenario sutradara memang jauh lebih baik dari apa yang aku eksekusi. Aku selalu beranggapan apa yang terjadi pada diriku, keluargaku memang sudah seharusnya terjadi, mau akunya jadi bandit atau orang alim yah memang seperti itu kisahnya. Cara berpikir seperti ini membuat aku menerima apapun dengan hati yang datar, yah paling diawal secara spontan dari mulut keluar kata "yahh kok begini sih?". Lalu aku langsung tersadar dan istighfar, oh iya ini terjadi karena memang aku pantas mendapatkannya, apa yah yang salah ? Lalu berusaha mencari solusi dan bereslah kegalauan hati. Dan satu lagi aku nggak suka menyimpan apapun yang terjadi dalam hidupku, menyimpan memori tak enak bagiku membuang ruang dikepala yang seharusnya bisa digunakan untuk hal lain, karenanya kalo ada teman yang bilang lu kelihatan hepi terus, itu karena memang otakku tak menyimpan sebuah misteri yang tiba-tiba bisa dikuak orang lain ketika aku sedang tidur. Dan bila ada teman bercerita tentang sesuatu maka aku akan mempercayainya 100%, sampai kebenaran menemukan jalannya sendiri disitulah baru aku tanya alasan mengapa dia berbohong.



20160519

Berapa Sih Tarif Content Placement ?

Setelah melabel diri sebagai blogger (padahal blog gratisan) hehehe, habis apa donk sebutannya ? Biar simple ya sebut sajalah blogger (entah mau update ataupun tidak).

Content Placement itu apa sih ? Sebenarnya nggak paham juga tapi bisa aku terjemahkan sebagai sebuah tulisan yang minta dituliskan ulang dengan cara berbeda dan tentunya tujuannya untuk menaikkan rating sebuah link tertentu. 



Aku bukan termasuk blogger yang aktif, maklumlah selain sebagai karyawan yang bekerja di kantor, aku pun sebagai istri dan  ibu dari dua orang anak sehingga kegiatan tulis menulis benar-benar dilakukan kapan aku bisa, tak ada waktu tersendiri dan tak ada budget tersendiri. Bahkan aku lebih suka menuliskan sesuatu yang berupa pengalaman aku pribadi, karenanya menulis dengan imbalan rupiah memang tak menjadi target dalam hobbi ku ini.

20160516

Menikah di Gedung , Tinggal di Kontrakan, So What ??

Dokumentasi Pribadi

Sudah beberapa hari ini melihat meme seliweran di timeline, nggak marah sih, hanya saja merasa tersindir hahahha. Cerita tentang bagaimana seharusnya pasangan itu seyogyanya menikah ala kadarnya demi DP rumah beserta printilannya.


Isi tulisan itu memang tak jelek, mungkin iya untuk mengingatkan, tapi bukan berarti membuat kamu-kamu yang masih jomlo dan belum punya uang untuk DP rumah lantas menjadikan itu sebagai alasan tak menemukan jodoh atau tak punya keberanian mengajak pasanganmu untuk menikah..NO..NO salah besar guys!

Kebetulan nih, aku tuh merit sudah usia 33 tahun, berjodoh bukan dengan seorang pria mapan, pria yang punya uang untuk nyiapin DP rumah, wong buat sekat ruangan di rumah peninggalan emak bapaknya untuk jadi kamar kita juga patungan kok ! Apa iya itu membuat aku urung menikah? apa iya cuman segitunya kadar kebahagian loe? 

Awalnya aku pun berpikir seperti tulisan itu, ngapain sih buang-buang uang untuk resepsi ? Udahlah nikah di KUA (dulu bayarnya 30 ribu, sekarang gratis) sepertinya cukuplah, yang penting sakral, trus buat syukuran undang emak-emak pengajian, lagian aku juga sudah tua keknya gak pantes juga dipajang dipelaminan untuk disalamin satu per satu tamu undangan. Nah ini pemikiran diriku sendiri yang mana ketika didiskusikan dengan calon pasangan bahagianya bukan mainkan ? cocok nih sayang, toh aa kan gak punya banyak uang , deal #salam-salaman.

20160209

Teori Six Degree of Separation

Sahabat bukanlah hal aneh bagi kehidupanku. Karena Papa yang sering berpindah tugas maka aku mempunyai banyak sahabat diberbagai daerah. Sahabat yang pernah kutemui lalu terpisah oleh jarak  masih terikat silaturahim bernama Sahabat Pena, surat menyurat melalui pos, berujung koleksi prangko dan kegiatan filateli. 

Perkembangan zamanpun membuat kegiatan sentuhan silaturahim melalui pena tergantikan oleh keypad digenggaman jemari, SMS dari handphone menggantikan semuanya. Tak lama berselang kemajuan semakin canggih bukan hanya bisa menyentuh dengan say "apa kabar ?" bahkan akupun bisa melihat kegiatan apa yang dilakukan teman dari pagi sampai malam, berlibur kemana?, luar biasa rasanya dunia yang bernama "internet". 

Perkenalan dengan orang-orang tak dikenal pun berlanjut didunia ini "Sahabat Digital" namanya. Banyak media sosial untuk menemukan sahabat digital ini (Friendster, Multiply, Facebook, Google +, Tagged dll). Niatan mempunyai sahabat digital ini beragam dari yang hanya sekedar mengkoleksi angka jumlah pertemanan, mencari informasi baru,  sampai mencari jodoh :), bahkan kasus penipuan dari sahabat digitalpun tak terelakkan. 


Tulisan ini pernah di cetak 

20160205

Bekal Kebaikan Untuk Hari Akhir Yang Baik

Setiap yang bernyawa akan kembali pada-NYA, hanya ada dua kemungkinan mati dalam keadaan baik "husnul khotimah" atau mati dalam keadaan buruk "suul khotimah". Kok tetiba menulis kematian? Gegara membaca kabar kematian seorang pemilik bimbel, yang konon katanya meninggal ketika melaksanakan tahjjud, allahu akbar !

Dulu sekali, aku pernah berpikir untuk mati dalam usia muda, entah kenapa selalu berpikir umur akan pendek, bisa jadi aslahs atau sebabnya adalah keinginan husnul khotimah ini. Lantas sekarang? aku malah ingin diberi umur yang panjang agar aku bisa menami anak-anak ku sampai hari tua nya #egois ! hehehe tapi tetap aku memanjatkan doa agar kelak ketika ajal ku tiba, Allah mengijinkan aku kembali padanya secara baik.  Simple saja, mau kembali dengan keadaan baik ? maka berbuatlah yang baik, hindari hal-hal yang dibenci Allah. 

Jangan ngimpi cita-cita husnul khotimah tapi tak menjaga kebaikan. Aku mungkin masih suka lalai, sampai saat ini selalu mengingat diri "lahh katanya mau husnul khotimah" kok adzan masih balas komentar facebook ? buru-buru istighfar lalu pergi berwudhu. Ada lagi, ketika naik ojek dengan santai aku whatsapp-an dengan suami, membaca status facebook, keingat lagi keinginan husnul khotimah lantas sekarang diatas ojekpun aku ganti kegiatan memegang tablet menjadi memegang alquran, dan ternyata membaca kitab didalam perjalanan merupakan keasyikan tersendiri. Dan saat berangkat dari rumah masih menjaga wudhu, sesampai dikantor lanjut berwudhu untuk dhuha tetapi sesudahnya kesibukan membuat aku lupa untuk menjaga wudhu. 

Nah kalau mau mati dalam keadaan baik maka lakukan kebaikan, dan isi waktu ke waktu dengan manfaat. Beberapa hal ini yang ingin kujaga agar konsisten dan semoga bisa menjadikan aku husnul khotimah : 


  • Jaga Wudhu Membaca dzikir pagi dan sore 
  • Solat tepat waktu 
  • Membaca kitab disetiap waktu senggang
  • Lakukan sholat sunnah
  • Lalu panjatkan doa mu kepada sang pencipta  “Alloohummaj'al Khoiro 'Umrii, Wa Khoiro 'Amalii Khowaatimahu, Wa Khoiro Ayyaamii Yauma Liqoo-Ika.” Artinya : “Ya Allah, Jadikanlah sebaik-baik umurku hingga akhirnya, dan sebaik-baik perbuatanku hinggaa kesudahannya, dan sebaik-baik masaku hingga menjumpai-Mu.”

 So guys siapkan bekal untuk sebuah kebaikan... jadi testimoninya nanti baik-baik deh hehehe


20160105

Hidup Itu Pilihan

Benar-benar pilihan..

Bahkan ketika hendak mengetik inipun aku masih memilih untuk menarik nafas terlebih dahulu atau langsung mengetik, dan pilihannya aasalah tarik nafas lalu hembuskan huuufffffttt....


Prabowo orang yang sangat aku kagumi sejak aku kecil, tetapi ketika dihadapkan dengan sebuah pilihan bahwa bangsa ini perlu orang baik dan tulus maka pilihan jatuh kepada Jokowi tanpa mengurangi rasa kagum kepada Prabowo bahkan semakin kagum ketika dengan jiwa besar bisa tidak ngotot mengikuti suara anak buahnya...

20151203

Paspor Online, Salah Klik Uang Melayang ?

Membuat paspor sejak 6 tahun terakhir ini sudah lumayan mudah dan murah dibanding tahun sebelumnya. Saat ini layanan online sangat membantu kita untuk membuat paspor, baik untuk pembuatan baru maupun perpanjangan paspor. 

Pengalaman saya tanpa calo hanya membayar 255 ribu rupiah (tahun 2014) urusan pembuatan paspor jadi dalam sehari dan 3 hari kemudian paspor sudah bisa ditangan kita. Pengalaman tersebut lah yang membuat saya menganjurkan adik, suami dan anak saya untuk membuat paspor via online saja. Kita hanya menyiapkan scan data dalam file JPEG diantaranya :

20151202

Nasehat Dari Kubur

Cerita kali ini hanya ingin saling mengingatkan, bukan ria, tak ada maksud menjelekkan pihak manapun, bukan pula membongkar aib keluarga..berharap bisa menjadi renungan bersama...Allaahu a'lam bis-shawaab (Allah yang maha mengetahui apa yang benar (kebenaran) ========================================================================== 

Sumber Ilustrasi Oom Google